shadow

Kapolres Blora AKBP Saptono Beri Motivasi Dan Arahan Kepada 196 Bhabinkamtibmas

Kepala Kepolisian Resort Blora AKBP Saptono S.I.K, M.H didampingi oleh Wakapolres Blora serta PJU utamanya yang di komandoi oleha Kasat Binmas AKP Sumaedi, memberikan arahan kepada 196 dari jumlah keseluruhan 215 Bhabinkamtibmas Polsek jajaran di gedung Aryyaguna Polres Blora, Kamis (27/07/17).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Blora AKBP Saptono memberikan arahan bahwa Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak Polri. Mereka merupakan anggota Polri yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Oleh karena itu Kapolres mewajibkan kepada seluruh Bhabinkamtibmas untuk senantiasa membangun kepercayaan masyarakat terhadap organisasi Polri. 

Sebagai pemangku situasi harkamtibmas terdepan diharapkan para Bhabinkamtibmas mampu menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat, membangun kesadaran dan dapat menciptakan suasana yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat terutama dengan tokoh agama, tokoh pemuda, maupun tokoh masyarakat.

Sesuai yang disampaikan Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian bahwa Polri akan memusatkan kekuatan pada Bhabinkamtibmas dalam melakukan pendekatan terhadap masyarakat, berhubung hal tersebut sangat berguna untuk memberikan pandangan tentang betapa pentingnya rasa persatuan, sekaligus pendekatan ke masyarakat secara langsung.

“Dengan adanya kehadiran kalian selaku bhabinkamtibmas, hal ini merupakan salah satu bentuk visi dan misi pak Kapolri yaitu promoter (profesional, modern dan terpercaya) maka diharapkan kehadirannya bhabinkamtibmas di setiap kegiatan masyarakat, polisi harus menjadi solusi untuk permasalahan warga dan Bhabinkamtibmas dikedepankan untuk melakukan deteksi dini disetiap gangguan Kamtibmas.” Ujar AKBP Saptono.

Kapolres juga sangat mendorong peran Bhabinkamtibmas dan intelijen dalam penanganan konflik sosial. Menurut Kapolres Blora AKBP Saptono, keduanya adalah ujung tombak Polri dalam lingkungan masyarakat.

“Bhabinkamtibmas dan kekuatan intelijen menjadi bagian penting dalam deteksi dini dalam rangka antisipasi konflik sosial,” kata Kapolres Blora.

Kapolres Blora juga menyampaikan kepada Bhabinkamtibmas untuk meningkatkan pelaksanaan tugas DDS/Sambang kerumah warga, Bhabhinkamtibmas harus mempunyai kemampuan daya cegah/daya tangkap terhadap tumbuh berkembangnya paham radikalisme/terorisme yang ada di wilayah desa binaannya masing – masing. Melalui kegiatan deteksi dini, menjalin komunikasi dan kerjasama dengan para tokoh, ormas agama non agama dalam rangka mencegah terjadinya aksi anarkis yang diakibatkan oleh kesalah pahaman/tindakan intoleransi oleh kelompok tertentu.

Selain itu dirinya juga menekankan bahwa Bhabinkamtibmas agar selalu hadir di tengah-tengah masyarakat guna memprediksi gejolak-gejolak yang terjadi di masyarakat desa binaannya serta bisa cepat memberikan informasi-informasi deteksi dini terutama di bidang Kamtibmas langsung kepada pimpinan.

“Situasi kamtibmas wilayah Blora saat ini masih dalam kondisi aman terkendali. Namun, menjelang pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2017 yang semakin dekat, saya sebahgai pimpinan meningkatkan kegiatan sambang ke desa-desa untuk memastikan proses demokrasi tingkat desa ini dapat berjalan dengan aman dan tertib” kata Kapolres AKBP Saptono.

“Jangan memandang seberapa banyak rupiah yang kita dapatkan, kita harus ikhlas dalam menjalankan tugas. Tunjukkan inovasi kalian sebagai Polri pembina desa. Ukirlah prestasi setinggi-tingginya. Karena bagaimanapun juga, pekerjaan kita adalah ladang pahala kita” ungkap Kapolres

Acara pengarahan ini diikuti oleh Bhabinkamtibmas dari Polsek jajaran Polres Blora yang berjumlah 196 orang. Dengan maksud tujuan untuk memberikan motivasi dan bimbingan kepada para Bhabinkamtibmas. Acara pengarahan pada pagi hari ini ditutup dengan pemberian CD berisi softcopy berupa buku pintar Bhabinkamtibmas. 

Puluhan Personil Sat Shabara Polres Blora Amanakan Penggusuran Rumah Bantaran Sungai Bengawan Solo

Puluhan personil Sat Shabara Polres Blora bersama Polsek Cepu, Koramil Cepu dan Sat Pol PP melakukan pengamanan pembongkaran bangunan rumah ilegal yang berada di Bantaran Sungai Bengawan Solo. Sasaran yang dibongkar tahap awal ini berada di Desa Pulo, Kecamatan Cepu, Blora, Kamis (27/7/2017).

Petugas telah merobohkan belasan unit bangunan ilegal yang dibangun di tanah bantaran sungai. Puluhan petugas gabungan bersiaga untuk mengantisipasi terjadinya kerusuhan akibat penggusuran tersebut.

Pembongkaran rumah ini sempat mengejutkan warga penghuninya. Karena sebelumnya mereka mengaku belum diberitahu tanggal pembongkaran.

“Sesuai surat permintaan, Polres Blora terjunkan 1 Pleton Dalamas untuk mengamankan eksekusi penggusuran rumah ilegal di bantaran Sungai Bengawan Solo ini,” ujar AKP Siswanto Kasat Shabara Polres Blora saat memimpin anggotanya.

Antisipasi ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya kerusuhan saat berlangsungnya penggusuran 20 rumah illegal dari warga yang tidak terima yang rumahnya digusur paksa.

“Memang sudah pernah dapat surat perintah untuk membongkar. Tapi kami berat meninggalkan tempat yang sudah bertahun-tahun dihuni. Selain itu bingung harus pindah kemana kareana keterbatasan biaya,” ungkap salah satu warga yang rumahnya tergusur.

Penggusuran ini bertujuan untuk normalisasi lahan bantaran sungai yang mulai di tempati warga secara illegal. Meskipun warga mengaku tidak siap untuk melakukan pembongkaran. Dan juga sudah diperingatkan melalui surat tertulis, namun petugas dengan tegas tetap melakukan pembongkaran dengan mengerahkan alat berat ezkavator.

Warga bantaran sungai Bengawan Solo Desa Pulo ini berharap Pemerintah menyediakan lahan untuk setidaknya dipakai tempat berteduh.

“Kebanyakan warga tidak siap kalau sekarang digusur,” tambah AKP Siswanto. Sementara penggusuran kali ini berlangsung lancar tidak sampai ada perlawanan atau kerusuhan.

AKBP Saptono Lepas 4 Anggota Polres Blora Yang Akan Berangkat Tunaikan Ibadah Haji Dengan Doa Bersama

Ibadah haji merupakan rukun Islam yang kelima, ibadah yang wajib bagi seorang muslim dan muslihat yang sudah memenuhi syarat yakni memiliki kesehatan jasmani dan rohani serta mampu untuk membayar biaya ibadah haji sesuai yang di tetapkan oleh Pemerintah dan mampu menyediakan persediaan bekal untuk keluarga yang ditinggalkan selama ibadah haji di tanah suci Mekah dan Madinah.

Bertempat di Masjid Al Istiqomah Mapolres Blora, telah dilaksanakan Binrohtal dengan kegiatan Pelepasan Calon Jamaah Haji Polres Blora. Kamis (27/7/2017) pagi tadi.

Kapolres Blora AKBP Saptono S.I.K., M.H secara simbolis melepas calon jama’ah haji di Masjid Al Istiqomah. Dalam acara tersebut Kapolres Blora didampingi oleh Wakapolres Kompol Indriyanto Dian Purnomo S.H, para pejabat utama Polres Blora,  Kapolsek jajaran dan undangan calon jamaah haji dr anggota Polres Blora.

Acara diawali dengan membaca Yasin dan Asmaul Husna dilanjutkan sambutan Kapolres Blora yang menyampaikan bahwa tujuan diselengarakannya acara ini adalah sebagai sarana silaturahmi antara calon jamaah haji dengan rekan kerja juga untuk berpamitan dan mengharapkan doa restu agar dalam pelaksanaan ibadah haji diberikan kemudahan.

“Selaku Kapolres sekaligus pimpinan, saya merasa bangga karena pada tahun ini terdapat 4 (empat ) calon jama’ah haji yang terdiri dari satu Perwira Menengah dan tiga Perwira Pertama masing-masing bersama suami/istri, Keluarga besar Polres Blora yang akan berangkat ke tanah suci,” ujar Kapolres Blora.

“Saya berpesan agar dalam pelaksanaan ibadah haji nanti, disamping berdoa untuk diri sendiri dan keluarga, saudara-saudara yang hadir dapat turut mendoakan para personel Polres Blora lainnya agar dapat menyusul untuk menunaikan ibadah haji pada kesempatan yang akan datang dan senantiasa mampu melaksanakan tugas dengan baik sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” pesan Kapolres Blora kepada seluruh calon jamaah haji.

“Harapan saya, agar saudara tetap menunjukkan kepada jamaah haji lainnya akan identitas saudara sebagai anggota polri, yakni siap memberikan bantuan akan kesulitan maupun hambatan yang dihadapi oleh para jamaah selama ibadah haji insya Allah pahala bertambah sekaligus membawa baik nama Polri di masyarakat,” harapan Kapolres Blora.

Tidak lupa Kapolres Blora memberikan selamat kepada anggota Polres Blora yang tahun ini dapat melaksanakan ibadah Haji. Seperti diketahui terdapat 4 (empat ) personel Polres Blora yang tahun ini akan berangkat ke tanah suci.

Acara dilanjutkan dengan Sambutan dari calon jamaah Haji yang diwakili oleh Kompol Andy Wahyono, S.H.,M.H (Kabag Sumda Polres Blora) menyampaikan permohonan maaf kepada pejabat utama dan seluruh anggota Polres Blora serta mohon doa restu untuk diberikan kemudahan dan kelancaran di tanah suci nanti.

K.H. Minardi dari Jepon selaku penceramah memberikan sepatah dua patah pengalamannya selama berhaji dengan memberikan pembekalan kepada calon jamaah haji Polres Blora.

Acara di tutup dengan doa bersama yg dipimpin oleh K.H. Minardi yang menyampaikan dalam melaksanakan ibadah Haji dilandasi dengan keikhlasan dan niat untuk beribadah.

Polres Blora Gelar Lat Pra Ops Jaran Candi 2017

Kepala Kepolisian Resor Blora AKBP Saptono S.I.K., M.H memimpin sekaligus membuka kegiatan Lat Pra Ops Jaran Candi 2017 Polres Blora, hari Rabu kemarin. Latihan Pra Operasi atau yang disingkat Lat Pra Ops ini merupakan rangkaian kegiatan Polri yang digelar sebelum dilaksanakan suatu kegiatan Operasi Kepolisian. Kapolres Blora AKBP Saptono memimpin kegiatan Lat Pra Ops “Jajaran Candi 2017” di Aula Aryya Guna Polres Blora.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Waka Polres Blora Kompol Indriyanto Dian Purnomo, para Kabag, Kasat Kapolsek beserta Kanit Reskrim Polsek jajaran dan anggota yang terlibat Operasi Jaran Candi 2017. Latpraops Kepolisian Kewilayahan “Jaran Candi-2017 Polres Blora” di Gedung Aryyaguna dengan menggangkat tema. “Kita Tingkatkan Profesionalisme Anggota dalam Rangka Mengungkap Kasus Curranmor Di Wilayah Hukum Polres Blora”. Kamis (27/07/17).

Kapolres Blora AKBP Saptono S.I.K, M.H Memberikan Pengarahan kepada para peserta Lat Pra Ops tentang Pencegahan dan Penanggulangan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor khususnya Roda dua.

Selain itu Kapolres Blora AKBP Saptono S.I.K, M.H  juga mengingatkan agar para peserta dapat menggunakan waktu saat Latihan Pra Operasi dengan sebaik-baiknya agar saat pelaksanaan operasi nantinya dapat berjalan secara profesional, Selain itu dalam arahannya Kapolres Blora AKBP Saptono S.I.K, M.H  juga memberikan kesempatan kepada para peserta untuk menanyakan hal-hal yang belum di pahami tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) operasi yang akan di laksanakan nantinya.

Selain arahan dari Kapolres Blora AKBP Saptono S.I.K, M.H , dalam kegiatan ini Kasat. Intelkam Polres Blora, Kasat Sabhara dan Kasat Reskrim Polres Blora juga memberikan materi tentang satuan kerja mereka serta fungsi yang di emban dalam kegiatan operasi nantinya.

Operasi Jaran Candi yang akan berlangsung selama 20 hari mulai tanggal 27 Juli sampai 17 Agustus 2017, selain untuk memberikan arahan dan materi hal ini juga untuk bahan anev operasi nantinya. Kegiatan Latihan Pra Operasi atau Lat Pra Ops ini juga berguna untuk mensinergikan para personil Polres Blora Khususnya yang terlibat agar memiliki pengetahuan dan pemahaman yang sama dalam kegiatan Operasi nantinya.

“Pelaksana operasi jaran candi 2017 ini, apabila ada hal-hal yang kurang jelas agar nanti dalam melaksanakan operasi kita benar-benar siap dan dapat memprediksi masalah-masalah yang akan muncul sehingga Resiko kegagalan operasi jaran candi 2017 dapat kita tekan seminimal mungkin” jelas Kapolres AKBP Saptono.

AKBP Saptono menghimbau agar dalam pelaksanaan kegiatan Operasi Jaran Candi 2017 nantinya anggota bisa lebih humanis dengan menghilangkan sifat arogansi saat pelaksanaan Ops Jaran Candi di lapangan  sehingga tidak ada keluhan dari masyarakat. Selain itu juga kedepan dalam pelaporan kegiatan Operasi jangan sampai terlambat, ungkap Kapolres Blora.

Antisipasi Kerusuhan Jelang Pilkades Serentak, Sat Shabara Polres Blora Latihan Pengendalian Massa

Unit Dalmas Sat Sabhara Polres Blora meningkatkan latihan guna mengasah kemampuan menghadapi situasi yang terburuk antisipasi unjuk rasa dalam skala besar jelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2017 yang dilaksanakan di halaman Mapolres Blora, Rabu (26/07/2017). Latihan ini dipimpin langsung oleh Kaur Bin Ops Sat Shabara Iptu Lilik Eko dibantu oleh Kanit 1 Dalmas Bripka Haryanto.

Latihan pengendalian massa ini diikuti seluruh anggta Dalmas Sat Sabhara Polres Blora. Menurut Kasat Sabhara Polres Blora AKP Siswanto, S.Sos. pengendalian  massa  yang disebut  Dalmas  adalah  kegiatan yang   dilakukan   oleh  satuan   Polri  dalam rangka   menghadapi  masa pengunjuk rasa.

Dalmas Awal  adalah satuan Dalmas yang tidak dilengkapi dengan alat-alat perlengkapan khusus Kepolisian, digerakkan dalam menghadapi  kondisi massa masih tertib dan teratur (situasi hijau). Dalmas  Lanjut  adalah  satuan  Dalmas  yang  dilengkapi  dengan  alat-alat perlengkapan  khusus kepolisian, digerakkan  dalam  menghadapi  kondisi massa sudah tidak tertib (situasi kuning).

“Selain itu, latihan ini dilakukan untuk mengecek kesiapan anggota Dalmas Sat Sabhara Polres Blora dalam menghadapi adanya unjuk rasa dalam skala besar guna mengantisipasi kemungkinan terburuk jelang PIlkades serentak tahun ini.” Ujarnya.

Tak hanya itu, terlihat pula anggota K9 dengan membawa anjing pengurai massanya. “Pasukan pengendali massa ini nantinya akan menjadi poros terdepan, ketika terjadi aksi unjuk rasa ataupun terjadinya bentrokan dengan melibatkan massa yang cukup banyak.” Kata AKP Siswanto.

Dua peleton pasukan Dalmas nampak terlihat berlatih dengan penuh semangat ditengah sengatnya panas matahari. Dengan perlengkapan tameng dan tongkat T, keindahan gerakan, ketangkassan dan kekuatan yang dimiliki masing-masing personel menunjukkan bahwa anggota Dalmas Polres Blora siap mengamankan jalannya Pilkades Serentak.

Kapolres Kediri AKBP Saptono S.I.K, M.H melalui Kasat Shabara AKP Siswanto mengungkapkan bahwa pelatihan ini sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan setiap personel dalam melaksanakan pengedalian massa.

“Latihan ini untuk meningkatkan kemampuan anggota Dalmas dalam mengawal keamanan proses demokrasi di desa dengan menjunjung tinggi sikap tegas, profesional dan humanisme,” tuturnya.

Dalam latihan tersebut, anggota Dalmas diberikan tahapan penanganan massa dari situasi aman sampai dengan situasi chaos baik dengan alat maupun tanpa alat serta tugas masing masing regu.

“Selain itu, latihan ini juga untuk meningkatkan profesional kerja dalam pengamanan, penanganan maupun penindakan terhadap pengunjuk rasa yang dianggap telah melanggar ketertiban maupun menganggu masyarakat lainnya. Latihan ini pun dilakukan secara rutin, agar para anggota siap terjun ketika ada unjuk rasa atau keributan,” pungkasnya.

Kapolres Blora Gelar Jumpa Media Coffee Night Bersama Wartawan Kabupaten Blora

Kapolres Blora AKBP Saptono S.I.K, M.H, menggelar Coffe Night dengan wartawan yang bertugas di Kabupaten Blora, Selasa (25/07/17). Kapolres menginginkan agar sinergitas antara pihak kepolisian dengan awak media tetap terjaga dan bisa ditingkatkan, dalam upaya meningkatkan kinerja Polres Blora kedepan.

Coffe Morning yang digelar bertempat di Cafe Kurma Jln. A. Yani Blora itu dihadiri langsung oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Blora, Wahono, Wakapolres Blora, Kompol Indriyanto Dian Purnomo, para Kabag dan Kasat Polres Blora serta dari Wartawan sebanyak 35 orang dari berbagai media elektronik, cetak dan online.

Pada kesempatan Coffee Night itu AKBP Saptono, S.I.K, M.H selaku Kapolres Blora menuturkan, kegiatan ini dilaksanakan tidak lain adalah silaturahmi serta diskusi untuk menampung aspirasi dan wujud menjaga komunikasi, sinegritas antara rekan-rekan jurnalis dengan pihak Kepolisian. “Kami sangat mengharapkan teman-teman pers untuk membantu kami dalam rangka menjaga stabilitas kamtibmas terutama di Kabupaten Blora”, tuturnya.

Kapolres menyadari betul bahwa, terkait wacananya kedepan, preemtif dengan awak media sangat diperlukan. Karena menurutnya, keberadaan media merupakan salah satu sarana yang digunakan masyarakat sebagai sumber informasi. Oleh sebab itu, Ia menginginkan kerjasama baik dengan wartawan yang telah dijalin oleh Kapolres sebelumnya, AKBP Surisman S.I.K, M.H, selama ini tetap terjaga dan bisa berlanjut bahkan kalau bisa lebih ditingkatkan.

“Saya ingin keberadaan saya di sini (Blora, red) bisa dirasakan masyarakat. Tentunya tidak terlepas dari sinergitas antara instansi kami Polri dengan pemberitaan di media. Sinergitas antara polri dan wartawan harus tetap terjaga dan bisa dilanjutkan bahkan kalau bisa ditingkatkan lagi,” ujar mantan Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Babel itu, yang saat itu didampingi Wakapolres Indriyanto Dian Purnomo, S.H.

Dilihat dari sisi peran rekan-rekan wartawan dalam situasi sekarang ini terbilang sangat strategis, terutama terkait media informasi yang memang bakat dan potensi teman-teman jurnalis, sehingga untuk melawan isu-isu yang tidak benar maka perlu dibangun sinergisitas antara Kepolisian dan pers, sehingga dapat bersama-sama menangkal dan melawan isu yang tidak benar atau Hoax, yang selama ini marak di beritakan baik di berita online maupun media sosial.

“Kita tahu bersama salah satu tujuan kehadiran pers yakni sebagai kontrol sosial, mencerdaskan, mendidik, serta menghibur masyarakat pada umumnya, sehingga berita-berita tidak benar alias Hoax perlu di antisipasi. Mari bersama rekan-rekan media kita cegah berita-berita yang sifatnya hoax, hate speech/ujaran kebencian yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa, ujar AKBP Saptono, S.I.K., M.H.

Tidak hanya di situ kata AKBP Saptono, kepada seluruh personel yang bertugas di Polres Blora juga sudah diamanahkannya agar tetap bisa menjalin hubungan baik dengan wartawan yang ada. Menurutnya, keharmonisan antara Polri dan wartawan itu harus terjaga. Karena keduanya saling membutuhkan. Dimana kepolisian membutuhkan pemberitaan, sementara wartawan butuh informasi yang akan diberitakan.

“Sebagaimana misi saya yang sudah saya jelaskan kemarin, bahwa kita perang terhadap Narkoba, Curas, Curat, Curanmor dan Perjudian. Dimana Kabupaten Blora sangat rawan dan rentan masuknya narkoba karena berbatasan dengan Provinsi Jatim. Terutama memamh narkoba ini dimana-mana ada, karena jalurnya banyak dan modus operandi yang digunakan para pengedar juga bermacam-macam. Tentunya kita sangat mengharapkan dukungan dari rekan-rekan media,” ungkap perwira lulusan Akpol 1999 itu lagi.

Sebelum mengakiri sambutannya pada kegiatan Jumpa Media, Kapolres Blora mengatakan Semoga dengan kegiatan ini kedepan kita akan tetap terus bersinergi saling memberikan informasi, bahkan kami juga berharap ketika melihat ada informasi-informasi yang tidak benar, bisa melaporkan ke kita. sehingga dapat di lakukan deteksi lebih awal, agar informasi yang di sajikan pada masyarakat lebih baik”, tutup Kapolres AKBP Saptono.

Usai sambutan Kapolres Blora dilanjutkan dengan sambutan perwakilan wartawan yang disampaikan oleh bapak Wahono, sebagai ketua PWI Kabupaten Blora menegaskan, saat ini hanya ada tiga organisasi professi kewartawanan yang memenuhi syarat dan diakui keberadaannya oleh Dewan Pers.

Ketiga organisasi professi kewartawanan tersebut adalah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) dan Aliansi Jurnalis Independent (AJI).

Penegasan ini disampaikan, saat diminta tanggapannya terkait maraknya perhimpunan yang mengatasnamakan organisasi wartawan di berbagai daerah.

