Personil Gabungan Pores Blora Bersama TNI jaga Ketat Rapat Pleno Rekapituasi Pilkada Jateng 2018 Tingkat KPU Blora

Polres Blora meningkatkan pengamanan saat gelar rapat pleno rekapitulasi suaratingkat KPU Kab. Blora. Sebanyak 95 personel dari Polres Blora ditambah 30 personil dari TNI Kodim 0721/Blora diterjunkan untuk mengamankan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di gedung PKPRI Kabupaten Blora, Kamis (5/7/2018) pagi.

Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H yang langsung memimpin kegiatan pengamanan tersebut mengatakan, personel gabungan itu difokuskan semuanya untuk mengamankan jalannya rapat pleno mulai dari gerbang utama dan di sekitar lokasi acara.

“Personel gabungan sebanyak itu yang akan mengamankan jalannya rapat pleno KPU Blora. Supaya berjalan aman dan kondusif hinggal selesai,” katanya.

Kapolres menuturkan, petugas yang berjaga ada dilengkapi dengan senjata lengkap namun berada di luar lokasi gedung PKPRI. Termasuk menyebar anggota tak berseragam untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan adanya pihak yang akan mengganggu jalannya rapat pleno rekapitulasi hasil Pilkada Jateng 2018 KPU Blora.

Kepolisian, lanjut AKBP Saptono, memberlakukan pengamanan terhadap tamu undangan yang terbagi atas tiga ring pengamanan, untuk memastikan keamanannya.

“Personil pengamanan dibagi atas tiga ring, semua dijaga ketat, dan tidak akan mengganggu kelancaran arus lalu lintas,” katanya.

Kabag Ops Kompol Zuwono menyampaikan, rapat pleno tingkat KPU Blora itu sesuai jumlah undangan yang akan dihadiri para anggota Partai Politik dan tim sukses dari kalangan masing-masing pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng 2018.

Kabag Ops mengimbau, para anggota Parpol dan tim suksesnya agar menjaga ketertiban dan keamanan selama berlangsungnya hingga penetapan hasil rapat pleno rekapitulasi KPU Blora.

“Kita berharap masing-masing tim sukses atau calon tidak melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan, agar kita tetap bisa menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Blora yang adem ayem,” katanya.

Kompol Zuwono juga mengimbau pihak yang menjadi pemenang dalam Pemilihan Gubernur Jateng ini, untuk tidak melakukan aksi euforia secara berlebihan di lokasi acara karena khawatir memicu gangguan keamanan.

Selain pendukung dari calon terpilih, kata Kabag Ops, pihak yang memperoleh suara sedikit tidak melakukan tindakan melanggar hukum, jika keberatan dari hasil suara maka dapat memprosesnya sesuai undang-undang.

“Yang kalah jangan melakukan aksi tidak terpuji, tapi silakan saja tempuh proses yang berlaku dan sesuai dengan undang-undang,” pungkasnya.

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password