shadow

Kapolres Blora Beri Penghargaan Kepada Pemenang Pos Kamling Terbaik Se-Kabupaten Blora

Sebagai bentuk apresiasi dan memotivasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, Polres Blora memberikan penghargaan kepada lingkungan warga yang memiliki poskamling terbaik. Penilaian bukan hanya bentuk fisik bangunan, tetapi keaktifan warga dalam partisipasi menjaga keamanan lingkungan.

Lomba Pos Kamling terpadu ini adalah Program yang digagas oleh Kapolres Blora, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan Partisipasi Masyarakat secara swakarsa untuk peduli terhadap keamanan dan ketertiban di lingkungan pemukiman tempat tinggal mereka, dengan melibatkan seluruh potensi yang ada pada masyarakat setempat termasuk potensi yang sangat luar biasa dari gabungan organisasi kemasyarakatan yang berada di wilayah Kabupaten Blora.

Penghargaan dalam bentuk piala, piagam dan uang pembinaan masing-masing untuk Juara I Rp. 1.500.000, Juara II Rp. 1.000.000, Juara III Rp. 750.000, diserahkan Kapolres usai pelaksaaan apel pagi, Senin (28/08/17) pagi. Lomba Pos Kamling ini diikuti oleh 1 (satu) perwakilan Kelurahan/Desa di masing-masing 16 Kecamatan yang ada di seluruh wilayah kabupaten Blora.

Dalam penilaian lomba Pos Kamling tingkat Polres Blora ini, dibagi menjadi 3 (tiga) tipe sebagai berikut :

  1. Kategori Tipe A (Permanen), Juara I Pos Kamling Ds. Mbalun Kec. Cepu, Juara II Pos Kamling Kel. Kunden, Kec. Blora, Juara III Pos Kamling Kidangan Kec. Jepon.
  2. Kategori Tipe B (Semi Permanen), Juara I Pos Kamling Ds. Tempurejo, Kec. Bogorejo, Juara II Pos Kamling Ds. Sumberejo, Kec. Japah, Juara III Pos Kamling Ds. Keser, Keca. Tunjungan.
  3. Kategori Tipe C (Kayu), Juara I Pos Kamling Ds. Tawangrejo, Kec. Kunduran, Juara II Pos Kamling Kel. Randublatung, Kec. Randublatung, Juara III Rondan Kuning, Kecamatan Jiken.

Kasat Binmas Polres Blora, AKP Sumaidi menyatakan bahwa ada beberapa kriteria penilaian dari Pos kamling terbaik. Diantaranya perlengkapan Pos kamling, penanganan dan respon Pos kamling terhadap suatu masalah yang terjadi wilayahnya, dan serta segera melapor jika mengetahui ada kejadian.

“Penilaian ini sudah dilakukan dengan baik dan dilakukan se Kecamatan di Blora. Sejauh ini, poskamling yang ada di Blora masih kurang pembinaan dan keaktifannya. Namun dengan adanya lomba Pos kamling ini bisa jadi semangat bagi masyarakat untuk kembali sadar akan pentingnya menjaga kemanan dan ketertiban dilingkungan tempat tinggal masing-masing,” terang AKP Sumaidi.

Menambahkan keterangan Kasat Binmas, Kapolres Blora, AKBP Saptono, menjelaskan tujuan dasar pemilihan lomba poskamling karena berhubungan dengan tugas pokok Kepolisian. Bahkan, Kapolres menyebut selain membantu memelihara keamanan dan ketertiban, poskamling merupakan tingkat pengamanan dasar bagi Polisi.

“Keberadaan siskamling merupakan wujud peran serta masyarakat untuk mencipatakan rasa aman di lingkungan. Ini wujud nyata peran serta masyarakat bersama Polri dan didukung oleh TNI guna menciptakan Kamtibmas,” Terangnya.