“Hanya tiga organisasi wartawan yang lolos verifikasi Dewan Pers yakni PWI (Persatuan Wartawan Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Indonesia), dan IJTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia),” ungkapnya,

“Mudah-mudahan kegiatan Jumpa Media Coffee Night ini memberikan dampak yang baik, salah satunya keterbukaan informasi kepada wartawan. Dengan keterbukaan ini maka akan terjalin hubungan yang baik tidak hanya kepada wartawan tapi untuk masyarakat yang juga menginginkan informasi dan kecepatan informasi,” kata Wahono.

Kegiatan “Jumpa Media Coffee Night” berjalan dengan suasana yang penuh keakraban.

Kapolsek Randublatung Polres Blora Monitoring Langsung Pelipatan Surat Suara Jelang Pilkades

Menjelang pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2017 mendatang, Polsek Randublatung Polres Blora tengah mengamankan surat suara untuk Pilkades di Desa Gembyungan, Kecamatan Randublatung, Blora.

Pengamanan pelipatan surat suara dilakukan oleh Polsek Randublatung yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Selamet Riyanto, S.H, untuk menghindari terjadinya kesalah pahaman diantara semua calon kepala desa (Cakades) Desa Gembuyungan, sehingga peluang terjadinya gesekan antara calon satu dengan yang lain dapat diminimalisir.

“Berdasarkan perintah Kapolres Blora AKBP Saptono kepada Kapolsek jajaran agar selalu monitoring dan penggalangan. Tempatkan personil Polsek dan TNI (koramil) serta libatkan Linmas untuk pengamanan surat suara yang disimpan dibalai desa guna mencegah terjadinya tindak kecurangan dan tetap menjaga netralitas.” Ujar AKP Selamet Riyanto, Saat di konfirmasi polresblora.com, Selasa (25/07).

Disampaikan, dari semua desa di Kecamatan Randublatung yang melakukan Pilkades, hanya dua Desa yakni Desa Gembuyungan dan Desa Bekutuk. Monitoring serta pengamanan ini dilakukan dengan maksud agar ajang demokrasi pemilihan pemimpin desa ini bisa berjalan sesuai harapan. “Jadi Pilkades ini merupakan ajang demokrasi. Bukan untuk mencari permusuhan antara pendukung yang satu dengan yang lain,” pesan Kapolsek.

Demi menciptakan suasana yang kondusif sambungnya, Polsek Randublatung juga akan diberikan anggota tambahan dari Polres Blora, untuk mengisi dan ditempatkan di masing-masing Tempat Pemunguntan Suara (TPS) pada saat hari “H” pencoblosan dan penghitungan suara.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa jumlah surat suara harus sesuai dengan Daftar Pemilih Tetap dan cadangan surat suara harus sesuai dengan ketentuan yang ada.

”Ini merupakan perintah Pimpinan untuk memantau dan mengawasi terhadap desa yang melaksanakan pilihan kepala desa pada setiap tahapan,” jelas Kapolsek AKP Selamet Riyanto.

Dalam kegiatan ini Kapolsek Randublatung juga menyampaikan himbauan – himbauan kepada panitia Pilkades desa Gembuyungan agar setiap tahapan pilkades sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang ada serta sikap netralitas dari panitia harus benar – benar dijaga.

Diharapkan dengan akan diadakan kegiatan pilihan kepala desa ini situasi wilayah Randublatung umumnya serta desa Gembuyungan dan Desa Bekutuk khususnya tetap tercipta situasi wilayah yang aman sehingga warga masyarakat dalam melakukan aktivitasnya setiap hari merasa tenang dan nyaman.

Jalin Sinergitas Dan Komunikasi Dibidang ICJS, Kapolres Blora Kunjungi Pengadilan Negeri Blora

Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H didampingi Wakapolres Kompol Indriyanto Dian Purnomo, S.H, Kabag Ops Kompol I Gede Arda, S.E, Kasat Reskrim AKP Herry Dwi, S.H, M.H dan Kasat Intelkam AKP Sutamto, SH melakukan kunjungan silaturrahmi sinergitas ke Pengadilan Negeri Blora, Selasa (25/07/17).

Kedatangan AKBP Saptono bersama PJU Polres Blora diterima langsung Ketua Pengadilan Negeri Blora Unggul Tri Esthi Muljono, S.H., M.H. beserta satfnya di ruang kerjanya. Dalam kesempatan tersebut selain melakukan silaturahmi juga perkenalan sebagai pejabat baru Kapolres Blora.

