shadow

Binmas Polsek Banjarejo Sosialisasi Rim Polri T.A 2017

Untuk meningkatkan animo peserta seleksi calon anggota Polri, Unit Binmas Polsek Banjarejo, Polres Blora, melaksanakan sosialisasi penerimaan Anggota Polri tahun anggaran 2017 di SMK Annur Sendangwungu Banjarejo, Sabtu (01/04/2017) pukul 10.00 WIB.

Materi sosialisasi disampikan oleh Kanit Binmas, Aipda YUNI AGUS, SH dan didampingi oleh Bhabinkamtibmas Ds. Sendangwungu Brigadir KARYANTO, SH.

Dalam sosialisasi itu siswa kelas XII SMK Annur dengan seksama dan antusias mengikuti sosialisasi penerimaan Polri.
Para siswa mendapatkan pemaparan lengkap mengenai mekanisme penerimaan anggota Polri dari tahap pendaftaran, seleksi, pendidikan dan tugas – tugas yang diemban setelah lulus.

Penerimaan yang disosialisasikan juga bukan hanya Brigadir Polisi dan Tamtama saja, tapi juga Akpo.

Dihadapan para siswa, Aipda YUNI AGUS, SH mengatakan orang awam mungkin sering berpendapat bahwa untuk menjadi polisi harus menyuap hingga ratusan juta rupiah, tetapi faktanya banyak yang menjadi Polisi tanpa membayar sepersenpun.
“Oleh karena itu, Polri melaksanakan penerimanaan dengan prinsip Bersih Transfaran Akuntabel Humanis (Betah), jadi apabila berminat mendaftar jangan sampai dimanfaatkan oleh oknum – oknum yang mengambil kesempatan tersebut,” jelasnya.

Di tempat terpisah, Kapolsek Banjarejo AKP BUDIYONO, SH menyatakan, apabila ada oknum Anggota Polri yang menjanjikan bisa memuluskan menjadi Anggota Polri dengan imbalan uang, agar melaporkan kepasa Si Propam Polres Blora, karena jelas itu adalah penipuan.

Polsek Sambong Polres Blora Proses Tersangka Pencurian Kayu

Pencurian kayu jati kembali terjadi, pada hari minggu tanggal 02 April 2017 Polsek Sambong Polres Blora menangkap seorang pria paruh baya bernama Suparji (60) warga Dk. Jenu RT.01/RW.02  Ds. Gadu, Kecamatan Sambong, Kab. Blora dengan kedapatan membawa sebatang kayu ukuran panjang 200 cm, diameter 16 cm dan satu buah kampak yang digunakan untuk memotong kayu.

Kapolsek Sambong AKP Joko Priyono mengatakan kronologis penangkapan bermula Polisi mendapatkan laporan informasi dari pelapor Sugiyono (53) petugas perhutani bersama kedua rekan kerjanya sebagai saksi yakni Pariyono (46) dan Sidi (52). Para petugas perhutani tersebut sekira pukul 17.30 WIB mendengar suara ada orang yang menebang pohon di petak 122 RPH Gardusapi. Selanjutnya mereka melakukan pencarian dan menemukan tersangka sedang menebang pohon Jati, akan tetapi tidak langsung menangkapnya. Mereka menunggu tersangka sampai selesaidan membawa kayu jati tersebut. Senin (03/04/17).

Petugas perhutani langsung menghubungi Unit Reskrim Polsek sambong untuk bersama-sama melakukan penghadangan dan penangkapan terhadap tersangka. Tanpa perlawanan tersangka di amankan dan di bawa ke Mapolsek Sambong Polres Blora untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Barang bukti dan tersangka kemudian diamankan ke Mapolsek untuk dilakukan pemeriksaan dan penyidikan. Dari hasil perbuatan tersangka perhutani mengalami kerugian materil sebesar Rp. 282.000,- dan tersangka (Suparji) dijerat dengan pasal 82 ayat 1 huruf (b) dan (c) serta ayat 2 UURI No. 18 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.” Terang AKP Joko Priyono.

Tingkatkan Keamanan, Ketertiban Dan Kelancaran Lalu Lintas Sat Shabara Polres Blora Giatkan Patroli Sepeda

Untuk menjangkau lokasi titik rawan kejahatan yang sulit dilintasi dengan kendaraan bermotor, Satuan Sabhara Polres Blora melakukan patroli sepeda, Senin (03/04/17) saat masayarakat meningalkan rumahnya dan mulai melaksanakan aktivitas di pagi hari.

