shadow

Unit Resmob Polres Blora Tangkap Tiga Orang Yang Sedang Asik Main Judi Kartu

Perang terhadap perjudian terus dilakukan Sat Reskrim Polres Blora, Polda Jateng. Terbaru, kemrin hari Sabtu tanggal 15 Juli 2017 sekira pukul 13.30 WIB, tiga orang diringkus saat asyik mengelar judi kartu di rumah Miko, alamat Desa Sambiroto, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora.

Tiga orang yang ditangkap, yakni 1. Sarji (36) alias Miko, Alamat Dk. Ampel Ds. Sambiroto Kec. Kunduran Kab. Blora, 2. Mardi (40) Dk. Jetis, Ds. Ngarap-Arap Kec. Ngaringan Kab. Grobogan, Setyobudiono (44) Ds. Wonoboyo Kec. Tawangharjo,  Kab.Grobagan. Mereka diringkus Unit Resmob Polres Blora saat asik berjudi kartu kiyu-kiyu.

Informasinya, judi yang dilakukan ketiga tersangka itu kerap dilakukan di rumah Miko. Karena kebiasaan itu, membuat warga Desa Sambiroto, Kecamatan Kunduran dan takut berpengaruh pada anak-anak setempat.

Akhirnya menanggapi informasi dan keluhan warga, Unit Resmob Polres Blora melakukan penyelidikan dan menyanggong di sekitar rumah Miko.

Setelah disanggong beberapa jam, akhirnya polisi yakin kalau di dalam rumah tersangka Miko memang ada judi kartu.

Polisi langsung melakukan penggrebekan. Kedatangan polisi yang tak diduga ketiga tersangka membuat mereka sempat berhamburan, tapi polisi dengan cepat melakukan penangkapan.

Mereka juga tak bisa menyangkal dengan barang bukti yang ditemukan di lokasi.

“Kami menindak lanjuti laporan warga, ternyata di lokasi ini (rumah Miko Ds. Sambiroto) sering dipakai tempat judi,” kata Kasat reskrim Polres Blora AKP Herry Dwi, S.H.,M.H, Minggu (16/07/17)

Dari lokasi penggerebekan, polisi mengamankan barang bukti uang tunai Rp. 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah dan 1(satu) set kartu  merk domino jitak isi 28 lembar.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan para tersangka, mereka mengaku baru sekali ini tertangkap. Diduga para tersangka sudah lama melakukan judi kartu,” tutur AKP Herry.

Akibat perbuatannya, ketiga pelaku kini harus mendekam di rutan Polres Blora. Mereka dijerat Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

“Kepada masyarakat jika menemui kejadian kriminalitas maupun gangguan kamtibmas lainnya jangan segan-segan untuk melaporkannya kepada Polisi,” ucap Kasat Reskrim.

Kasat Reskrim AKP Herry Dwi, mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam menginformasikan kepada Kepolisian khususnya Polres Blora maupun jajaran tentang peristiwa kejahatan. Itu untuk mengungkap dan mengurangi penyakit masyarakat yang mengganggu ketentraman dan stabilitas kamtibmas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *