shadow

Polres Blora Siaga Kawal Dan Mengamankan Seporter Rembang

Usai kasus bentrokan suporter hingga menyebabkan ditundanya pertandingan antara PSIR Rembang Vs Persis Solo beberapa waktu lalu, petugas tidak ingin kecolongan lagi dan memilih mengawal ketat jalur Suporter secara estafet, Senin (31/07/17).

Guna antisipasi keributan Suporter, hari Minggu kemarin Polres Blora mengawal keberangkatan dan kepulangan pendukung kesebelasan PSIR Rembang yang berlaga di Stadion Kridha Bhakti Purwodadi melawan tuan rumah Persipur Purwodadi.

Keberangkatan dan Kepulangan ribuan suporter pendukung PSIR, atau dikenal dengan sebutan Dampoawang, dari Rembang menuju Purwodadi berikut sebaliknya kepulangannya, menambah kesibukan Kepolisian Resor Blora.

Kapolres Blora mengatakan menyiagakan ratusan personel untuk mengawal ribuan suporter tersebut. Rombongan suporter klub sepak bola PSIR dari kota garam Rembang yang akan menuju Stadion Krida Bhakti Purwodadi, untuk menyaksikan pertandingan antara PSIR dengan Persipur.

“Suporter ini mayoritas baik bus, mobil pribadi, dan sepeda motor. Kita telah menempatkan sekira 100 personel di beberapa titik agar kejadian bentrok tidak terjadi di Blora. Mereka nanti akan kita arahkan melalui jalan lingkar, dan tidak diizinkan masuk dalam kota,” ujar AKBP Saptono melalui Kabag Ops Polres Blora Kompol I Gede Arda.

Menurut orang nomor satu di Polres Blora itu, polisi akan melakukan pengawalan selama perjalanan suporter. Anggota polisi juga berjaga di beberapa objek vital seperti SPBU dan minimarket untuk mengantisipasi aksi penjarahan atau tindak kriminal lainnya.

“Pengawalan dilakukan oleh personel Resor Blora di sepanjang jalan yang dilintasi mulai perbatasan Kabupaten Rembang hingga memasuki Kabupaten Purwodadi,” kata Kapolres Blora AKBP Saptono, S.IK,M.H.

Selain pengawalan, anggota juga melakukan pengamanan di sepanjang jalan yang dilalui oleh Supoter PSIR dari Kabupaten Rembang diminta untuk meningkat kan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kami meminta Anggota yang terseprin dalam pengamanan Suporter bola, yang dilewati rombongan agar personel menempatkan diri di tempat-tempat rawan gangguan seperti SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum), warung makan, pusat perbelan jaan atau minimarket, dan lokasi rawan kecelakaan atau sesuai dengan sprint yang telah ditentukan,” katanya.

Kapolres Blora AKBP Saptono, S.IK,M.H.  mengharapkan dengan pengawalan dan pengamanan tersebut, rombongan Suporter bola PSIR dari  kota garam Rembang yang melewati wilayah Kabupaten Blora tidak berbuat anarkis yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas atau kecelakaan lalu lintas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *