shadow

60.000 Liter Bantuan Air Bersih Kapolres Blora Untuk Warga Yang Alami Kekeringan Di Kecamatan Bogorejo

Kekeringan dampak dari kemarau panjang yang terjadi di berbagai Kecamatan wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menyita perhatian banyak pihak. Tak terkecuali Kapolres AKBP Saptono yang merupakan orang nomor 1 di Polres Blora ini.

Usai melaksanakan safari Jumat kapolres Blora bersma romobongan secara simbolis menyerahkan bantuan sebnyak 10 truk tangki air bersih masing-masing berkapasitas 6000 liter, dilapangan Desa Gandu Kecamatan Bogorejo, Blora. Jumat (22/09/17).

Sejumlah perkampungan di lima desa Kecamatan Bogorejo mendapatkan bantuan air bersih dari Polres Blora. Lokasi yang mendapatkan bantuan di antaranya Desa Tempurejo, Prantaan, Gandu, Karang, dan Kelurahan Bogorejo. Kesepuluh truk tangki tersebut langsung disebar kelokasi tujuan masing-masing.

“Bantuan air bersih kali ini, kami kerahkan 10 unit truk tangki yang seluruhnya mencapai enam puluh ribu liter,” kata AKBP Saptono yang memimpin langsung pendistribusian air bersih di damping Ibu ketua Cabang Bhayangkari Blora.

Menurutnya, penyaluran air ini sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang memang sangat membutuhkan. Sebab, diketahui sudah beberapa bulan terakhir ini warga kesulitan mengakses air bersih. Sungai setempat menyusut dan sumur-sumur tadah hujan milik warga mengering.

“Bantuan air bersih ini untuk memenuhi kebutuhan warga sehari-hari, seperti memasak dan minum, mencuci karena mengalami kekeringan,” ujar Kapolres.

Sejumlah warga pun terlihat begitu antusias menyambut bantuan air bersih yang digagas Polres Blora. Warga secara tertib mengantre mengambil jatah air bersih dengan berbagai wadah, seperti ember dan jerigen.

Kepala Desa Gandu, mengatakan, sumur warga yang masih berisi air inilah yang menjadi tumpuan warga untuk memenuhi kebutuhan air.

“Warga yang punya sumur lebih dalam masih ada airnya, disitulah warga lain antre ambil air,” katanya.

Warga masyarakat yang mendapat pasokan air bersih dari Polres Blora mengaku bahagia dan senang.

“Bantuan air bersih pastinya sangat membantu kami mencukupi kebutuhan air. Beberapa bulan ini, kami kesulitan mendapatkan air bersih,” ujar Sulastri (40), warga Desa Gandu.

Ia berharap, adanya bantuan air bersih secara berkelanjutan selama musim kemarau ini

AKBP Saptono berharap air bersih itu bisa dimanfaatkan warga sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Semoga bakti sosial ini bisa makin mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat,” pungkasnya.

 

Safari Jumat Kapolres Blora, Wujud Kedekatan Antara Polri Dengan Masyarakat

Banyak cara Polisi untuk bisa menyampaikan pesan Kamtibmas kepada masyarakat, salah satunya dengan mengikuti shalat Jum’at dan bersilaturrahmi kepada ulama. Seperti yang dilakukan oleh Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H siang tadi, Jum’at (22/09/2017) mengikuti shalat Jum’at berjamaah di Masjid Baitull Muttaqin Desa Gadu, Kecamatan Bogorejo, Blora.

Sebelum pelaksanaan shalat Jum’at berjamaah, Kapolres sampaikan pesan kamtibmas kepada para jamaah shalat jum’at tentang perkembangan situasi kamtibmas di dalam negeri. Dalam pesannya kepada jamaah, Kapolres mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama bijak menyikapi permasalahan bangsa ini.

Indonesia dilahirkan bukan dari satu suku, agama, golongan atau suatu ormas tertentu melainkan dengan ke-Bhinnekaan. Pejuang kemerdekan Indonesia telah mempersatukan bangsa Indonesai dari berbagai suku bangsa, agama, ras, adat istiadat, dan lain sebagainya, oleh karena sebagai bangsa Indonesia harus terus bersatu padu berdasarkan Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila, UUD 1945 dalam bingkai NKRI.

