shadow

Cegah Anak Naik Motor, Sat Lantas Polres Blora, Himbau Orang Tua Antar Anaknya Sekolah

Kasatlantas Polres Blora AKP Febriyani Aer melalui Kepala Unit Registrasi dan Identifikasi (Regiden) Iptu Rustam menghimbau para orang tua untuk meluangkan waktunya buat antar jemput anak-anaknya yang masih sekolah, baik setingkat SMP maupun SMA. Demikian disampaikannya usai menggelar razia kendaraan, baik roda 2 maupun roda 4 di Pusat Jajanan dan Oleh-Oleh Terminal Blora, Senin pagi (27/3/2016).

“Pagi ini kami mendapati anak-anak sekolah berkendara sendiri, padahal mereka belum memiliki SIM. Kami menghimbau untuk orang tua yang memungkinkan untuk antar jemput anak-anaknya ke sekolah,” ujar Iptu Rustam.

Antar jemput ini khususnya buat orang tua yang anak-anaknya belum cukup usia di 17 tahun. Sementara untuk anak-anak yang sudah cukup usia, Iptu Rustam menghimbau para orang tua untuk mendorong anak-anaknya buat mengikuti ujian SIM.

“Kami menghimbau, khususnya kepada para orang tua untuk ikut mendorong serta berperan aktif guna memberikan pengertian kepada anak-anak mereka yang notabene masih belum memiliki surat izin mengemudi (SIM) untuk sadar hukum dengan tidak menggunakan kendaraan bermotor terlebih dahulu di jalan raya,” katanya.

Iptu Rustam menyayangkan masih ditemukannya anak-anak usia sekolah yang belum berhak memiliki SIM berkendara sendiri di jalan raya.

Padahal, “Kami selalu berusaha setiap hari untuk datang ke sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Blora guna melakukan penyuluhan serta memberikan pengertian kepada para pelajar dengan maksud dan tujuan agar mereka lebih sadar dan patuh terhadap peraturan tata tertib berlalu lintas,” ucap Iptu Rustam.

Larangan anak-anak sekolah untuk berkendara ini bukan tanpa sebab. Angka kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi banyak didominasi usia-usia sekolah.

“Himbauian tadi kami maksudkan guna menekan angka pelanggaran lalu lintas serta menekan angka kecelakaan lalu lintas yang dialami oleh sebagian besar para pelajar,” tandasnya.

Dalam razia polisi yang digelar selama satu jam mulai jam 8 pagi itu telah menjaring 37 pelanggar, sebagian tak memiliki SIM, dan sebagian lagi ada yang tidak memiliki kelengkapan keselamatan berkendara. Razia tidak hanya menyasar kendaraan roda 2, namun juga roda 4. Dalam razia ini, mereka yang ditemukan STNK-nya mati disodori surat pernyataan kesanggupan membayar pajak. 

Kapolsek Cepu Polres Blora Bersama Kanit Binmas Sosialisai Penerimaan Polri TH 2017 dan Penyuluhan Bahaya Kenakalan Remaja Di SMK Migas

Polsek Cepu Polres Blora, menggelar sosialisasi tentang kenakalan remaja dan penerimaan Polri Tahun 2017 di SMK Migas yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Cepu AKP Selamet, S.H bersama Kanit Binmas Iptu Sujiyarno, Senin (27/03/2017) sekitar Pukul 10.00 WIB.

Kunjungan Kapolsek Cepu AKP Selamet, S.H disambut langsung oleh Kepala Sekolah SMK Migas, sebelum melakukan Sosialisasi, Dalam kunjungannya mengatakan kepada kepala Sekolah, bahwa dalam kunjungan kali ini selain untuk menjalin tali silaturahmi adalah untuk berkoordinasi terkait dengan keamanan Sekolah, Kenakalan remaja dan Sosialisasi penerimaan Polri T.A 2017.

Pada kesempatan itu, Kapolsek Cepu memberikan Sosisialisasi penerimaan Polri tahun 2017 kepada Siswa kelas 3 SMK Migas. AKP Selamet menjelaskan tentang mekanisme penerimaan polri mulai dari pendaftaran Akpol, Sumber Sarjana atau SIPSS, Bintara maupun Tamtama serta dilanjutkan oleh Kanit Binmas Iptu Sujiyarno menyampaikan kamtibmas, yang diikuti sekitar 80 siswa yang di pusatkan di aula SMK Migas.