Dalam kunjungannya Kapolres Blora menyampaikan bahwa maksud kehadirannya adalah untuk bersilaturahmi, mengingat beliau baru menjabat sebagai Kapolres Blora. Kunjungan ini merupakan bentuk silaturahmi dari Institusi Polri dengan Pengadilan Negeri sebagai bentuk kerjasama yang baik agar terwujud penegakan hukum yang maksimal.

Kapolres Blora AKBP Saptono mengatakan bahwa, silaturahmi dilakukan dalam rangka menciptakan koordinasi dan sinergitas serta menyamakan persepsi dalam penanganan perkara Integrated Criminal Justice System (ICJS) di wilayah hukum Polres Blora khususnya dalam penanganan kasus menonjol, Korupsi, Narkoba dan kasus yang menjadi perhatian publik.

“Untuk itulah saya bersama PJU Polres Blora melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus Koordinasi yang lebih baik antar sesama Aparat Penegak Hukum Integrated Criminal Justice System (ICJS) ke Pengadilan Negeri selaku penegak hukum di Kabupaten Blora,” ungkap Kapolres, disela-sela kunjungan.

Sementara, Kepala Pengadilan Negeri Blora Bapak Unggul Tri Esti Mujiyono, S.H, M.H. menyambut baik kunjungan silaturahmi Kapolres Blora bersama Para pejabat utama. Dengan ini dapat saling memberikan masukan atau kiritikan serta menjalin komunukasi sinergitas yang positif dalam pelaksanaan tugas.

Integrated Criminal Justice System, jelas Unggul Tri Esti Mujiyono, adalah sistem peradilan pidana yang mengatur bagaimana penegakan hukum pidana dijalankan. Sistem tersebut mengatur bagaimana proses berjalannya suatu perkara mulai dari penyidikan, penuntutan, penjatuhan hukuman sampai pemasyarakatan.

Selain itu kata Ketua P.N Blora, sebagai aparat penegak hukum pihaknya haruslah memastikan Asas peradilan pidana cepat, sederhana dan biaya ringan diwujudkan, untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi pencari keadilan (Justiciabelen).

“Hal ini tak terlepas terkait beberapa kasus hukum yang ditangani Polres Blora, misalnya yang berkenaan dengan anak dibawah umur yang pidananya perlu dikoordinasikan,” sebutnya.

Dipenghujung kunjungannya AKBP Saptono juga memohon dukungan dari unsur Forkompimda dan masyarakat agar kehadirannya sebagai pucuk pimpinan di Polres Blora dapat memberikan yang terbaik terutama kepada lembaga yang dipimpinnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Melalui silaturahmi ini diharapkan dapat dijadikan sebagai wahana dan sarana untuk terus memelihara hubungan dan komunikasi yang baik dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan, baik dalam kegiatan yang bersifat formal maupun seremonial,” ujar AKBP Saptono.

“Dalam meningkatkan kerja sama yang baik antara Polres dengan Pengadilan Negeri Blora yang sudah terjalin baik perlu tetap saling berkoordinasi dan berkerjasama sehingga di dalam pelaksanaan tugas  dapat berjalan dengan baik , sehingga dapat mewujudkan Kota Blora yang aman, tentram, dan berkeadilan” lanjut Kapolres Blora.

Kedepan silaturrahmi serupa akan rutin digelar sebagai upaya tukar informasi meningkatkan sinergitas antar fungsi Penegak Hukum di wilayah Kabupaten Blora secara rutin dan insidentil akan ditingkatkan, termasuk dengan Kejaksaan Negeri dan Lapas Kelas II B Blora.

Kegiatan berakhir dengan ramah tamah sederhana di Pengadilan Negeri yang meminculkan suasana harmonis kekeluargaan.

Cara Ampuh Cegah Tindak Kriminalitas Polres Blora Giatkan Blue Light patrol

Sirine dan lampu rotator polisi. Dua hal itu kerap membuat ciut nyali pencuri maupun pelaku kriminal lainnya. Karena itulah, Polres Blora terus meningkatkan giat Patroli untuk menekan angka kriminalitas dengan mengoptimalkan tindakan preventif. Caranya dengan menggelar Blue light patrol, yakni melakukan patroli dengan menyalakan lampu rotator warna biru sambil sesekali menyalakan sirine.

Blue light patrol wajib dilakukan seluruh kendaraan operasional yang dimiliki jajaran Polres Blora, baik mobil patroli Satlantas, Sabhara maupun kendaraan backbone milik seluruh Polsek.

“Pokoknya jangan sa,mpai mobil patroli ngandang di kantor. Begitu keluar dari markas, lampu rotator warna biru khas polisi harus dinyalakan,” tegas Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H, Selasa (25/07/17).

Kapolres menuturkan, patroli ‘Blue Light’ ini akan dilakukan pada jam-jam rawan kriminal, baik siang, terutama pada malam hari. Lampu biru dari mobil patroli diharapkan menjadi formula ampuh untuk mencegah aksi kejahatan setelah melihat polisi sedang patroli.