Ada banyak upaya memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, dengan menyebarkan berita berita hoax atau berita bohong untuk memperkeruh suasana, adu domba, propaganda dan lain-lain.

“Mari kita sikapi perkembangan situasi ini dengan bijak, tidak perlu sampai di Blora yang kita cintai ini terpengaruh issue negative hanya semata karena kepentingan politik,” ucap Kapolres AKBP Saptono.

Selain itu dalam upaya pemberantasan narkoba, tidak lupa Kapolres Blora mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat yang hadir dalam jamaah sholat Jumat untuk bisa memantau aktifitas/pergaulan anak-anak agar jangan sampai mengenal apalagi terjerumus didalam lingkaran pengaruh Narkoba.

“Bahaya narkoba sekarang sudah merambah sampai ke masyarakat desa, maka dari itu masyarakat harus waspada akan pengaruh narkoba terutama pergaualan para pemuda,” ungkapnya.

Kapolres Blora juga menyampaikan himbauan tentang tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama di jalan. Beliau berpesan agar masyarakat saat menggunakan kendaraan agar tertib dalam berlalu lintas. Dan khususnya untuk pengendara maupun penumpang kendaraan sepeda motor wajib menggunakan helm sebagai pelindung kepala agar lebih safety.

Khususnya untuk pengendara maupun penumpang kendaraan sepeda motor selain melengkapi surat-sutrat kendaraan, wajib menggunakan helm sebagai pelindung kepala agar lebih aman,” terangnya.

Juga mengenai laporan pengaduan masyarakat kepada pihak Kepolisian. Kapolres minta untuk tidak suudzon atau curiga kepada Kepolisian dalam perkara yang sedang ditangani.

“Siapapun yang membuat laporan pengaduan terutama masalah kejahatan, pasti kita segera tindak lanjuti,” tutup Kapolres Blora.

Usai solat Jumat, kemudian Kapolres bersama Bhayangkari menyerahkan sejumlah bantuan untuk biaya renovasi masjid Baittul Muttakin yang diterima langsung oleh Takmir Masjid. Tak hanya itu Kapolres juga memberikan sembako dan santunan kepada warga kurang mampu Desa Gandu tersebut.

salah satu warga yang menerima santunan bernama Suparman (67) warga setempat mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Kapolres Blora dan jajarannya atas pemberian sembako dan santunan yang ia terima.

“Alhamdullilah, terimakasih pak Kapolres atas sembako dan santunan yang diberikan, semoga Pak Kapolres sekeluarga dan jajaran Polres Blora diberikan kesehatan, keselamatan, mudah rejeki serta selalu dalam lindungan Allah SWT,” ungkapnya sambil menangis haru.

Kapolres AKBP Saptono Buka Pelatihan Dan Sosialiasi P4GN Jajaran Bhabinkamtibmas Polres Blora

Polres Blora mengadakan Pelatihan Fungsi Teknis Binmas bagi personil pengemban Fungsi Binmas di seluruh Polsek jajaran Polres Blora. Kegiatan pelatihan ini digelar di Pendopo rumah dinas Bupati Blora, yang dibuka langsung oleh Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H, Jumat (22/09/17).

Dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama Polres yakni Wakapolres, Kompol Indriyanto, S.H, serta para Kabag, Kasat, dan Perwira Staf Polres Blora. Acara sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dimotori oleh Sat Res Narkoba Polres Blara. dengan dihadiri narasumber dari Direktorat Narkoba Polda Jateng yang dipimpin AKBP Sunarto.

Peserta pelatihan anggota Bhabinkamtibmas Jajaran Polres Blora dengan jumlah peserta 170 orang. Pelatihan ini dijadwalkan berlangsung selama sehari dengan Instruktur dari Direktorat Narkoba Polda Jateng yang dipimpin AKBP Sunarto.

Kapolres Blora dalam sambutannya menyampaikan bahwa Polri dalam perannya sebagai penegak hukum, pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat tengah bereformasi menuju Polri yang profesional. Untuk itu setiap anggota Polri perlu meningkatkan kemampuannya sehingga kedepannya setiap personil diharapkan memiliki kemampuan yang mumpuni sesuai Tupoksinya.