“Oleh sebab itu, kita berharap poskamling terus aktif sehingga keamanan dilingkungan setempat selalu terjaga. Demikian juga bagi poskamling yang belum aktif, kita harapkan diaktifkan kembali,” harap Kapolres.

Inilah Beberapa Poin Yang Disampaikan Kapolres Blora Saat Apel Pagi

Sudah menjadi rutinitas Polres Blora, Polda Jateng sebelum memulai aktivitas bekerja selalu diawali dengan apel pagi, guna memberikan arahan kepada anggota serta sarana pengecekan terhadap anggota. Kegiatan apel pagi kali ini sedikit berbeda dari hari biasanya. Jika biasanya apel pagi bertempat di Lapangan belakang Mapolres, namun pagi ini apel yang diambil langsung oleh Kapolres blora bertempat di depan Polres Blora, Senin (28/08/2017).

Seperti apel pagi ini yang merupakan apel Jam Pimpinan yang dilaksanakan setiap hari Senin di pimpin langsung oleh Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K. M.H dengan diikuti Waka Polres, Pejabat Utama Polres Blora, para Kapolsek, Perwira Staf, anggota Bintara dan seluruh PNS Polres Blora.

Dalam arahannya Kapolres Blora AKBP Saptono S.I.K., M.H mengucapkan terima kasih kepada anggota Polres Blora karena sampai saat ini situasi kamtibmas Polres Blora dalam keadaan aman dan terkendali. Kapolres juga mengajak seluruh anggota untuk selalu bersyukur kepada Tuhan atas segala nikmat yang diberikan kepada kita semua, sehingga bisa berkumpul untuk mengikuti apel pagi di Mapolres Blora.

“Selamat pagi Polres Blora…. Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh personil Polres dan jajaran karena telah menjaga situasai kamtibmas Kabupaten Blora dalam keadaan aman dan tertib hingga sampai saat ini,” sambut Kapolres AKBP Saptono.

Lanjut Kapolres, sebagai anggota Polri yang mempunyai tanggung jawab menjaga Kamtibmas kita harus peka terhadap perkembangan situasi lingkungan maupun pemberitaan. Tingkatkan koordinasi sesama anggota Polsek jajaran, tokoh agama dan masyarakat, agar perkembangan situasi dapat termonitor dan segera disampaikan ke pimpinan.

Sementara itu, berkaitan dengan semakin maraknya kasus curat yang terjadi akhir-akhir ini dengan sasaran mini market. Agar pelaksanaan giat patroli rutin, dilaksanakan rutin terutama di jam-jam rawan dan berikan imbauan–imbauan kepada masyarakat tentang kamtibmas.

“Tingkatkan giat patroli ritin terutama di waktu dini hari untuk antisipasi tindak pencurian dan untuk anggota Reskrim agar segera menindak lanjuti kasus curat yang terjadi di mini market supaya segera ungkap pelakunya,” tegas Kapolres Blora.

AKBP Saptono juga meminta setiap anggota Polisi harus bisa berbaur dan memberikan contoh yang baik kepada masyarakat di sekitar tempat tinggalnya.

“Kurangi kasus pelanggran, tingkatkan kemitraan dan berikan pengaruh positif di lingkungan tempat tinggal masing-masing, maka itu bisa menjadi suatu cerminan Institusi Polri yang baik dimata masyarakat,” imbaunya.

Kapolres juga menambahkan bahwa Polres Blora harus mampu meningkatkan pelayanan publik sebaik-baiknya untuk melayani masyarakat.

 “Informasi atau pengaduan masyarakat harus segera kita layani, karena hal tersebut sudah merupakan tugas pokok sebagai anggota Polri, sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, dengan demikian masyarakat merasa puas terhadap kinerja kepolisian,” pungkas Kapolres Blora.

Kegiatan apel pagi selesai dilanjutkan penyerahan hadiah lomba Poskamling tingkat yang diselenggrakan Sat Binmas Polres Blora beberapa waktu lalu.

Dua Pelaku Pencuri Playstation Ditangkap Unit Reskrim Polsek Blora Kota

Anggota Unit Reskrim Polsek Blora Kota mengamankan pelaku kasus pencurian, di rental Playstation milik Biantoro Angga Kusuma di Rental PlayStation Viva MAX Jln. Mr. Iskandar No. 33, Kelurahan Mlangsen Kec/Kab. Blora, pada tanggal 23 Agustus 2017 lalu.

Terdapat dua pelaku yang diamankan Polisi, yakni Eko Subandri (31), dan Aan Sony (25) sama-sama warga Desa Botoreco, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora. Keduanya ditanggap pada hari Minggu (27/08/17) malam, di rumahnya masing-masing tanpa adanya perlawanan.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan Kepolisian, keduanya sebelumnya sering main ke rental PS tersebut dan ternyata sekaligus membaca situasinya. Mereka masuk ke dalam rental playstation sekira pukul 01.00 WIB ketika pemilik PS pulang kerumah, dengan cara memanjat atap ruko dan menjebol plafonnya keduanya masuk dan menggasak 4 unit PS 3 dan 1 unit PS 4.

“Pemilik rental PS kaget begitu keesokan harinya melihat Playstation yang ada di rukonya telah hilang raib digondol pencuri, kemudian langsung melapor ke Polsek Blora kota,” ujar AKP Sudarno, S.H.

Begitu menerima laporan anggota Unit Reskrim Polsek Blora kota langsung mendatangi TKP dan memeriksa saksi-saksi. Tak perlu waktu lama Unit Reskrim Polsek Blora Kota berhasil mencokok kedua pelaku pencurian tersebut.

“Pelaku sudah diamankan ke rutan Polres Blora, sedangkan untuk barang bukti hasil curian sudah mereka jual dan uangnya dipakai untuk bersenang-senang,” terang Kapolsek Blora Kota.

“Korban atau pemelik rental PS Sdr. Biantoro mengalami kerugian materil sebesar Rp. 20.000.000,-, sedangkan kedua pelaku dikenakan pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan, yang ancaman hukumannya 5 tahun penjara.” Tegas AKP Sudarno, S.H.

Polsek Banjarejo Polres Blora, Indetivikasi Korban Tewas Tersengat Arus Listrik

Berniat hendak menebang ranting pohon mangga depan rumahnya, Suparmin (60), Dukuh Sambirejo RT.01/RW.02 , Desa Wonosemi,  Kecamatan Banjarejo, Blora, tiba-tiba meninggal. Korban diduga tersengat listrik.

“Memang benar, kami dapat laporan ada seorang yang meninggal dunia di Desa Wonosemi tadi pagi secara mendadak saat coba menebang ranting pohon mangga dirumahnya. Tapi laporan itu baru kami terima pada siang tadi,” ucap Kapolsek Banjarejo Polres Blora AKP Budiyono, S.H, Sabtu (26/08/2017).

Kapolsek menjelaskan, polisi sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa saksi, yakni Joko Sucipto dan Sujiyanto yang merupakan tetangga korban serta para kerabat korban.

“Jadi di depan rumah korban ada ranting pohon mangga yang menjulur panjang. Korban berinisiatif memotong ranting pohon tersebut supaya terlihat rapi dengan cara menebas dengan menggunakan parang. Tapi tanpa disadari disela-sela ranting mangga itu, terdapat kabel listrik PLN dan parangnya pun tanpa sengaja menebas kabel sehingg aliran listrik langsung menyambar korban.” Jelasnya

Korban ditemukan sudah jdalam keadaan terjatuh, tetanggnya yang melihat sontak langsung membawanya ke Puskesmas, akan tetapi nyawanya sudah tidak bisa ditolong lagi.

“Dari hasil olah TKP, korban meninggal lantaran tersengat aliran listrik di pohon mangga. Diketemukan korban dengan luka bakar pada leher depan dan kedua telapak kaki dekat jari jempol . Tidak diketemukan tanda- tanda kekerasan/ penganiayaan pd tubuh korban .” jelas AKP Budiyono.

Setelah usai diperiksa Polisi bersama tim medis dari Puskesmas Bogorejo, jasad korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan.

Jalin Kedekatan Dengan Tokoh Agama, Kapolres Blora Berkunjung Ke Ponpes Masya’ul Huda

Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H didampingi Waka Polres Kompol Indriyanto, S.H bersama seluruh pejabat utama Polres Blora bersilaturahmi di kediaman KH Maksum pimpinan Nahdatul Ulama Blora sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Masya’ul Huda Desa/Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora, hari Jumat kemarin sore.

Silaturahmi Kapolres Blora merupakan silahturahmi rutin dan bersifat biasa antara Polri khususnya Polres Blora dengan tokoh agama yaitu kepada pimpinan pengasuh pondok pesantren yang ada di Kabupaten Blora.

Kedatangan Kapolres Blora AKBP Saptono diterima langsung oleh KH Maksum beserta para santrinya. Melalui silahturahmi kepada tokoh agama ataupun tokoh masyarakat ini, akan mempermudah penyampaian pesan kamtibmas kepada masyarakat luas.

“Tokoh agama dan tokoh masyarakat diharapkan bisa memberikan himbauan kepada masyarakat melalui tausiyahnya agar bisa ikut serta menjaga situasi keamanan yang kondusif dan menjauhkan diri dari segala bentuk provokasi. Terutama masalah issue SARA yang akhir-akhir ini santer diberitakan,” ujar AKBP Saptono, Sabtu (26/08/17).

Pendekatan Polisi dengan Pimpinan Ponpes sangat membantu untuk menciptakan situasi Kamtibmas khususnya di Blora agar aman dan kondusif.

Kapolres juga berharap jalinan komunikasi dan silaturahmi ini akan terus dilakukan, sehingga dapat bersinergi dan bekerjasama serta membantu aparat kepolisian dalam menjaga kondusifitas keamanan di daerah khususnya wilayah Kabupaten Blora.

“Diharapkan dengan kegiatan silaturahmi ini dapat terjalin hubungan antara Polri dengan pimpinan Pondok Pesantren terjalin baik.” Harap Kapolres.

Kapolres Kediri juga minta doa restu dan memohon dukungan dalam memimpin Polres Blora bisa mengemban amanah dengan baik dan membawa keatuan Polres Blora lebih baik dan dicintai masyarakat.

Selain itu, KH. Maksum juga mengajak berdoa bersama agar apa yang dikehendaki Kapolres Blora bisa terwujud.

Dipenghujung kunjungannya, Kapolres Blora juga memberikan Cindera Mata dan bantuan sejumlah uang kepada Pondok Pesantren Masya’ul Huda yang sedang tahap pemabanguna, diberikan Kapolres Blora secara langsung kepada KH Maksum selaku pimpinan Pondok Pesantren.

“terimakasih atas berkenannya Kapolres Blora bersama jajarannya bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Masya’ul Huda ini, semoga dalam memimpin Polres Blora selalu diberikan kemudahan dan kelancaran dalam bertugas menjaga situasi kamtibmas supaya tetap aman kondusif,” ujar singkat KH Maksum.

Polsek Kedungtuban Polres Blora Amankan Truk Muatan Kayu Jati Ilegal

Aparat Kepolisian Sektor Kedungtuban, Polres Blora, Jawa Tengah, menyita sebuah truk bermuatan kayu jati berbagai ukuran yang diduga kuat sebagai kayu ilegal diangkut dari di wilayah Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora.

“Kami mengamankan truk yang sarat dengan muatan kayu jati saat melintas di Desa Wadu, Kecamatan Kedungtuban, Blora, tanpa dilengkapi dengan surat keterangan sahnya hasil hutan (SKSHH),” kata Kapolsek Kedungtuban AKP Sugiharto, S.H, Jumat (23/08/17) sore.