Disisi lain, kehadiran patroli ini juga membuat warga merasa aman dan tenang karena polisi ada di mana-mana dan kapan saja. “Dengan melihat sirine biru masyarakat merasa aman karena kehadiran Polisi. Sementara bagi pelaku kejahatan tentu akan berpikir dua kali melakukan aksinya karena polisinya ada dimana,” beber Kapolres.

Selain untuk mencegah dan mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan, blue light patrol ini juga sebagai upaya menekan angka kecelakaan.

“Sasaran kami adalah daerah rawan laka lantas (black spot area), rawan kejahatan jalanan ataupun wilayah yang berpotensi menimbulkan gangguan kamseltibcarlantas,” imbuhnya.

Pada apel hari Senin kemarin, Kapolres memerintahkan secara langsung, agar saat jam rawan, di setiap sudut kota serta tempat rawan dipenuhi mobil polisi sedang patroli.

Selain itu, Kapolres juga meminta kepada seluruh warga agar memiliki nomor telepon kantor polisi terdekat, supaya bila terjadi sesuatu (gangguan kamtibmas) pihaknya bisa dengan cepat mendatangi TKP.

Satuan lalu Lintas Polres Blora Mulai Tertibkan Bentor

Sedikitnya 15 unit Bentor (becak-motor) diamankan petugas satuan polisi lalu lintas Polres Blora, Polda Jateng. Pengamanan terhadap unit bentor itu, sangat disayangkan karena sebelumnya pihak Polres Blora telah, memberikan himbauan pelarangan bentor.

“Sebetulnya, pengamanan bentor yang kami tindak hanya sebagai prasayarat dalam menilang. Sebab, kendaraan itu sudah jelas dilarang masuk dan beroperasi di kawasan tertib lalu lintas atau area perkotaan,” kata AKP Febriyani Aer S.I.K saat di temui di ruang kerjanya oleh polresblora.com, Selasa (25/07/17).

Bentor yang terjaring tersebut ditindak tegas dan disita oleh Petugas kepolisian selanjutnya bentor tersebut dipotong. Terkait dengan giat razia ketertiban Bentor tersebut, Kasat Lantas Polres Blora, menjelaskan, gelar razia penertiban bentor dilaksanakan hari Senin (24/7) kemarin sore di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora.

Razia penertiban terhadap keberadaan bentor ini berdasarkan merujuk pada Pasal 50 ayat (1) UU No. 22/2009 mensyaratkan bahwa setiap kendaraan yang dilakukan modifikasi dengan mengakibatkan perubahan tipe maka diwajibkan untuk dilakukan Uji Tipe.

AKP Febriyani menjelaskan bahwa, dalam hal kendaraan bermotor akan melakukan modifikasi maka wajib untuk mengajukan permohonan kepada menteri yang bertanggungjawab di bidang sarana dan prasarana lalu lintas dan angkutan jalan, sehingga apabila kemudian kendaraan dimaksud telah diregistrasi Uji Tipe maka instansi yang berwenang akan memberikan sertifikat registrasi Uji Tipe, dalam hal ini Kementerian Perhubungan.

“Persyaratan lain yang perlu untuk diketahui adalah setiap Modifikasi Kendaraan Bermotor tidak boleh membahayakan keselamatan berlalu lintas, mengganggu arus lalu lintas, serta merusak lapis perkerasan/daya dukung jalan yang dilalui, sebagaimana diatur dalam Pasal 50 ayat (2) UU No. 22/2009.” Jelas Kasat Lantas Polres Blora.

AKP Febriyani Aer menyampaikan sekali lagi bahwa semuanya telah diatur dalam undang-undang. “Negara menyayangi rakyatnya, melindungi rakyatnya dan telah dituangkan dalam undang-undang yang dibuat rakyat melalui wakilnya.” Ujarnya.

Kasat Lantas berpesan kepada masyarakat Kabupaten Blora untuk memahami aturan modifikasi Becak Motor sesuai Undang-Undang yang ada. “Jika modifikasi dilakukan tanpa memiliki izin, maka berdasarkan Pasal 277 UU No.22/2009 pihak yang melanggar dapat dikenakan sanksi pidana berupa pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp 24.000.000,00 (dua puluh empat juta Rupiah).” Pungkas AKP Febriyani Aer, S.I.K.

Sementara itu Bentor diamankan di Mapolsek Cepu Polres Blora agar tidak beroprasi kembali. Para pemilik motor dapat mengambil motornya apabila sudah di kembalikan pada bentuk aslinya dan membawa surat-surat kelengkapan kendaraan bermotor.