Kapolsek Cepu, AKP. Selamet, mengatakan sosialisasi ini untuk memberikan informasi tentang penerimaan polri dan agar para pelajar dapat mempersiapkan diri baik itu fisik, maupun mental sejak jauh hari. “Maksud dan tujuan kegiatan sosialisasi ini adalah untuk menjaring animo dan minat sebanyak mungkin masyarakat khususnya anak sekolah untuk menjadi anggota polri,” ucapnya.

Setelah mendapatkan sosialisasi ini diharapkan para siswa dapat mengerti dan paham tentang penerimaan anggota polri juga syarat-syaratnya serta mengerti perekrutan tersebut tidak di pungut biaya atau gratis,” tambahnya.

Kemudian Kanit Binmas Polsek Cepu Iptu Sujiyarno memberikan pembekalan tentang bahaya kenakalan remaja. Materi yang disampaikan yaitu tentang pengertian kenakalan remaja, jenis kenakalan remaja, faktor penyebab kenakalan remaja serta dampak dari kenakalan remaja. Juga disampaikan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba agar para siswa tidak terjerumus didalamya yang bisa merusak masa depanya.

Dalam kesempatan tersebut Kanit Binmas mengajak para siswa menghindari sifat sifat yang dapat merusak kebersamaan dan persatuan. Karena dalam sekolahan ini juga merupakan miniatur bangsa Indonesia dimana di dalam sekolahan ini terdapat siswa dari berbagai macam agam, oleh karena itu mari kita tanamkan toleransi, persatuan dan kesatuan sedini mungkin agar tidak timbul perpecahan.

“Saya menghimbau kepada anak murid untuk selalu mematuhi aturan sekolah jangan melakukan  tindakan yang berkaitan dengan hukum, fokus belajar dan belajar.terang Iptu Sujiyarno.

Kapolsek menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mencegah kenakalan remaja,  menciptakan generasi penerus bangsa yang bersih dari narkoba dan memiliki ahlak mulia. “Dengan upaya Police Go School ini diharapkan generasi Kabupaten Blora menjadi Genarasi yang Unggul dan patuh hukum.” Terang Kapolsek Cepu.

Lebih lanjut, AKP Selamet meminta kepada Kepala Sekolah supaya membina siswa siswinya dengan baik. Disetiap sebelum jam belajar dimulai berikan pengetahuan tentang kenakalan remaja seperti pergaluan bebas, Narkoba, Miras dan bahkan pencurian. “Karena akhir akhir ini dibenerapa tempat  banyak sekali  remaja remaja yang masih bersekolah sudah melakukan tindak pidana kriminalitas,” tutupnya.

Kepala sekolah SMK Migas dalam keteranganya, untuk meningkatkan kewasapadaan terhadap keamanan lingkungan sekolah ia  “Berikan tambahan alat keamanan di lingkungan Sekolah, seperti penambahan CCTV atau pemasangan alarm,” ditempat tempat yang rawan, jelasnya.

Kapolsek Ngawen Polres Blora Hadiri Acara Dzikir dan Doa Bersama

Bertempat di halaman Kantor Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora hari Minggu tanggal 26 Maret 2016 kemarin telah diadakan acara Dzikir dan Doa bersama.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri sejumlah ulama dari Kecamatan Ngawen dan Kabupaten Blora. Turut hadir sebagai tamu undangan Kapolsek Ngawen Polres Blora AKP Yulianto bersama Camat Ngawen Bapak Sunanto, M.M dan seluruh jajaran Furkopimca Kecamatan Ngawen, Kab. Blora,  Senin (27/03/2017).

Pada awal acara sebelum dimulainya Dzikir dan Doa bersama, Camat Ngawen Bapak Sunanto memeberikan sambutan yang intinya : Ucapan terimakasih kepada seluruh jajaran Furkopimcam Ngawen, Ustadz Muhammad Rojih Ubab Maimun (Gus Rojih), seleruh Kepala Desa Se-Kecamatan Nawen, panitia dan seluruh warga masyarakat yang telah menyelenggarakan dan menghadiri acara Dzikir dan Doa bersama ini.

