shadow

Kapolsek Jati Resor Blora Lakukan Pengecekan dan Olah TKP Pengaduan Pengancaman Terhadap Petugas Perhutani KPH Randublatung

Telah terjadi pengancaman di RPH Kuwojo BKPH Selogender KPH Randublatung yang terjadi pada hari Kamis, 31 Mei 2017 pukul 17.30 wib, di pos petak 115 RPH Kuwojo BKPH Selogender KPH Randublatung, Desa Gempol Kecamatan Jati Kabupaten Blora.
Adapun yang mendatangi TKP, dari Kapolsek Jati, Kanit Reskrim, Kanit intelkam, dua (2) anggota Reskrim, Bahwa memang benar telah terjadi pengancaman yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal karena mereka menutup muka dengan kain sebanyak lebih kurang dua puluh lima (25) orang kepada petugas perhutani yang sedang melaksanakan tugas pengamanan hutan di pos perhutani petak 115.
Adapun petugas perhutani yang ada di pos tersebut ada empat 4 orang, Suyanto bin Karjo, (45), Islam, KRPH Kuwojo, alamat rumah dinas KRPH Kuwojo, Desa Gempol.
Masnun bin Ali Rohmat, (45), Islam, mandor BKPH selogender, alamat dk kuwojo ds Gempol. Hartono bin Gondo, (41), mandor BKPH Selogender, alamat Dukuh Klanding Desa Jati kecamatan Jati. Sukarno, (41), Islam, mandor BKPH selogender, alamat Dukuh Balongkare Desa Pilang kecamatan Randublatung.
Pada hari Kamis, 31 Mei 2017 pukul 17.15 wib, telah datang di pos perhutani petak 115 sekitar dua puluh lima (25) orang dengan menggunakan penutup muka, mereka datang dari arah Dukuh Kedung dowo dan Desa gempol dengan membawa kapak dan gergaji dengan menggunakan sepeda motor, kemudian melakukan pengancaman kepada petugas perhutani yang sedang melaksanakan tugas pengamanan hutan mereka mengancam agar tidak melaporkan dengan mendatangkan pasukan serta agar para petugas perhutani tersebut diam saja.
Pada pukul 17.30 WIB massa selanjutnya menuju ke petak 114b RPH Kuwojo BKPH Selogender untuk menebang kayu jati yang mana kayu jati dipetakan tersebut masuk dalam Kayu ukuran enam (6) yang ditanam tahun 1958.Sedangkan yang masih ada diposkan perhutani dan menunggu petugas perhutani lainya, masih ada dua (2) orang dari bagian massa untuk mengawasi petugas perhutani.
Selama dalam pengawasan dari orang tersebut tidak terjadi tindak kekerasan, sehingga tidak ada petugas perhutani yg luka. Kurang lebih satu setengah jam kemudian rombongan massa tersebut keluar dan melintas di.pos perhutani 115 pergi menuju ke arah Desa Tlogo tuwung melalui Dukuh Pelem. Kemudian setelah dilakukan massa pergi maka selanjutnya petugas perhutani Melaporkan kepada pimpinan, dan selanjutnya diteruskan ke Polsek Jati.
Adapun pohon yang berhasil ditebang oleh massa tersebut ada tujuh (7) pohon, yang kemudian dipotong menjadi beberapa bagian, yang selanjutnya diangkut menggunakan sepeda motor. Setelah melakukan pengecekan di pos 115, kemudian mendatangi lokasi TKP kayu Jati yang ditebang, dan didapati tujuh (7) Batang Tunggak dan kayu sisa dari potongan yang ditinggalkan massa.
Melihat lokasi TKP jaraknya dengan kantor KPH cukup jauh sekitar tiga puluh (30) km dan kondisi medan jalan yang sangat sulit ditempoh dengan cepat, karena kondisinya jalan rusak parah, sehingga untuk menghadirkan pasukan petugas dari Randublatung perlu waktu yang cukup lama sehingga akan terlambat sampai TKP.
Terbatasnya petugas perhutani yang ada di lapangan tidak seimbang dengan luasnya lahan yang harus diamankan serta minimnya sarana dan prasarana di pos tersebut, juga jumlah massa yang jauh lebih banyak sehingga membuat petugas perhutani tersebut tidak berani melakukan perlawanan

Kapolres Blora Buka Puasa Bersama Bupati Blora, Dan Sholat Tarawih Di Masjid Al Ikhlas Jati