“Peran Bhabinkamtibmas disuatu desa sangat mempengaruhi tinggi atau rendahnya suatu ganguan kamtibmas di wilayah tersebut, Bhabinkamtibmas harus bisa menjadi Problem Solving dalam masyarakat dan bisa mengidentifikasikan setiap permasalahan dalam wilayahnya dengan memberdayakan masyarakat yang ada,” kata Kapolres AKBP Saptono.

Dalam hal memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, anggota Polri harus bersikap profesional tanpa harus bersikap diskriminasi. Sedangkan profesionalisme anggota Polri dapat dilihat dari hasil kerja dan perilaku petugas tersebut dalam melayani masyarakat.

“Aktifkan kembali peran masyarakat dan bangun sinergi 3 pilar kamtibmas untuk mengatasi ganguan kamtibmas di wilayahnya. Kelola setiap masalah dengan baik dan cepat untuk mengantisipasi hal yang besar dengan merangkul setiap komponen masyarakat dengan bangun komunikasi yang baik antara Polri dengan masyarakat, kekuatan Polri adalah dukungan dari masyarakat,” ujarnya

Dikatakan, program Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menciptakan kondisi Kamtibmas yang kondusif melakukan pendekatan dan bermitra masyarakat dengan program yang disebut dengan “Perpolisian Masyarakat”, dimana kemitraan yang sejajar antara petugas polisi dengan masyarakat dalam menyelesaikan dan mengatasi setiap permasalahan sosial yang mengancam Kamtibmas.

“ Bhabinkamtibmas harus mempunyai empati untuk mengidentifikasi dan merumuskan suatu permasalahan yang ada serta mempunyai kemampuan intelijen yang baik untuk bisa menditeksi dan melakukan pencegahan suatu akar permasalahan,” imbuhnya.

Untuk materi narkoba Kapolres menjelaskan bahwa bhabinkamtibmas sebagai corong terdepan Polri haru selalu memberikan sosialisasi dan binluh kepada masyarakat tentang bahaya narkoba berikut sanksi pidananya.

AKBP Saptono juga memberikan ultimatum kepada semua peserta Bhabinkamtibmas supaya jangan sampai ikut terjerumus dalam lubang narkoba. Pasalnya pimpinan tidak akan member ampun dan akan memberikan sanksi tegas berupa pemecatan (PTDH) bagi anggota yang terbukti terlibat baik pengguna maupun pengedar.

“Saya harapkan jangan ada anggota yang coba-coba main narkoba, konsekuensi pemecatan di depan mata,” tegas Kapolres.

Usai sambutan Kapolres Blora dilanjutakan dengan pemaparan materi pelatihan kemampuan Bhabinkamtibmas oleh narasumber Direktorat Narkoba Polda Jateng.

Sambut 1 Muharom, Kapolres Blora Sekeluarga Adakan Pengajian Dan Santunan Yatim Piyatu

Kepala Kepolisian Resor Blora AKBP Saptono, S..I.K, M.H bersama istri Ny. Putri Saptono mengadakan pengajian dan doa bersama bagi santri dan anak yatim piatu. Pengajian ini digelar di rumah dinas Kapolres blora berbarengan dengan peringatan malam 1 Muharam 1439 H, Kamis (21/09/2017) malam.

Hadir pula Wakapolres Blora, Kasat Biinmas dan anggota Polres serta pengurus Bhayangkari Cabang Blora. Pembacaan Alquran dan tahlil serta doa bersama dipimpin K.H Sumaidi yang merupakan Kasat Binmas Polres Blora.

AKBP Saptono mengatakan tujuan pengajian dan doa bersama ini sebenarnya agenda rutin setiap minggu tepatnya setiap malam jumat. Selain bertepatan dengan peringatan malam 1 Muharam juga untuk mendoakan seluruh anggota Polres Blora mendapat kesehatan dan keselamatan sehingga dapat melaksanakan tugas secara baik.

“Dengan doa bersama ini kami berharap situasi di Kabupaten Blora ini senantiasa aman, nyaman dan kondusif,” ujar AKBP Saptono.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Kapolres bersama Ketua Bhayangkari Cabang Blora, Ny Putri Saptono, juga memberi santunan kepada santri dan anak yatim yang datang.

“Bukankan Rosul Nabi Muhammmad SAW mengajarkan sayangilah anak yatim piyatu, maka engkau akan disayang Allah,” katanya.

“Sedikit banyak rejeki yang kita miliki, sebenarnya ada sebagian yang harus kita keluarkan bagi mereka baik anak yatim, piyatu maupun kaum duafa lainnya.” Pungkas Kapolres

Arahan Kamtibmas Kapolsek Kradenan Polres Blora Kepada Warga PSHT

Tiada hari tanpa memberikan himbauan kamtibmas kepada warga masyarakat Kecamatan Kradenan, Blora. Seperti halnya yang dilakukan oleh Kapolsek Kradenan Polres Blora AKP Subardo, S.H, M.Hum saat memberikan himbauan kepada kamtibmas kepada warga PSHT  yang akan melaksanakan ujian kenaikan tingkat dan pengesahan warga baru PSHT.

Kamis (21/9/17) bertempat di Desa Medalem dan Desa Sumber Kecamatan Kradenan, warga atau anggota PSHT berkumpul untuk melakukan persiapan ritual tirakatan dan berlatih dalam rangka mengikuti ujian kenaikan tingkat dan pengesahan warga baru PSHT yang akan dilaksanakan di padepokan PSHT Desa Wonorejo, Kecamatan Cepu, Blora hari sabtu mendatang.

Kapolsek Kradenan bersama anggota hadir untuk  memberikan himbauan kepada anggota PSHT agar memperhatikan keamanan dan ketertiban selama menggelar malam tirakatan 1 suro dan persiapan ujian kenaiakn tingkat.

“Kami berpesan kepada adik–adik calon warga PSHT ranting Kradenan jangan sampai terpengaruh dengan sesuatu hal yang negatif, setelah nanti disahkan dan sudah menjadi warga jangan sampai menyalahgunakan ilmu yang sudah diajarkan untuk berbuat yang tidak baik/negative. Semoga ilmu yang sudah adik-adik peroleh dalam organisasi PSHT ini bermanfaat.” Ujar AKP Subardo.

Dalam kesempatan tersebut Kapolsek juga mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapakan pengawalan warga PSHT yang akan berangkat ke padepokan PSHT Desa Wonorejo Cepu, demi kelancaran dan ketertiban selama diperjalanan.

“Kami sudah siapkan pengawalan untuk anggota PSHT yang akan melaksanakan ujian keniakan tingkat dan pengesahan warga baru. Untuk itu saya harapkan semua pihak bisa ikut menjaga ketertiban selama diperjalanan. Kami tidak ingin kejadian kerusuhan antar perguruan silat terjadi.” pungkasnya.

3 Bandar Judi Rolet Dengan Omset Puluhan Juta Rupiah, Berhasil Dibekuk Sat Reskrim Polres Blora

Tim Buser Satreskrim Polres Blora berhasil menangkap 3 pelaku bandar perjudian dadu (klotok) dan rolet di Dukuh Karangapung, Desa Plosorejo, Kecamatan Kunduran, Blora. Kamis (21/09/17).

Ketiga pelaku merupakan bandar perjudian rolet bernama Suwarji (58) warga Desa Jagong, Lasiman (31) warga Desa Sambiroto, Sukarji (45) warga Desa Plosorejo, Kecamatan Kunduran , Kabupaten Blora. Para pelaku telah menjadi target sasaran Tim Buser Polres Blora karena perbuatannya menggelar perjudian jenis rolet dengan taruhan uang secara terang-terangan.

Bersama pelaku, polisi mengamankan barang bukti satu set perangkat judi rolet lengkap dengan lampu dan aki, uang tunai hasil rolet sebesar Rp. 3.653.000, uang tunai bandar yang ada di tas pinggang sebesar Rp. 225.500 serta satu buah HP.

Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H melalui Kasat Reskrim AKP Herry Dwi S.H, M.H menuturkan, awalnya diperoleh informasi dari masyarakat tentang adanya kegiatan perjudian yang sudah meresahkan masyarakat di wilayah, Kecamatan Kunduran. Menindak lanjuti adanya laporan tersbut, selanjutnya diturunkan Tim Buser ke lokasi untuk melakukan lidik. 

“Benar, tadi malam, Rabu tanggal 20 September 2017 sekira pukul 00.30 WIB,  dekat tempat pasar malam di Dukuh Karangapung, Desa Plosorejo, Kecamatan Kunduran, Blora. Dipimpin Ipda Edi Santosa, telah berhasil mengkap 3 pelaku bandar judi rolet dengan omset puluhan juta rupiah semalam.” Beber Kasat Reskrim AKP Herry.

Kasat Reskrim menambahkan, Saat dilakukan penangkapan, pemain lainnya langsung berhamburan dan melarikan diri. Tim Buser dengan gerak cepat langsung menagkap TO tersebut dan mengamankan barang buktinya.

“Melihat polisi masuk, semua orang yang berada disana langsung berhamburan, sedangkan bandar rolet terlihat kebingungan langsung kita tangkap beserta barang bukti untuk dibawa ke Mako,” terang Kasat Reskrim.

“ketiga pelaku bandar judi rolet ini selalu berpindah-pindah tempat di setiap adanya hiburan masyarakat,” tambahnya.

Mendapati laporan ungkap kasus penangkapan bandar judi rolet Kapolres Blora AKBP Saptono memberikan apresiasi kepada Kasat Reskrim beserta jajarannya. Karena praktek judi rolet di Kunduran tersebut sudah sangat meresahkan masyarakat.

“Sebagai pimpinnan saya sangat mengapresiasi hasil penangkapan tiga pelaku bandar judi rolet tadi malam. keberhasilan tersebut sudah selayaknya mendapatkan reward agar dikemudian hari anggota akan lebih meningkatkan semangat dalam bertugas,” ujar AKBP Saptono.

Saat ini, para pelaku perjudian tersebut diatas serta barang bukti yang ada di TKP sudah diamankan di Polres Blora guna proses sidik lebih lanjut.

Para pelaku akan dikenakan sanksi sesuai pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

“Kami harapkan masyarakat ridak segan-segan memberikan informasi perjudian kepada aparat terdekat mengenai perkembangan situasi di lingkungannya untuk mewujudkan situasi kondusif di seluruh wilayah hukum Kebupaten Blora,” imbau Kapolres Blora.

Kapolrse Blora : Aksi Bhabinkamtibmas Polsek Jati Perbaiki Jembatan Bukan Pencitraan

Patut diapresiasi langkah anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polsek jati Polres Blora ini. Rela berpanas-panas dan kotor membantu masyarakat memperbaiki lubang besar yang menganga di jembatan yang rusak di Dukuh Klatak, Desa Doplang, Kecamatan Jati, Blora, Rabu (20/09/2017) siang.

Kapolres Blora, AKBP Saptono, S.I.K, M.H yang menerima laporan tersebut, mengapresiasi inisiatif para anggota Bhabinkamtibmas Polsek jati yang memperbaiki jembatan rusak tersebut, agar kendaraan dapat melintas aman di atasnya.

“Tugas polisi tidak sekadar menegakkan hukum, menangkap penjahat, menahan orang bersalah, menilang pelanggar lalu lintas dan menembak penjahat, tapi juga melaksanakan tugas-tugas sosial,” ungkap AKBP Saptono.

Kehadiran anggota polisi ditengah-tengah kegiatan masyarakat khusunya kegiatan sosial diharapkan dapat menyadarkan pemerintah daerah yang berkepentingan untuk memperbaiki jembatan yang rusak, sebelum masyarakat pengguna menjadi korban.

“Aksi anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jati bersama warga, yang memperbaiki jembatan rusak adalah perbuatan mulia. Mereka semua sedang berperan sebagai pelindung masyarakat, agar masyarakat tidak menjadi korban,” tambahnya.