Kegiatan Ngawen berdzikir bertujuan untuk berdoa bersama agar kita semuanya diberikan perlindungan dan keselamatan oleh Allah SWT. Memohon doa restu kepada seluruh masyarakat agar seluruh instansi pemerintahan se-Kecamatan Ngawen dapat melaksanakan tugas menjalankan program pemerintahan supaya berjalan lancar dan mampu meberikan pelayanan terbaik kepada seluruh mayarakat Kec. Ngawen, Kab. Blora.

Setelah sambutan dari Camat Ngawen dilanjutkan Kapolsek Ngawen Polres Blora AKP Yulianto, S.H. memberikan sambutannya yakni,  Kapolsek menyampaikan tentang Kamtibmas dengan tema awal yaitu harapan kepada para ulama untuk bersama sama pihak Kepolisian menciptakan situasi kecamatan Ngawen agar bisa tetap aman dan kondusif, selanjutnya Kapolsek juga menyampaikan untuk selalu meningkatkan keamanan lingkungan dengan mengaktipkan kembali siskamling /ronda, meningkatkan toleransi, saling menghargai antar sesama serta antar umat beragama dan untuk selalu mengedepakan musyawarah dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang timbul ditengah – tengah masyarakat bukan dengan anarkis /kekerasan.

 “Apabila ada permasalahan yang terjadi di warga agar selalu bisa berkoordinasi, dengan 3 pilar di desa yaitu Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kepala desa, apabila masalah tersebut tidak kunjung selesai atau tidak menemukan titik temu yang baik, maka permasalahan tersebut dibawa kepada ranah hukum.” Begitu Sebut Kapolsek.

Kegiatan Dzikir dan Doa bersama ini dihadiri kurang lebih sekitar 1.500 jemaah yang berasal dari warga sekitar Kecamatan Ngawen. Hingga akhir acara selesai pukul 11.30 WIB situasi aman terkendali dan pelaksanaan dzikir dan Doa bersama berjalan hikmat.

Antisipasi Kejahatan Jalanan Jajaran Polres Blora Rajin Blue Light Patrol

Guna meminimalisir timbulnya aksi kejahatan jalanan pada malam hari, jajaran Polres Blora gencar melakukan kegiatan patroli. Patroli tersebut dilakukan pada malam hari ke sejumlah wilayah yang sepi dan rawan terjadinya aksi kejahatan. Beberapa petugas dengan mengendarai mobil patroli memperhatikan kondisi dengan seksama, jika mendapati orang yang mencurigakan khususnya yang diduga kuat akan melakukan tindak kejahatan agar bisa segera diantisipasi, Sabtu (25/03/17) malam.

Sebelum pelaksanaan Patroli, personil yang melaksanakan tugas pada malam hari, diwajibkan terlebih dahulu melaksanakan serah terima tugas kepada petugas yang akan melaksanakan tugas pada pagi hari dilanjut dengan pemeriksaan kendaraan dinas yang akan dipakai. guna mengetahui keadaan kendaraan dinas tersebut.

Selain berpatroli, petugas juga menyempatkan diri berhenti sejenak di lokasi yang rawan kejahatan. Hal itu juga sebagai antisipasi terjadinya pelaku kejahatan 3C (curat, curas dan curanmor) serta sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang tengah melintas. Petugas juga terus menyalakan lampu rotator pada mobil patroli sehingga keberadaan petugas bisa diketahui masyarakat.

Tak hanya sekedar berpatroli, petugas juga menyasar kawasan obyek vital diantaranya kantor pemerintahan, perbankkan, SPBU dan pemukiman penduduk. Disana, selain mengamati situasi kamtibmas, petugas juga harus menertibkan beberapa gerombolan pemuda yang nongkrong sampai larut malam menghimbau untuk segera pulang kerumah masing-masing.

Selain itu, petugas menghimbau para earga masyarakat agar waspada dengan lingkungan dan berhati hati untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun keselamatan orang lain,m segera laporkan ke petugas Kepolisian apabila terjadi tindakan kriminal atau kejadian menonjol yang mengganggu Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas.

Untuk membuat rasa aman terhadap masyarakat yang akan melaksanakan aktifitasnya, kegiatan Patroli juga mendukung salah satu dari kebijakan Program Kapolri, dengan tujuan meningkatkan pelayanan dan kinerja Polri kepada masyarakat.