Dalam acara tersebut yang hadir antara lain, Bupati dan wakil Bupati Blora, dari unsur forkompimda Blora, Sekda Blora, Para kepala OPD kab Blora, Forkompimcam Jati, Para kepala UPT se Kecamatan Jati, Para kepala Desa Kecamatan Jati, Toga tomas Kecamatan Jati.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan setelah buka puasa dan sholat Magrib, dan rankaian acara Pembukaan, Ucapan selamat datang oleh kades Jati, mengucapkan selamat datang pada Bupati Blora dan rombongan di masjid Al ikhlas Dukuh Bantengan Desa Jati, mengucapkan terima kasih atas bantuan sarana ibadah dari Bupati kepada masjid Al Ikhlas, mohon maaf bila dalam memberikan sambutan yang kurang berkenan, Penyerahan bantuan alat ibadah dan santunan untuk dua puluh (20) orang.
Dalam ceramah Kamtibmas oleh Kapolres Blora ucapan syukur dan ucapan terima kasih atas dukungan seluruh warga Jati sehingga situasi Jati aman dan kondusif,dalam sambutanya Polri tidak mengkriminalisasi ulama Habib Rizieq dan Alfian Tanjung, karena sudah ada fakta hukum dan alat bukti, untuk teror bom di wilayah Jati belom ada, dan yang berpaham Radikalisme juga belom ada, Karena paham tersebut bisa menghancurkan bangsa, dan saat ini tepat hari lahir Pancasila, agar apabila ada yang berpaham Radikalisme dan intoleransi segera menyampaikan ke bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kades, untuk Narkoba di Jati belom juga ada dan agar membentuk kampung anti Narkoba kita juga harus mewaspadai, terhadap yang ingin mengubah Pancasila dengan paham khilafah, ucapan terima kasih dan permohonan maaf selama berdinas di Blora karena Kapolres akan harus melaksanakan tugas yang baru di Kepri.

Untuk sambutan Bupati Blora, mengucapan syukur dan terimakasih atas sambutan yang luar biasa pada acara ini, Kemajuan di wilayah Jati cukup luar biasa, tahun ini dan akan dibangun jalan Bangklean di Tlogo tuwung, Randublatung – Getas, Pelem, dan Kunduran Doplang, hanya Bupati Blora yang berani membangun jalan yang ada di kawasan hutan, untuk pembangunan kantor Kecamatan Jati di klatak, bekas kantor camat jadi kantor UPT TK SD dan bekas UPT TK SD jadi perluasan kantor Desa Doplang, dan himbuan dari Bupati jangan mudah menerima issue yang tidak jelas, termasuk info dari HP dan agar selalu berhati-hati untuk menjaga kerukunan umat beragama dan persatuan bangsa NKRI.Acara dilanjutkan dengan sholat Tarawih,selesai pukul 20.00 wib dengan suasana aman dan kondusif.

Kembali Petugas Gabungan Polsek Randublatung Polres Blora, Bersama TNI dan Perhutani Gagalkan Upaya Pembalakan Kayu

Sudah tidak mengherankan bahwa akhir-akhir ini kasusu pembalakan kayu sering terjadi di wilayah KPH Randublatung. Terbukti kejadian demi kejadian seakan tidak pernah ada efek jera bagi para pelaku. Dari analisa dan evaluasi petugas perhutani yang terbatas tidak mampu mengantisipasi banyaknya para pelaku pencurian kayu yang berjumlah puluhan orang.

Kemarin hari Kamis tanggal 1 Juni 2017 sekira pukul 04.00 WIB, Kepolisian Blora Sektor Randublatung, bersama Koramil TNI dan petugas Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Randublarung, Blora, Jawa Tengah berhasil mengagalkan pembalakan kayu jati milik perhutani Selogender Jati di Desa Tlogotuwung (Perbatasan Randu-Jati).

Kapolsek Randublatung AKP Selamet Riyanto, S.H membenarkan bahwa ada kejadian pembalakan kayu dini hari kemarin. Disamping menggagalkan uapaya tersebut, Polisi juga berhasil menyita sebanyak 11 gelondong kayu yang diangkut pelaku. Diperkirakan menurut kesaksian para saksi, jumlahnya kurang lebih  sebanyak 25 pelaku.

“Benar dini hari tadi telah terjadi penghadangan yang dilakukan petugas gabungan dari Polisi, TNI dan Perhutani saat menerima informasi adanya pembalakan kayu jati.” Ujara AKP Selamet Riyanto, ketika dikonfirmasi @polresblora.com. Jumat (02/06/17).

Dari hasil penghadangan tersebut, petugas gabungan hanya berhasil mengamankan kayu yang hendak diangkut para pelaku. Kayu tersebut ditinggal begitu saja di dekat kampung perumahan warga, mereka dengan langkah seribu berhasil melarikan diri masuk ke semak-semak. Alhasil petugas yang kalah cepat tidak mampu melakukan pengejaran.

Mungkin saja mereka sudah mengetahui kehadiran petugas melalui informasi yang diberikan oleh mata-mata mereka, atau sering disebut canguk. Polisi hanya mampu mengamankan barangbukti kayu hasil pembalakan yang selnjutnya di angkut ke kantor KPH Randublatung.

“Untuk barang bukti kayu kami serahkan ke pihak Perhutani, kami akan melakaukan pemeriksaan saksi-saksi untuk segera mengungkap para pelaku tersebut.” Pungkas Kapolsek Randublatung Polres Blora.

Di Bulan Ramadhan Penuh Berkah, Polsek Blora Kota Bagi-Bagi Sembako Untuk Kaum Duafa

Kemarin hari Kamis tanggal 1 Juni 2017 sore, sebagai suatu kegiatan dalam mengisi indahnya bulan suci Ramadan 1438 Hijriah, Anggota Polsek Blora Kota dibawah pimpinan AKP Sudarno, S.H melakukan sedekah membegikan takjil untuk buka puasa dan paket sembako bagi warga yang kurang mampu yang langsung diberikan dari rumah ke rumah sipenerima. Diantaranya yaitu :

  1. Bu Sadah 70 th, Janda Kelurahan Kedungjenar.
  2. Bu Lis 65 th, Kelurahan Kedungjenar.
  3. Bpk Sudarso 80 th, Dukuh Bangking, Kelurahan Tambahrejo.
  4. Bu Sumireng 85 th, Janda Kelurahan Kuden.
  5. Bu Ramuji 80 th, Kelurahan Kunden.
  6. Bu Sujiah 80 th, Kelurahan Kunden.
  7. Bp Siswanto 56 th, penderita Cacat mata, Kelurahan Karangjati.
  8. Bp Suparjan 90 th, Kelurahan Karangjati.
  9. Bu Sri Lestari 40 th, janda Kelurahan Mlangsen.
  10. Bu Rusmini 70 th, janda. Kelurahan Mlangsen.
  11. Bu Suparmi 65 th, Kelurahan Mlangsen.
  12. Bu Asmini 65 th , Janda Kelurahan Mlangsen.

Pembagian paket sembako ini di berikan dalam rangka kegiatan Polisi khususnya Polsek Blora kota sebagai sarana menjalin kemitraan dengan masyarakat sekitarnya. Juga kepedulian Polri di dalam lingkungan sehari-hari sehingga masyarakat pun dapat lebih merasakan kehadiran sosok polisi di tengah-tengah kehidupan mereka.

Kapolsek Blora Kota AKP Sudarno S.H menyampaikan bahwa pembagian paket sembako ini, merupakan salah satu bentuk rasa syukur kepada Tuhan YME karena bisa berbagi dengan masyarakat yang lebih membutuhkan terutama kepada warga yang tidak mampu.

“ini wujud rasa syukur kita sebagai anggota Polri atas kenikmatan yang diberikan Tuhan YME. Dengan bersedekah kepada warga kurang mampu khusunya di Bulan Ramadhan.” Ujar Kapolsek, Jumat (02/06/17).

Salah satu penerima paket sembako bernama ibu Sri Lestari merasa sangat terharu dan bersyukur terhadap bantuan yang telah diberikan oleh anggota Polsek Blora Kota. “Matur suwun nggih pak,  mugi dados amal ibadah panjenengan” (Terima Kasih semoga menjadi amal ibadah bapak) demikian yang hanya bisa diucapkan Sri Lestari saat menerima bantuan tersebut.

Penyerahan bantuan yang diberikan oleh anggota Polsek Blora Kota kepada warga kurang mampu merupakan wujud kepedulian pihak Kepolisian, diharapkan melalui kepedulian tersebut dapat terjalin hubungan yang harmonis antara Polri dengan masyarakat, sehingga Polri makin dicintai.

Peringati 1 Juni Sebagai Hari Lahir Pancasila, Polres Blora Gelar Upacara

Kapolres Blora AKBP Surisman SIK, M.H yang diwakili Wakapolres Blora Kompol Indriyanto Dian Purnomo, S.H memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Kamis (1/6/17) di Lapangan Apel Polres Blora Jalan Raya Blora – Cepu Km 5 yang dimulai sekira pukul 07.45 WIB.