Menurutnya, pengamanan truk pengangkut kayu mahoni dengan nomor polisi K-1987-AN itu berawal dari informasi yang disampaikan masyarakat kepada Polsek Kedungtuban tentang adanya truk bermuatan kayu dari Desa Temengeng Kecamatan Sambong hendak menuju ke arah Kedungtuban.

“Informasi yang kami terima dari masyarakat yakni ada orang yang akan mengangkut kayu jati dengan menggunakan truk di kawasan Desa temengeng menuju Kedungtuban, sehingga kami kordinasikan dengan pihak perhutani dan langsung menindaklanjuti laporan itu,” tuturnya.

Saat dilakukan penghadangan di lokasi tersebut, pelaku yang membawa truk muatan kayu jati illegal tanpadokumen resmi berhasil kabur.

“Kami menyita barang bukti berupa satu unit truk berisi 8 batang kayu jati, berbentuk persegi dengan berbagai ukuran rata-rata 3,671 m, STNK, dan satu unit telepon seluler milik pelaku,” katanya menjelaskan.

Kapolsek menjelaskan seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolsek Kedungtuban Polres Blora untuk penyidikan lebih lanjut dan mengungkap jaringan pembalakan liar lainnya di wilayah setempat. kerugian materil yang dialami Perhutani ditaksir sebesar Rp. 38.193.000,-.

“Kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang berhasil kabur itu, namun identitas pembalak liar itu sudah kami kantongi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat ditangkap petugas Polsek Kedungtuban dibantu Sat Reskrim dan Perhutani segera menangkap pelakunya,” tegas AKP Sugiharto.

Bhabinkamtibmas Polsek Japah Polres Blora, Bantu Perbaiki Rumah Warga Yang Rusak

Wujud kepedulian terhadap warga desa binaan, Bhabinkamtibmas Polsek Japah Polres Blora Aipda Suparji membantu perbaikan rumah warga yang rusak di Desa Bogem, Kecamatan Japah, Blora. Jumat (25/08/2017).

Hal tersebut dilakukan Aipda Suparji saat melaksanakan sambang ke desa binaannya. Mengetahui ada warganya sedang melaksanakan gotong-royong memperbaiki rumah, ia tergerak hati ikut membantu.

Bersama dengan warga sekitar, Aipda Suparji memperbaiki rumah milik Tarmiji warga RT.03/RW.02 Desa Bogem. Diketahui rumah tersebut mengalami kerusakan akibat lapuk dimakan usia, karena bangunan tersebut hampir kesemuanya terbuat dari bamboo.

Bhabinkamtibmas Aipda Suparji membantu memasang atap rumah tersebut bergotong-royong dengan warga. Atap kayu dan genteng yang mengalami kerusakan diganti dengan yang baru.

Kapolsek Japah AKP Daryoto, mengatakan kegiatan membantu memperbaiki rumah warga merupakan wujud kepedulian sosial dan wajib dilakukan Bhabinkamtibmas terhadap warga desa binaan.

Dengan dikerjakan bersama, akhirnya perbaikan rumah dapat cepat diselesaikan. Selain itu untuk menjalin hubungan yang harmonis dengan warga desa binaannya disamping untuk bersama mewujudkan keamanan dan ketertiban juga untuk meringankan beban warganya yang kurang mampu.

Sat Reskrim Polres Blora Tangkap, Seorang Pria Paruh Baya Yang Diduga Berbuat Cabul

Seorang pria yang berprofesi sebagai guru mengaji ditangkap Satreskrim Kepolisian Resor Blora, Jawa Tengah, karena telah mencabuli muridnya sendiri. Pelaku berinisial MJ (46) itu mencabuli muridnya usai solat Dzuhur di sebuah Masjid pada hari Selasa tanggal 1 Agustus 2017 lalu.

Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H mengatakan kasus pencabulan itu terungkap berkat laporan dari keluarga korban. “Korban, sebut saja Melati masih berusia 8 tahun. Peristiwa tragis yang dialami korban terjadi seusai dirinya selesai solat Dzuhur di Masjid yang berlokasi di suatu Desa wilayah Kecamatan Jepon selatan, Blora,” kata AKBP Saptono dilansir polresblora.com, Jumat (25/08/17).

Awalnya bahwa pada hari senin tanggal 1 Agustus 2017 sekira pukul 12.30 WIB sewaktu korban selesai melaksanakan sholat dzuhur di masjid, dirinya duduk bersender didinding dengan posisi kaki terkangkang. Hal itu lah awal yang membuat tersangka mulai berhasrat mempunyai pikiran cabul.

Melihat sudah sepi orang, tersangka lalu memanggil korban namun korban tidak menjawab, kemudian terlapor menarik tangan korban juga menurunkan celana yang dipakai oleh korban selanjutnya membaringkan korban di lantai.

Kemudian terlapor melepas sarung yang dipakainya, pada saat itu, korban hendak lari tetapi dimarahi kemudian dipegang lagi oleh terlapor. Belum sempat dicabuli oleh tersangka, korban menjerit dan memberontak. Takut ketahuan korban Melati diberi uang sebesar Rp 2000,- (dua ribu) oleh tersangka untuk membeli jajan dan diancam agar tidak mengadu ke orang lain. Selanjutnya korban pulang ke rumah dan menceritakan kejadian tersebut oleh Ibu korban.

“Aksi tersebut terbongkar setelah korban bercerita kepada orang tuanya dan langsung  melaporkan tindak pencabulan itu ke Polisi,” ujar Kapolres.

AKBP Saptono menambahkan, barang bukti yang diamankan pihaknya yaitu baju berwarna pink dan celana kain berwarna kuning. “Kasus ini juga masih dalam pemeriksaan tim penyidik Sat Reskrim Polres Blora,” katanya.

Menurut pengakuan tersangka didepan Polisi, dirinya melakukan perbuatan cabul tersebut menuruti hawa nafsunya, dikarenakan sudah lama bercerai dengan istrinya dan belum sempat menikah lagi.

“Saya mengaku khilaf melakukan perbuatan itu pak, lantaran hasrat hawa nafsu saya yang menggebu-gebu,” ujar tersangka MJ sembari tertunduk.

Kapolres Blora AKBP Saptono menghimbau, kepada masyarakat yang memiliki anak perempuan, khususnya para Ibu-ibu. “Agar anaknya dijaga dengan baik, dipantau juga dari segi pergaulan sehari-harinya. Jangan mudah  percaya dengan siapapun terkait masa depan anak-anak kita, terutama, anak yang masih dibawa umur.” imbaunya

Akibat perbuatannya tersangka yang melawan hukum, melakukan perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur sebagaimana dimaksud dalam pasal 76 E Jo Pasal 82 ayat (1) UURI No. 17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 Th. 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang undang, kini pelaku sudah mendekam di ruang tahanan Polres Blora.

Unik, Rombongan Purna Bhakti Polri Polres Blora Diarak Dokar Keliling Kota

Usai menggelar Upacara Wisuda Purna Bakti kepada 22 personel  Polres Blora yang memasuki masa pensiun, Kepolisian Resor Blora, Polda Jateng memiliki cara unik melepas tugaskan Polisi yang telah pensiun. Seluruh perwira dan anggota Polres Blora diminta untuk bersama mengarak keliling kota para wisudawan Polri dengan menaiki delman/andong, Rabu (23/8/17) sore.

Kegiatan unik ini dilakukan jajaran Polres Blora dalam upacara pelepasan 22 anggota Polri yang memasuki masa pension agar terlihat beda dengan yang lain. Semua wisudawan 22 anggota bersama istri ikut mengendarai delaman diarak keliling kota Blora.

Seluruh personil Polres Blora telah bersiap dan berjajar di sepanjang halaman Mapolres hingga mengular keluar jalan raya yang dipimpin langsung Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H didampingi Waka Polres Kompol Indriyanto, S.H.

Selanjutnya para polisi yang telah pensiun menaiki delman/andong yang telah disiapkan di halaman Mapolres. Bersama istri mereka, para purnawirawan ini naik ke atas delaman yang dikemudikan para anggota Polres Blora. Sedangkan Kapolres dan Waka Polres naik di atas traktor yang telah dihiasi burung garuda.

Secara perlahan deretan andong/delman itu berjalan diiringi lambaian tangan seluruh personil yang berdiri di sepanjang jalan dan taburan bunga melati oleh seluruh anggota yang berjajar. Tampak, rasa haru dari anggota yang pensiun maupun personel yang mengantarkan mantan rekan dinasnya tersebut meninggalkan Mapolres.

Aksi ini sempat membuat riuh suwasana jalan raya, warga masyarakat yang melintas atau pun yang berada di rumah berbondong-bondong melihat arak-arakan Polisi.

Kapolres AKBP Saptono dan Waka Polres Kompol Indriyanto yang berada di atas traktor berhiaskan burung garuda, melambaikan tangan menyapa warga sekitar dengan senyuman hangatnya.

Sementara itu, Kapolres Blora AKBP Saptono menyampaikan purna tugas atau wisuda bagi anggota Polri ini artinya mereka adalah orang yang-orang berhasil melaksanakan tugasnya. Sehingga, perlu adanya kebanggaan bagi mereka saat wisuda ini. “Mereka dulu kan saat dilantik jadi polisi ada upacara, sekarang juga begitu,” kata AKBP Saptono.

“Selain itu, upacara dan kegiatan ini kami laksanakan sebagai bentuk penghormatan dan ucapan terima kasih atas pengabdian mereka selama bertugas menjadi anggota Polri,” pungkasnya.

AKP Suhardi mantan Kapolsek Jiken menuturkan, selama bertugas di kepolisian belum pernah menjumpai penghormatan pensiun seperti ini. Dia merasa tersanjung lantaran pengabdiannya dikenang dengan baik oleh institusi Polri dan rekan-rekannya. “Baru kali ini kami merasakan seperti ini. Tersanjung sekali atas pelepasan masa pensiun kami. Terimakasih Kapolres,” kata Suhardi.

Sementara itu salah satu warga Bangkle Wahyu Yuliantoro mengatakan dirinya sempat kaget ada suara sirine mobil dan motor Patwal dengan mengarak puluhan Polisi mengendarai delman/dokar di jalan raya. Dia mengira Polisi mengadakan acara karnaval sendiri menyambut kemerdekaan RI ke-72.

“saya kira Polisi buat karnaval sendiri pak, eh ternyata sedang mengarak para pensiunan keliling kota, sangat unik dan baru pertama melihat arak-arakan polisi seperti karnaval,” ujarnya samabil tertawa.

Suasana Haru Iringi Upacara Wisuda 22 Anggota Purawirawan Polri Polres Blora

Dalam rangka memberikan Penghormatan kepada anggota yang akan memasuki masa purna tugas atau pensiun, Polres Blora menggelar acara Wisuda Purna Bakti di Halaman Mapolres Blora terhadap 22 anggota Purnawirawan Polri dari bulan Januari sampai Agustus 2017, Rabu (23/08/17) siang.

Upacara tersebut dipimpin langsung Kapolres Blora, AKBP Saptono, S.I.K, M.H yang diikuti seluruh Pejabat Utama Polres Blora, Kapolsek jajaran, serta anggota Polres dan Polsek jajaran Polres Blora.

Dalam amanatnya, Kapolres Blora menyampaikan, upacara Wisuda Purna Wira pada hakekatnya merupakan penghargaan yang tulus dan ungkapan rasa hormat yang setinggi-tingginya dari segenap kesatuan dan rasa kecintaan bagi anggota yang memasuki masa pensiun atas pengabdian selama dinas aktif sampai mengakhiri masa purna tugas di kepolisian.

Selain itu juga dimaksudkan sebagai pengikat tali silaturrahmi serta ikatan batin para Purnawirawan beserta keluarga terhadap anggota yang masih aktif sebagai generasi penerusnya.

“Secara pribadi maupun selaku Pimpinan, tak lupa saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan serta rasa hormat kepada segenap anggota yang telah memasuki masa purna atas dedikasi dan kinerja serta darma bhaktinya selama ini,” ucap Kapolres.

“Mudah mudahan bapak bapak maupun ibu bhayangkari yang di wisuda purna bakti menjadi polisi yang tetap amanah dalam menjalani kehidupan sehari hari dan menjadi teladan bagi kepada rekan rekan semua, terimakasih rasa bangga bisa mengikuti wisuda purna bakti, saya sangat senang bisa melepas acara wisuda pagi hari ini. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini pelaksanaan tugas institusi kita makin baik dari sebelumnya sesuai dengan apa yang kita cita citakan dan mencapai target sesuai harapan,” sambung AKBP Saptono.

Masih lanjut Kapolres, bahwasannya purna tugas merupakan titik awal untuk berkiprah secama maksimal ditengah-tengah masyarakat dengan bekal pengalaman selama berdinas aktif, Kapolres berharap agar dapat mengabdikan diri kepada masyarakat serta dapat turut serta memberikan saran serta sumbangsih untuk kemajuan organisasi Kepolisian kedepan.

Berdasarkan Undang-undang No. 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Peraturan Kapolri Nomor 42 tahun 2010 tentang hak-hak Anggota Polri. Surat Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengh Nomor : SKEP/112/VIII/2017, tentang pemberian dan penghargaan bagi personil dilingkungan Polda Jawa Tengah yang telah memasuki masa purna bhakti.

Personil Polres Blora yang memasuki masa purna bhakti sebagai purnawirawan polri dan penerima penghargaan dari Kapolres Blora, antara lain :

  1. Kelompok Purnawirawan Perwira Pertama (PAMA) terdiri : AKP Suhardi, S.H, AKP Purn. Khoirul Anam, AKP Suryanto, IPTU Suwarto, IPDA Sukamto, IPDA Sularno, IPDA Supangat.
  2. Kelompok Purnawirawan BRIGADIR terdiri : AIPTU Winarto, AIPTU Gilir Wibowo, AIPTU Waluyo, AIPTU Widodo, AIPTU Nyoman Suastika,  AIPTU Muhartono, AIPTU Hartono,  AIPTU Sukarman, BRIPKA Suparno, BRIPKA Sukardi, BRIPKA Djasmuri BRIPKA Bardi, BRIGADIR Djumari, BRIGADIR Mashuri.

Sebagai rasa hormat dan penghargaan atas segala jasa dan karya dari para wisudawan, Kapolres Blora AKBP Saptono mengalungkan sebuah medali sebagai wujud telah selesainya pengabdian kepada bangsa melalui institusi Kepolisian Republik Indonesia, Resor Blora.

Dilanjutkan dengan Tradisi Pedang Pora, suasana haru dan rasa kekeluargaan menghiasi Tradisi pelepasan Purnawirawan. Derap langkah kobaran semangat, masih terpancar dari wajah dan langkahnya para Purnawira Bhakti Polri.

AKP Khoirul Anam, (Purn) salah satu purnawirawan yang dinas terakhirnya menjabat sebagai Kasat Tahti Polres Blora, mengungkapkan perasaan harunya dibalik acara pelepasan purnawirawan ini.

“Terharu, trenyuh, inginnya dinas terus rasanya,” ucapnya.

Ucapan terima kasih diucapkan kepada Kapolres Blora atas terselenggaranya kegiatan ini sehingga ia dapat bertemu dan berpamitan dengan rekannya yang masih berdinas.