Keberadaan patroli sepeda ini pun mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat. Disebabkan patroli bersepeda memang lebih efektif digunakan ketimbang menggunakan mobil atau motor khususnya di permukiman warga yang terdapat lorong-lorong kecil. Polisi dapat bermanuver lebih mudah daripada menggunakan kendaraan bermotor karena bobotnya yang lebih ringan.

Patroli sepeda yang dilaksanakan Personil Sat Sabhara Polres Blora juga menyambangi tempat rawan kejahatan. Seperti Kantor pemerintahan, bank, toko emas dan pasar di area Kab Blora.

Seperti yang terlihat hari ini beberapa anggota Sat Sabhara disebarkan melaksanakan patroli bersepeda melalui atau melintas jalur route yang sudah terpetakan dalam kegiatan patrol. Bukan hanya berpatroli akan tetapi memlakukan pengaturan arus lalu lintas yang padat dan memeberikan himbauan kepada masyarakat agar dalam meninggalkan rumahnya harap di kunci dan berhati-hati dijalan raya.

Kasat Sabhara Polres Blora AKP Siswanto, S.sos mengatakan, patroli bersepeda berguna juga untuk mengantisipasi bila ada titik kerawanan yang tidak dapat ditempuh oleh petugas dengan menggunakan mobil.

“Kegiatan patroli bersepeda ini merupakan upaya menjaga untuk antisipasi tindakan–tindakan yang dapat menggangg kamtibmas di pusat keramaian yang ada di wilayah Kota Blora dan hasilnya sangat efektif.”  ujar Kasat Sabhara AKP Siswanto.

“Inilah salah satu upaya kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta bentuk pelayanan kepada masayarakat, mengetahui secara langsung hakikat ancaman, apa yang sebenarnya terjadi dengan masyarakat,”imbuh Kasat Shabara.

Bahkan di sela sela kegiatan patroli, petugas juga melaksanakan dialog kepada masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas dan meminta kepada masyarakat agar secara bersama-sama menjaga kamtibmas agar terciptanya situasi aman dan kondusif.

Kapolres Blora, AKBP Surisman,S.I.K.,M.H mengatakan, bahwa dengan patroli menggunakan sepeda akan lebih mudah bergerak dan melintas seperti di pusat-pusat keramaian seperti pertokoan emas, pasar, perbankan, pemukiman dan objek vital lainnya,” tandasnya.

Sat Shabara Polres Blora Tingkatkan Ptroli dan Pengamanan PT. GCI Antisipasi Konflik dan Sabotase Karyawan

Buntut dari PT Geo Cepu Indonesia (GCI) tetap melakukan putus hubungan kerja (PHK) kepada 60 pekerja. Padahal, Jumat (31/3) lalu, kerja sama operasi (KSO) Pertamina itu berjanji tidak akan melakukan PHK, ketika mediasi bersama Serikat Pekerja Kontrak Pertamina (SPKP) Cepu, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, yang di fasilitasi oleh Polres Blora lalu.

Akibat dari rasa ketidak puasan para karyawan PT. GCI yang di PHK oleh perusahaan mengakibatkan terganggunya proses produksi di pengeboran Ds. Nglobo Kec. Jiken dan Ds. Ledok Kec Sambong, Kab. Blora. Dirasa mengganggu kinerja proses produksi, pihak PT. GCI meminta tambahan pengamanan dari Sat Shabara Polres Blora.

Sempat terjadi sabotase dari mantan karyawan PT. GCI yang terkena PHK tersebut. Mereka sempat mematikan mesin produksi pengeboran minyak agar tidak beroprasi.

Wakapolres Blora Kompol Indriyanto Dian Purnomo, S.H. mengatakan bahwa Polres Blora selaku aparat keamanan dan penegak hukum akan seslalu siap mebantu mengamankan PT. GCI karena ini merukapan asset negara. Untuk permasalahan antara perusahaan dan karyawan pihak Polres Blora tidak turut ikut campur karena itu merupakan permasalahan internal perusahaan. Tugas Kepolisian hanya membantu pengamanan dan akan menindak siapa saja yang mencoba melakukan sabotase maupun mengganggu bahkan merusak asset negara. Senin (03/04/14).

‘Kami siap mengamankan asset negara dan perusahaan PT. GCI, apabila terjadi konflik yang sekiranya dapat menimbulkan gangguan kamtibmas dan kerugian di salah satu pihak kami sebagai aparat penegak hukum akan bertindak tegas.” Terang Kompol Indriyanto.

Eksternal Relation KSO PEP-GCI Yenny Hartati mengatakan, GCI tidak melakukan PHK sama sekali. Hanya, memang kontrak dari ke 60 pekerja itu sudah habis pada 21 Maret lalu, bersamaan dengan dua vendor yang mempekerjakan mereka telah habis. Sehingga, pemutusan tenaga kerja dilakukan. ’’Memang, mereka masih menolak dihentikan,’’ ujarnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerjaan Blora Suryono berjanji  akan melakukan mediasi antara kedua belah pihak. Meski, GCI telah melakukan PHK. ’’Kami masih akan melakukan mediasi Mas,’’ ujarnya.

Adanya mediasi ini, diharapkan GCI tetap mempekerjakan 60 pekerja tersebut tuntut karyawan PT GCI.

Kapolres Blora Perintahkan Giatkan Patroli Malam Di Sekolah, Kantor Pemerintah dan Pemukiman Warga Antisipasi Curat

Sebagai wujud sikap loyalitas serta tunduk dan patuh perintah pimpinan seluruh Polsek jajaran Polres Blora menggiatkan Blue Light Patrol. Hal ini menindak lanjuti perintah Kapolres Blora AKBP Surisman, S.I.K,M.H dan dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif serta sebagai tindakan menekan tindak kriminal di wilayah Kabupaten Blora. Senin (03/04/17).

Kegiatan Blue Light Patrol tiga malam terakhir ini menitikberatkan ke sekolah-sekolah, kantor pemerintahan dan perumahan warga untuk mengantisipasi terjadinya pencurian karena akhir-akhir ini banyak terjadi pencurian di sekolah dan perumahan warga. banyak sekolah yang kosong dimana penjaga malamnya sering lengah sehingga memudahkan pelaku pencurian dengan leluasa masuk ke sekolah.

“Kami jajaran Polres blora berkomitmen mencegah dan memberantas segala bentuk tindak kriminalitas seperti pencurian dengan sasaran sekolah, instansi pemerintah dan perumahan kosong karena para pelaku menganggapnya merupakan sasaran empuk,” jelas Kapolres AKBP Surisman, S.I.K, M.H.

Kegiatan ini walau pun sudah dilaksanakan secara rutin untuk menciptakan rasa aman dan kondusif tapi akan lebih di tingkatkan kembali sebagai wujud komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat di wilayah Blora seperti yang ditekankan oleh Kapolres Blora AKBP Surisman, SIK, M.H.

Terlihat para anggota patroli berdialog dengan penjaga malam sekolah dan perumahan penduduk. Patroli tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya aksi pencurian barang elektronik yakni computer, LCD, Lapotop dan TV di sekolah. Selain itu petugas juga menghimbau kepada penjaga malam sekolah agar selalu waspada dan lebih memperhatikan keamanan terhadap barang inventaris yang ada disekolah khususnya Komputer, dan laptop yang bisa menjadi sasaran empuk para pelaku pencurian.

“Selain itu peran serta masyrakat juga sangat diperluksn dalam menjaga keamanan dan ketertiban diantaranya mengaktfikan kembali siskamling yang selama ini sudah pudar jadi bukan hanya tanggung jawab Polisi saja melainkan semua elemen dan unsur masyarakat untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.” tandas AKBP Surisman, S.I.K, M.H.

Razia Gabungan Polres Blora Di Tempat Hiburan Malam, Tak Temukan Pengunjung dan Wanita Penghibur Konsumsi Narkoba

Operasi Gabungan Polres Blora bersama Polsek, Koramil dan Sat Pol PP Cepu menggelar razia di tempat hiburan malam dan kafe di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, sabtu malam (1/04/17), razia tempat hiburan malam dimulai pukul 22.00 wib. Minggu (02/04/17).

Operasi gabungan dengan sasaran memberantas peredaran narkoba dan miras tidak berizin itu tidak menemukan pengunjung dan pemandu lagu yang teridentifikasi mengkonsumsi narkotika dan juga tidak ditemukan miras yang tidak berizin.

Dalam razia tersebut petugas Gabungan mendatangi beberapa tempat hiburan malam di Kecamatan Cepu, diantaranya Café Melinium, D’JS, Diva dan Color.

Kegiatan razia gabungan tersebut dipimpin oleh Kompol Sarmidi Analis Kebijakan Bag ops Polres blora bersama Kapolsek Cepu AKP Selamet, S.H.