Upacara juga dihadiri oleh, para Kabag, Kasat, Seluruh Kapolsek jajaran, Perwira Polres Blora dan seluruh Bintara serta PNS jajaran Polres Blora. Dalam Upacara ini, Wakapolres membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo antara lain berbunyi bahwa Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ini, adalah untuk yang pertama kalinya dilaksanakan. 

“Upacara ini juga dimaksudkan untuk meneguhkan komitmen kita, agar lebih mendalami, menghayati dan mengamalkan nilai – nilai luhur Pancasila sebagai dasar bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ujar Kompol Indriyanto membacakan sambutan Presiden.

Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila tanggal 1 Juni 1945 yang dipidatokan lr. Sukarno, Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945 dan rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945. Adalah jiwa besar para Founding Fathers, para ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok Nusantara sehingga kita bisa membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan kita. 

Namun, saat ini kehidupan berbangsa dan bernegara kita sedang mengalami tantangan. Kebhinekaan kita sedang diuji. Saat ini ada sikap tidak toleran yang mengusung ideologi selain Pancasila. Masalah ini semakin mencemaskan tatkala diperparah oleh penyalahgunaan media sosial yang banyak menggaungkan berita hoax alias kabar bohong. 

Kita perlu belajar dari pengalaman buruk negara lain yang dihantui oleh radikalisme, konflik sosial, terorisme dan perang saudara. Dengan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhinneka Tunggal lka, kita bisa terhindar dari masalah tersebut. 

Presiden mengajak peran aktif para ulama, ustadz, pendeta, pastor, bhiksu, pedanda, tokoh masyarakat, pendidik, pelaku seni dan budaya, pelaku media, jajaran birokrasi, TNI dan Polri serta seluruh komponen masyarakat untuk menjaga Pancasila. 

Pemahaman dan pengamalan Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara harus terus ditingkatkan. Ceramah keagamaan, materi pendidikan, fokus pemberitaan dan perdebatan di media sosial, harus menjadi bagian dalam pendalaman dan pengamalan nilai – nilai Pancasila.

Komitmen pemerintah untuk penguatan Pancasila sudah jelas dan sangat kuat. Telah diundangkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2017 tentang Unit Kerja Presiden Pembinaan ldeologi Pancasila. Bersama seluruh komponen bangsa, lembaga baru ini ditugaskan untuk memperkuat pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari – hari, yang terintegrasi dengan program – program pembangunan. Pengentasan kemiskinan, pemerataan kesejahteraan dan berbagai program lainnya, menjadi bagian integral dari pengamalan nilai – nilai Pancasila.

Namun kita harus waspada terhadap segala bentuk pemahaman dan gerakan yang tidak sejalan dengan Pancasila. Pemerintah pasti bertindak tegas terhadap organisasi – organisasi dan gerakan – gerakan yang anti Pancasila, anti UUD 1945, anti NKRl, anti Bhinneka Tunggal Ika. Pemerintah pasti bertindak tegas jika masih terdapat paham dan gerakan komunisme yang jelas – jelas sudah dilarang di bumi lndonesia. 

“Mari jaga perdamaian, jaga persatuan, dan jaga persaudaraan di antara kita. Saling bersikap santun, saling menghormati, saling toleran, dan saling membantu untuk kepentingan bangsa,” pesannya Presiden RI Joko Widodo yang dibacakan Wakapolres Blora mengakhiri.

Polsek Jiken Polres Blora Bersama Perhutami Berhasil Gagalkan Upaya Penyelundupan Kayu Ilegal

Anggota Polsek Jiken Polres Blora bersama Perhutani, mengamankan 1 unit mobil Dhaihatsu Zebra warna Silver No.Pol. : AD-8636-PE yang bermuatan kayu olahan Jati bentuk papan sebanyak 17 lembar dengan.ukuran : 200 Cm x 25 Cm x 3 Cm,dengan Volume : 0,2250 M3. Penangkapan terjadi di Jalan Pos PHH Cabak, Desa Cabak, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Kamis (1/6/17).

Kapolres Blora, AKBP Surisman, S.I.k, M.H melalui Kapolsek Jiken AKP Sularno, S.H mengatakan, selain mengamankan 1 unit mobil, anak buahnya juga menciduk 1 pelaku pemilik kayu olahan tersebut. Yakni Parmin, 36 Thn, Islam, tani, alamat : Dukuh Klampok, Desa Genjahan, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora.

Kronologis, pada hari Selasa tanggal 30 Mei 2017 sekitar pukul 19.00 WIB, petugas perhutani Moyong (37) mendapat informasi dari adanya mobil bemuatan kayu illegal. Kemudian dirinya memberitahu ke dua (2) rekannya yakni  Eko Prasetyo dan Surono kemudian diteruskan laporan ke Polsek Jiken. Mendapati adanya laporan anggota Polsek Jiken langsung bergegas untuk bersama perhutani melakukan penghadangan.

Setelah beberapa lama menunggu kemudian tersangka dengan KBM dan barang bukti tersebut lewat dijalan dari Desa Nglebur menuju Cabak. Petugas gabungan langsung memberhentikan KBM yang dicurigai tersebut di Pos PHH Cabak dan dilakukan pengecekan. Ternyata benar di dalam Mobil Dhauhatsu Zebra berisikan papan kayu yang pemiliknya tidak bisa menunjukan surat keterangan syahnya hasil hutan lengkap.

Selanjutnya dengan adanya.kejadian tersebut diatas tersangka.berikut barang bukti diamankan ke Polsek Jiken Polres Blora untuk penyidikan lebih lanjut.

Safari Taraweh Keliling Furkopimda Bersama Kapolres Blora, Jalin Silaturahmi Dengan Masyarakat Desa

Bupati Blora H. Djoko Nugroho yang diwakili Wakil Bupati H. Arif Rohman bersama dengan unsure Forkopimda telah melakukan kegiatan terawih keliling (Tarling) dengan masyarakat di Masjid Darul Mutaqim Dukuh Gulingan, Desa Tempurejo Kecamatan/Kabupaten Blora, Rabu 31 Mei 2017.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Kepolisian Resor Blora AKBP Surisman S.I.K, M.H yang didampingi Kapolsek Blora kota AKP Sudarno, S.H beserta anggota berikut masyarakat lingkungan Masjid sebanyak kurang lebih 500 jamaah. Kegiatan taraweh keliling diawali dengan berbuka puasa bersama jajaran Furkopimda Kabupaten Blora dengan masyarakat Dukuh Gulingan.

Dalam kegiatan tarling di Masjid Darul Mutaqim Wakil Bupati Blora H. Arif Rohman menyampaikan sambutannya bahwa Tarling ini sekaligus acara silaturahmi jaran Furkopimda Blora kepada masyarakat Desa Tempurejo, dan kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin tahunan. Hal ini untuk meninjau langsung keadaaan di lapangan dan mendengar aspirasi masyarakat secara langsung tentang pembangunan yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah, apakah betul sudah berhasil memberikan manfaat dan dinikmati oleh masyarakat.

Pada safari Ramadhan ini, Kapolres Blora AKBP Surisman, S.I.K,M.H menyampaikan himbauan kepada warga untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Suci Ramadhan. Seluruh komponen masyarakat dihimbau untuk aktif menjaga situasi kamtibmas di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Bila kamtibmas terjaga dengan baik, maka masyarakat yang menjalankan ibadah puasa dan ibadah lainnya di bulan suci Ramadhan akan menjadi lebih tenang dan khusyuk.” Ujar Kapolres Blora.

AKBP Surisman mengajak hidup harmonis dengan mengatakan mulai dari sini kita wujudkan masyarakat Kabupaten Blora hidup dalam kedamaian, kesamaan dan kebersamaan yang sejati, saling menghargai, menghormati, dan mengasihi, saling menolong dan mengayomi, hidup dalam tolerasi yang tinggi dan mengenyahkan paham paham yang merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

“Oleh karena itu, masalah yang dihadapi dalam upaya membangun masyarakat Blora yang benar-benar bersatu dan kuat dalam kemajemukan suku, agama, budaya, antar golongan, dan sebagainya dengan membentuk perilaku yang berwawasan luas dan berkesadaran tinggi dari masyarakat baik secara individual maupun secara kelompok” tegasnya.

Kapolres juga mengingatkan kepada para generasi muda untuk hindari perbuatan negative seperti mengkonsumsi miras dan narkoba yang mampu merugikan diri sendiri dan orang lain. Dirinya mengajak pemuda untuk giat kerja keras dan kreatif supaya tidak terjerumus ke pergaualan yang salah.

“Bagi para pemuda agar hindari serta jauhi miras dan narkoba, karena itu dapat merusak kesehatan, mengganggu ketertiban umum dan dapat hukum pidana apabila terbukti menggunakan bahkan mengedarkan narkoba.” Terang AKBP Surisman.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada pengurus Masjid Darul Mutaqim berupa alat perlengkapan sholat. sertà bingkisan yang diserahkàn kepada jamaah yang membutuhkan.