Ditempat Berbeda, Sat Res Narkoba Polres Blora Dalam Waktu Singkat Berhasil Bekuk Dua Pengedar Narkoba

Dalam sehari, Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Blora dibawah pimpinan AKP Soeparlan berhasil meringkus dua pengedar narkoba. Keduanya ditangkap dari dua lokasi berbeda, dan dengan barang bukti narkoba jenis yang berbeda pula. Narkotika jenis sabu-sabu dari tangan kedua tersangka yang siap edar di amankan Polisi.

Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang resah dengan peredaran narkoba dikawasannya. Mendapat informasi tersebut petugas menguntuit dan melakukan pengintaian terhadapnya yang telah jadi target oprasi tersebut.

Penangkapan pertama dilakukan hari Rabu kemarin, sekitar pukul 15. 45 WIB, di Jln. Randublatung – Doplang sekitar perlintasan kereta api turut Kelurahan Wulung Kecamatan Randublatung, Blora. Pelaku bernama Dwi Susanto (44), almt Dukuh Pulo, Desa Pilang Kec. Randublatung Kab. Blora. Dari tangan tersangka ditemukan barang bukti :

  • 2 (dua) Paket Narkotika jenis sabu di bungkus plastik dan dimasukan ke dalam amplop warna putih.
  • Uang tunai sejumlah Rp. 100.000.- (seratus ribu ripiah)
  • 1 (satu) unit Sepeda motor.

Sausanto diduga menjadi perantara jual beli sabu dan modus yang dilakukannya adalah dengan cara membuat janji dengan si pembeli lewat handphone.

“Diduga menjadi perantara jual beli / memiliki, menyimpan, menguasai narkotika jenis sabu dengan cara mengantar bila ada yg membeli dengan cara janjian melalui handphone,” ujar AKP Soeparlan Kasat Narkoba Polres Blora, Jumat(04/8/2017).

Diwaktu yang berdekatan, sedangkan tersangka lain bernama Teguh Widyanto (43) ditangkap sekitar pukul 17.15 WIB, di warung sebelah selatan jembatan gabus yang beralamat di Jln. Mr Iskandar, turut Kel. Mlangsen Blora Blora. Dengan barang bukti yakni :

  • 2 (dua) Paket Shabu yang dibungkus dengan plastik klip dan dimasukan kedalam amplop warna putih.
  • uang sejumlah 1.110.000 (satu juta seratus sepuluh ribu rupiah).
  • 1 buah HP.
  • 1 unit motor.

Modus yang dilakukan pun sama, pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang tambal ban ini mengedarkan sabu dengan membuat janji kepada si pembeli lewat handphone.

Kasat Narkoba Polres Blora AKP Soeparlan membenarkan penangkapa terhadap dua pengedar narkoba tersebut. Saat ini, keduanya sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh petugas.

“Modus yang dilakukan kedua tersangka ini sama yakni sebagai kurir narkoba. Keduanya kita amankan dari waktu yang bersamaan. Keduaya meruapakan target oprasi kita,” terangnya.

Sesuai dengan salah satu tujuan programnya, Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H ditempat berbeda, memberikan apreasiasi atas kinerja serius Sat Res Narkoba Polres Blora dalam upaya memberantas peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Blora.

“Begitu mendapat laporan dalam sehari tangkap dua pengedar narkoba, saya sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada Kasat Narkoba AKP Suparlan serta anggotanya, atas jeri payah kerja keras memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Blora,” kata AKBP Saptono kepada polresblora.com.

Kedua tersangka mengaku mengedarkan barang haram tersebut. Diakuinya, aksi nekatnya itu terpaksa dilakukan lantaran demi menutupi kebutuhan hidup sehari-hari, karena dengan keuntungan yang menjanjikan mereka tergiur.

Kedua tersangka dijerat dengan pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. “Kita masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap sindikat penyalahgunaan narkoba lainnya,” tegas AKP Suparlan.

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password