“Nanti sasaran kita adalah tempat hiburan malam seperti, kafe, tempat karaoke, dan diskotek. Akan ada dua sasaran yakni penggunaan narkoba dan miras yang ilegal. Jadi akan ada tes urine di tempat,” kata Kompol Sarmidi saat Apel Di halaman Mapolsek Cepu Resor blora.

Ditambahkan AKP Selamet dalam arahannya, menekankan kepada setiap anggota untuk bersikap ramah saat operasi berlangsung. Oleh karenanya, setiap anggota diwanti-wanti untuk menghindari adanya keributan yang berujung konflik.

“Kalau ada masalah dan kendala tolong dilaporkan kepada yang dituakan. Hindari konflik bersitegang dengan tamu. Jangan terpancing karena operasi kita bersifat humanis,” jelas Kapolsek Cepu.

Razia di yang digelar di diskotik dan kafe tersebut petugas memeriksa identitas para pengunjung dan karyawan. Selain itu, mereka juga di mintai tes urine untuk mengidentifikasi pengguna narkoba maupun narkotika.

Sementara itu, petugas lainnnya menggeledah setiap ruangan dan tas milik pengunjung dan karyawan. “Semua tempat dan pengunjung serta karyawan kami periksa satu persatu dan kami lakukan tes urine, ” tutur AKP Selamet, S.H.

Dari hasil tes urine yang dilakukan oleh petugas Sat res Narkoba Polres Blora itu, hasilnya negatif. Para pengunjung dan karyawan serta pemilik dihimbau agar tidak menggunakan narkoba maupun narkotika. Sebab, selain merusak generasi bangsa juga merusak diri sendiri, razia tempat hiburan malam berakhir sekitar pukul 24.00 wib situasi dalam keadaan aman kondusif.

Kapolres Blora AKBP Surisman Himbau Kewaspadaan Sekolah Antisipasi Pencurian

Kapolres Blora, Jawa Tengah, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Surisman S.I.K,M.H. mengimbau kepada seluruh sekolah dari SD samapai SMA agar meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan terkait maraknya kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di beberapa sekolah dalam kurun waktu terakhir ini.

“Pihak sekolah harus meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan sekolah dan barang electronic inventaris yang ada tersebut, karena banyak terjadi pembobolan sekolah pada malam hari yang mengakibatkan beberapa barang seperti computer, LCD dan laptop hilang,” ungkap AKBP Surisman saat ditemui. Minggu (02/03/17).

Kewaspadaan pihak sekolah harus ditingkatkan, lanjutnya, agar dapat menekan terjadinya kasus pencurian dengan pemberatan, karena kasus tersebut terjadi akibat kelalaian pihak sekolah yang tidak menyimpang barangnya di tempat yang aman serta kurangnya CCTV dan penjaga malam terhadap keamanan sekolah dan barang berharga yang ada di dalamnya.

“Kasus pembobolan sekolah banyak disebabkan akibat kelalaian dari pihak sekolah sendiri. Contohnya banyak sekolah diblora yang tidak memiliki pengaman seperti teralis di jendela, barang berharga hanya disimpan di dalam almari dan dikunci ala kadarnya, tidak adanya CCTV dan kelalaian penjaga malam sekolah sehingga memudahkan para pelaku masuk ke dalam sekolah,” katanya.

Maka dari itu Kapolres Blora memerintahkan kepada seluruh anggota Polsek Jajaran khususnya Bhabinkamtibmas agar aktif memberikan himbauan kamtibmas kepada pihak sekolah di wilayah binaannya masing-masing. Serta untuk personil Polsek agar meningkatkan giat Blue Light Patrol pada jam rawan khusunya pada waktu tengah malam sampai dini hari untuk mengantisipasi tidak kriminal.

Kapolres meminta pihak sekolah apabila menjadi korban harus segera melapor ke kepolisian terdekat, sehingga polisi dapat segera melakukan penyelidikan untuk menindaklanjuti kasus kejahatan yang terjadi tersebut.

Untuk menekan kasus pencurian dan tindak kriminal yang lain, tambah AKBP Surisman, diperlukan kerja sama antara kepolisian dengan seluruh instansi terkait dan masyarakat, selain meningkatkan kewaspadaan, pihak sekolah atau masyarakat juga secepatnya melapor ke kepolisian jika menjadi korban tindak kejahatan.

“Banyak kejadian kejahatan baru melapor sehari setelah kejadian. Makin cepat dilaporkan, polisi bisa lebih cepat melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku kejahatan tersebut,” ujar Kapolres Blora AKBP Surisman, S.I.K,M.H.