Kehadiran polisi saat itu sebagai petugas sosial, bukanlah penegak hukum. Karena kehadiran polisi sebagai penegak hukum, seperti melarang orang yang sedang nongkrong di pinggir jalan pada waktu larut malam, kemudian mengejar pelanggar lalu lintas, menyuruh orang untuk tidak mendekat di lokasi kejadian, akan selalu mendapat cibiran masyarakat atau bahkan mendapat perlawanan dan lain sebagainya.

Bukti bawa anggota Polri memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi tercermin saat membantu warga memperbaki jembatan dan jalan yang rusak yang menyebabkan jembatan mengalami kerusakan dan mengakibatkan jalan susah untuk dilalui masyarakat.

Yang diperlihatkan anggota Polsek jati Polres Blora bukan ingin melakukan pencitraan namun hal tersebut merupakan salah satu kewajiban kita sebagai anggota Polri untuk saling menolong masyarakat.

“Ketika kehadiran polisi sebagai petugas sosial, maka ia akan ditunggu-tunggu warga masyarakat, seperti ketika terjadi kemacetan lalu lintas, masyarakat akan bertanya-tanya di mana polisinya? Atau ketika terjadi kerumunan massa, masyarakat akan mencari-cari polisi,” ujar Kapolres Blora.

Disamping hadir sebagai petugas sosial, kehadiran para anggota Bhabinkamtibmas sekaligus membangun Trust atau kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Antisipasi Penyalahgunaan Senpi Dinas Oleh Anggota, Kabag Sumda Dan Propam Lakukan Sidak

Sebagai langkah mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan senjata api (Senpi) yang dilakukan oleh Personil Polres Blora dalam pelaksanaan tugas rutin Kepolisian. Usai apel pagi, Rabu (20/09/17) Kabag Sumda Polres Blora Kompol Rubiyanto didampingi Kasi Propam Iptu Sunarto melaksanakan pemeriksaan terhadap personil Polres maupun Polsek Jajaran yang memegang senjata api dinas.

Satu per satu senjata api (senpi) milik anggota diperiksa kelayakan dan kebersihannya. Tujuan dari dilaksanakannya pemeriksaan senpi ini dalam rangka mengecek kesiapan serta kelayakan senjata api dinas yang dipinjampakaikan kepada anggota yang telah memenuhi syarat dengan melaksanakan tes Psikologi sehingga tidak terjadi pelanggaran-pelanggaran serta penyalahgunaan senjata api yang dilakukan oleh anggota Polres Blora dan Polsek jajaran.

“Pemeriksaan senjata api rutin digelar dengan maksud untuk mengetahui sejauh mana inventaris atau senjata api itu dijaga dengan baik,” kata Kabag Sumda Kompol Rubiyanto.

Pemeriksaan senjata api ini rutin dilakukan untuk mengecek kelengkapan peluru, senjata itu sendiri dan masa berlaku kartu tanda kepemilikan senjata api dinas. Kebersihan senjata api, juga menjadi salah satu sasaran yang diperiksa oleh Kasi Propam Polres Blora selain surat pemegang senpi dinas.

“Kondisi senjata api dan surat pemegang salah satu sasaran dalam pemeriksaan kali ini,” ungkap Iptu Sunarto.

Kabag Sumda Polres Blora dalam aahannya menegaskan bahwa seluruh anggota yang memegang senjata api secara periodik akan dicek kondisi fisik senjata dan admintrasi pendukungnya.

”Hal itu guna mengantisipasi penyalahgunaan senjata api oleh anggota. Personel yang berhak memegang senjata api hanya yang memenuhi persyaratan yang telah ditentukan,” tegas Kompol Rubiyanto.

Dalam pemeriksaan senpi tersebut, juga dilakukan pemeriksaan sikap tampang bagi para calon pemohon senpi yang telah lulus pesikotes beberapa waktu lalu dari Biro SDM Polda Jateng. Sebanyak 40 anggota calon pemegang senpi diperiksa baik dari kelengkapan sejumlah administrasi dan pemeriksaan disiplin oleh Propam Polres Blora apakah selama berdinas calon pemegang senpi pernah terdapat pelanggaran atau tidak.

