shadow

Sukseskan Program “Polisi Sahabat Pelajar”, Kapolsek Kunduran Binluh Kenakalan Remaja Dan Bahaya Faham Radikal

Pemuda adalah generasi penerus bangsa, calon pemimpin masa depan dan kontributor bagi kemajuan Negara, akhir-akhir ini kehidupan pemuda kita saat ini terutama pelajar dipengaruhi oleh banyak faktor.

Narkoba menjadi salah satu penyebabnya, untuk itu pemerintah saat ini telah mencanangkan Indonesia darurat Narkoba, dengan mengacu pada peristiwa-peristiwa tersebut diatas dan juga untuk mencegah semakin meluasnya peredaran narkoba khususnya di wilayah hukum Polres Blora.

Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H mencanangkan program “Polisi Sahabat Pelajar” untuk melakukan giat Penyuluhan dan Sosialisasi tentang kenakalan remaja dan bahaya Narkoba di kalangan remaja khususnya bagi para pelajar di tingkat SMA.

Menindak lanjuti program tersebut,  Kapolsek Kunduran AKP Agus Budiyana, S.H beserta Kanit Binmas dan dua orang anggota, melaksanakan pembinaan dan penyuluhan di SMK muhammadiyah Kunduran dalam rangka Masa Orientasi Siswa (MOS), Senin (17/07/2017).

Dalam kegiatannya Kapolsek bersama anggota memberikan materi terkait aturan – aturan dalam berlalu lintas, antisipasi bahaya penyalahgunaan narkoba maupun minuman keras serta antisipasi berkembangnya ajaran radikalisme dan terorisme yang saat ini sedang merambah dunia anak remaja.

“Siswa SMK Muhamadiyah yang belum berusia 17 tahun dilarang mengendarai sepeda motor ke sekolah. Hal ini dikarenakan secara psikologis remaja yang belum berusia 17 tahun  belum dapat mengontrol emosinya  sehingga pada saat berkendara dijalan raya seringnya bersikap arogan dan belum memiliki ketrampilan berkendara yang baik,” ujar Kapolsek AKP Agus Budiyana.

Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan bahwa usia anak SMP adalah usia remaja, disinilah faktor dari luar mudah sekali mempengaruhi kejiwaanya. Mereka mulai mencari jati dirinya sendiri. Untuk itu, jangan sampai pada usia remaja ini justru terjerumus pada kenakalan remaja, minuman keras ataupun narkoba yang dapat merusak generasi penerus Bangsa.

Apalagi dengan adanaya bahaya laten faham radikalisme anti Pancasila yang sangat santer dibicarakan di media sosial dalam mempengaruhi remaja. “jangan sampai tunas bangsa ini terjerumus bujuk rayu faham radikalisme anti Pancasila yang dapat merusak keutuhan NKRI.” Jelasnya.

Dengan kegiatan ini, Kapolsek Kunduran Polres Blora berharap kepada para siswa-siswi untuk selalu bersikap disiplin dan patuh terhadap semua aturan dapat mengerti akan dampak bahaya dari Narkoba serta buruknya kenakalan remaja dan diharapkan para pelajar selalu bisa menjaga pergaulannya dengan baik di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *