Kapolres Blora Pimpin Vicon Dengan Kapolri

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Tito Karnavian pagi tadi melaksanakan Vicon dengan Seluruh Jajaran Polres se – Indonesia, terkait dengan situasi kamtibmas yang terjadi minggu pertama bulan April lalu.

Kapolres Blora AKBP Surisman yang di dampingi Wakapolres Blora Kompol Indriyanto Dian Pornomo Serta Seluruh Pejabat Utama Polres Blora juga ikut dalam Acara Video Conference dengan Kapolri di ruang eksekutif Polres Blora Senin (10/04/2017) pukul 08.00 Wib.

Kapolres Blora AKBP Surisman mengatakan, Video Conference yang di Gelar hari ini membahas tentang Mekanisme penanganan konflik sosial dimasyarakat diantaranya:

Berkaitan dengan Kasus penembakan di Kecamatan Jenuh Kabupaten Tuban provinsi Jawa Timur pada hari Sabtu 8 April 2017 pukul 10.00 Wib yang dilakukan oleh orang yang diduga kelompok teroris terhadap anggota Satlantas Polres Tuban yang sedang bertugas.

Agar para Kasatwil melakukan langkah-langkah sebagai berikut :

  1. PREEMTIF
  2. a) Tingkatkan kerja sama dengan semua komponen khususnya para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, TNI dan pemerintah daerah serta masyarakat untuk bersama – sama melawan terorisme.
  3. b) Tingkatkan keselamatan personil baik yang sedang bertugas maupun diluar jam dinas, karena anggota Polri menjadi sasaran tembak/ pembunuhan dari Kelompok teroris.
  4. c) Lakukan deteksi dan pengawasan terhadap kelompok-kelompok radikal yang ada diwilayah hukumnya
  5. d) Tidak menshare/menyebarkan foto-foto mayat teroris dan tindakan kepolisian yang wajib dirahasiakan via medsos ataupun media lainnya.
  6. e) Tingkatkan peran Babinkamtibmas agar bersama – sama Babinsa dan Kepala Desa untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang kelompokok terorris dan mendeteksi keberadaan kelompok tersebut di wilayahnya.
  7. f) Mengaktifkan peran RT dan RW utk mengecek dan mengenali warganya yg bertamu di RT / RW wajib lapor 1 x 24 jam.
  8. g) Melakukan pengecekan bersama terhadap penghuni kost dan warga yang kontrak rumah apa bila ada di wilayahnya.
  9. h) Mengajak warga utk berani melaporkan kepada aparat ( TNI/Polri ) apabila menemui hal-hal yang mencurigakan.
  10. PREVENTIF
  11. a) Laksanakan giat kepolisian yang ditingkatkan, razia sekala besar dengan sasaran bahan peledak, senjata api, senjata tajam dan alat lain yang mungkin digunakan untuk aksi teror.
  12. b) Tingkatkan kewaspadaan dan perketat penjagaan mako, asrama di pintu keluar masuk.
  13. c) Lakukan giat patroli skala besar dengan melibatkan personil TNI, POM, dan semua fungsi secara sinergitas.
  14. d) Lakukan PAM obyek vital yang dimungkinkan menjadi obyek sasaran teroris.
  15. e) Anggota yang tugas Pengaturan lalu lintas agar di back up Brimob atau Sabhara bersenjata
  16. f) Tingkatkan perkuatan personil yang bertugas di Pos Polisi.
  17. g) Tingkatkan dan selalu waspada dalam pelaksanaan tugas.
  18. PENEGAKKAN HUKUM
  19. a) Lakukan penyelidikan dan penyidikan secara profesional terhadap pelaku teror dan lakukan pendalaman untuk mendaptkan informasi jaringan terkait.
  20. b) Koordinasi dengan Densus 88 atau Sat Brimobda Jateng bila ada peristiwa terkait dengan pelaku teror.
  21. c) Ajukan back up Personil Polda jateng bila ekskalasi meningkat.
  22. HARKAMTIBMAS

Kapolres memerintahkan kepada Kabag Ops untuk melakukan Melakukan “Kegiatan Kepolisian yang di Tingkatkan berupa Kegiatan 2.1 Razia Skala besar Gabungan POLRI, TNI dan Sat Pol PP setiap Sabtu malam (TO Sajam, Senpi, Handak dan Narkoba), untuk memberikan Rasa Aman Kepada Masyarakat, Polisi berada di mana-mana

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password