Selama kegiatan berlangsung tidak ditemukan adanya pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh anggota. Kabag Sumda di sela-sela pemeriksaan menghimbau kepada anggota pemegang senjata api dinas untuk lebih waspada dan berhati-hati dalam memegang senpi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Serta bagi calon pemohon senpi agar mematuhi panduan dalam penggunaan senpi sesuai SOP Kepolisian.

“Anggaplah senpi itu sebagai istri kalian, yang harus kalian sayangi, jaga, rawat dan sesuaikan penggunaannya dalam menunjang tugas rutin Kepolisian.” Pungkas Kompol Rubiyanto.

Sambut 1 Muharrom, Puluhan Personil Polsek Jajaran Polres Blora Lakukan Aksi Bersih-Bersih Masjid

Dalam rangka menyambut 1 Muharram seluruh umat muslim akan merayakan tahun baru Islam. Tak terkecuali umat muslim di Kabupaten Blora menyambut hari keagamaan tersebut, puluhan personil Polsek Ngawen, Japah dan Sambong Polres Blora. Menggelar agenda bersih-bersih tempat ibadah di sejumlah Masjid di wilayahnya masing-masing, Rabu (20/09/17).

Kerja bakti diperuntukkan atas bentuk kepedulian dan kebersamaan anggota Polri sebagai bagian dari komponen masyarakat Kabupaten Blora. Bagian yang juga memiliki tanggung jawab terhadap kebersihan kerapian dan keasrian tempat-tempat ibadah yang berada di wilayah hukum Polres Blora.

“Ini merupakan salah satu agenda penting kami sebagai anggota Polisi. Tak hanya menjaga keamanan namun memberikan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah juga tanggung jawab kami. Maka aksi kerja bakti ini merupakan wujud nyata kami, memberikan kenyamana dan kemanan bagi masyarakat di wilayah ini,” jelas Kapolres Blora AKBP Saptono.

Ia pun menjelaskan, setidaknya ada 3 Masjid besar yang ditangani para anggota di ketiga Polsek tersebut. Diantaranya, Masjid Baiturraman Desa Pojokwatu, Kecamatan Sambong, Masid Nurul Huda Desa Ngapus, Kecamatan Japah, dan Masjid Ann Nur Kecamatan Ngawen, Blora.

“Untuk masing-masing anggota Polsek dimpimpin langsung para Kapolseknya, Sedangkan hari Jumat besok Polres Blora akan melakukan kegiatan serupa di Masjid Agung Baitun Nur Blora,” kata Kapolres

Tak sekadar bersih-bersih, sejumlah pagar Masjid yang terlihat warnanya memudar dilakukan pengecatan ulang. Karpet Masjid divakum, menyediakan tempat sampah sesuai kebutuhan, menambah alat kebersihan Masjid hingga mengelap kaca supaya enak dipandang.

“Aksi bersih-bersih dilakukan dengan membagi menjadi beberapa kelompok. Ada kelompok yang khusus membersihkan tempat wudhu, mengepel lantai, membersihkan mihrab, serta membersihkan karpet di ruang salat utama. Sebagian juga menyapu halaman masjid,” ujar Kapolres Blora, AKBP Saptono.

Ia menuturkan, dengan kondisi Masjid yang bersih diharapkan masyarakat lebih banyak lagi yang datang beribadah. Hal ini juga berdampak terhadap kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, kebersihan dan ketertiban lingkunagnnya.

“Aksi bersih-bersih masjid ini akan terus berlanjut ke depannya. Sekarang, kami juga tengah mendata beberapa mesjid lainnya yang ada di Blora untuk disambangi,” katanya.

Selain melakukan aksi bersih-bersih para Kapolsek dan anggotanya juga memberikan himbauan Kamtibmas. Tentunya agar stabilitas Kamtibmas diwilayah tetap bertahan aman dan kondusif.

“Menabur amal ibadah tidak hanya melalui sedekah uang saja, membantu dengan tenaga dalam kebaikan juga merupakan suatu amal ibadah, tergantung dari keikhlasan dalam menjalankannya”, jelas Kapolres AKBP Saptono.

Peduli Musibah Kekeringan, Polsek Jajaran Polres Blora Droping Bantuan Air Bersih

Musim kemarau membuat sebagian warga di Kabupaten Blora kekurangan air bersih. Saat ini sebanyak enam titik yang berada di empat kecamatan ini terindikasi sulit dalam mendapatkan air bersih akibat kekeringan.

Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora ada enam wilayah Kecamatan yang mengalami musibah kekeringan. Diantaranya yakni, Kecamatan Banjarejo, Randublatung, Blora, Kunduran, Jati, dan Japah. Rabu (20/09/17).

Akibatnya, masyarakat sekitar yang dilanda kekeringan harus berjuang mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-harinya seperti untuk minum, masak hingga mencuci pakaian.

Kapolres Blora, AKBP Saptono, S.I.K, M.H langsung memberikan perintah untuk segera menanggapi adanya informasi yang datang dari masyarakat tentang kekeringan di beberapa desa ini kemudian melakukan pendistribusian air bersih.

Agar dampak kekeringan dan kesulitan air bersih tidak menjadi beban berat warga, Polsek jajaran Polres Blora melakukan respon cepat dengan menyalurkan bantuan di masing-masing wilayahnya yang mengalami musibah kekeringan.

Selain mendistribusikan belas mobil tangki air di wilayah kesulitan air bersih. Dilakukan juga bakti sosial dengan memberikan sembako gratis kepada warga kurang mampu. Penyaluran air bersih itu dilakukan langsung oleh Kapolsek masing-masing beserta anggotanya.

“Bersama semua unsur yakni dari Kecamatan dan Desa, serta jajaran anggota kepolisian disini kita berusaha untuk meringankan beban masyarakat atas kekurangan ketersediaan air bersih,” katanya salah satu Kapolsek Kunduran Polres Blora AKP Agus Budiyana S.H.

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bantuan air yang didistribusikan Polsek jajaran ke wilayah kekeringan dan kekurangan air bersih ini diharapkan akan berkelanjutan terus untuk membantu meringankan kebutuhan masyarakat yang mengalami dampak kekeringan. Air bersih yang dibagikan itu adalah air layak konsumsi. Seluruh air bersih tersebut disalurkan kepada warga yang terindikasi kekurangan air dimusim kemarau ini.

“Pendistribusian air bersih layak konsumsi ini diharapkan membantu mengurangi beban masyarakat dalam hal mendapatkan air bersih yang digunakan untuk keperluan sehari-hari. InsyaAllah kegiatan ini akan dilakukan secara kontinue untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang kurang beruntung,” Jelas AKBP Saptono.

Sementara itu, para Kepala Desa yang wilayahnya mengalami dampak kekeringan mengapresiasi langkah Kapolres Blora yang tanggap terhadap masyarakat korban kekeringan.

“Kami berterima kasih kepada Kapolres Blora beserta seluruh jajarannya yang peduli terhadap masyarakat dalam memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan dan kekurangan air pada musim kemarau ini. Diharapkan bisa meringankan beban masyarakat atas ketidaktersediaan air bersih,” katanya.

Terkait dengan bencana kekeringan musiman ini, Kapolres juga berupaya mendorong kepada pemerintah untuk menyediakan tendon-tandon air besar untuk pengisian ketersediaan air bersih.” Iya, kita akan mendorong kepada pemerintah untk menyediakan tandon air besar agar bisa digunakan masyarakat untuk menyimpan bantuan air dari BPBD atau PDAM sementara waktu,” bebernya.

Salah satu warga Desa Balong, Kecamatan Kunduran, mengungkapkan sangat bersyukur Jajaran Polres Blora mau peduli terhadap krisis air yang dialami warga disini, kami sangat senang atas bantuan air bersih yang langsung tersalurkan ke kami dan sangat berterimakasih atas kepedulian yang telah diupayakan jajaran Polres Blora, dan ini kian membuktikan bahwa Polisi juga manusia yang punya hati karena mau peduli terhadap persoalan yang kami alami. Kuncinya.

“Kami sangat senang sekali dengan bantuan ini, semoga Polisi makin dicintai masyarakat dan kegiatan positif ini bisa terus berlanjut,” harapnya.