Kanit binmas Polsek Cepu Polres Blora Sosialisasikan Rim Polri TA 2017 di SMK MIGAS

Senin (27/3/2017) Kanit Binmas Polsek Cepu IPTU SUJIHARNO bersama Bhabinkamtibmas mengadakan Sosialisasi penerimaan Polri TA 2017 kepada siswa siswi SMK MIGAS Cepu, Para siswa mendapatkan pemaparan lengkap mengenai mekanisme penerimaan anggota Polri mulai dari tahap pendaftaran, seleksi, pendidikan dan tugas-tugas yang diemban setelah lulus. Penerimaan yang disosialisasikan juga bukan hanya Brigadir Polisi, namun juga Akpol, Bintara, Tamtama dan Sumber Sarjana (SIPSS).

Dihadapan para siswa – siswi, menekankan bahwa pendaftaran Polri tidak dipungut biaya sepeserpun, oleh karena itu apabila berminat mendaftar jangan sampai dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang mengambil kesempatan tersebut.

“Kelulusan menjadi polisi bukan karena uang, tapi karena kemampuan diri dari yang bersangkutan, bila ada yang menjanjikan bisa meluluskan agar jangan di percaya. Dalam giat sosialisasi ini di ikuti oleh kurang lebih 120 siswa.

Mencuri Kayu Jati Di Cegat Petugas Gabungan Polsek Japah Polres Blora Bersama Polhut

Seorang pencuri kayu jati di kawasan hutan lindung BKPH Kalinanas, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, ditangkap petugas gabungan Polisi Hutan dan Polsek Japah Polres Blora. Minggu (26/03/2017).

Identitas pencuri kayu jati bernama Wagiman alias Leto (39), warga Desa Kalinanas, Kecamatan Japah, Kab, Blora. Dari tangan pelaku, petugas menyita lima batang kayu jati hasil curian. Disita pula sejumlah peralatan untuk memotong kayu dan sebuah motor  yang dipakai untuk mengangkut kayu.

“Tersangka saat itu sedang membawa kayu jati tersebut dari hutan. Namun, saat kita lakukan pemeriksaan ternyata pelaku tidak memiliki dokumen sah. Kita langsung amankan,” terang Kapolsek Japah, AKP Daryoto.

Penangkapan pelaku bermula, saat dia sedang melakukan aktivitas pengambilan kayu jati di hutan petak 71 RPH Sangkrah, BKPH Ngiri, KPH Mantingan pada Sabtu (25/03/2017) sekitar pukul 11.00 WIB. Sementara salah satu petugas Polisi Hutan bernama Priyo (41) yang curiga dengan kayu yang dibawa pelaku, kemudian memberikan informasi kepada rekannya yang berada di kantor perhutani untuk meneruskan ke Polsek Japah.

Berbekal informasi tersebut, petugas gabungan Polsek Japah dan Polisi Hutan kemudian melakukan penyelidikan di lokasi yang diinformasikan. “Dan saat tiba di lokasi, anggota yang datang kemudian melakukan pengejaran dengan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan beserta barang bukti hasil pencurian katu jati tersebut,” ujar AKP Daryoto Kapolsek Japah.

Dan akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 82 (1) huruf c dan (2) Jo pasal 12 huruf c UU RI No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberatan Perusakan Hutan, dan pasal 50 (3) huruf e, pasal 78 (5), UU RI No. 41 thn 1999 tentang Kehutanan.

Polres Blora Amankan Aksi Demo Tolak Pabrik Semen Rembang

Aksi protes warga yang menolak kehadiran pabrik semen di Rembang, Jawa Tengah masih berlangsung. Mereka yang menolak mayoritas dari 3 (tiga) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Blora yakni 1. LSM Geram diketuai oleh Eko Arifianto, 2. LSM Arak diketuai oleh Kentut, 3. LSM Jati Bumi diketuai oleh Tejo Prabowo.

Aksi solidaritas yang sama dilakukan oleh sekitar 50 simpatisan dari tiga LSM tersebut dengan menggelar aksi unjuk rasa di depan Pendopo alun-alun Kota Blora. Kepolisian Polres Blora, Jawa Tengah, Jumat, 24 Maret 2017, menerjunkan puluhan personilnya untuk mengamankan pengunjuk rasa yang menolak keberadaan Pabrik Semen Indonesia di Rembang .

Mereka menyampaikan beberapa tuntutan kepada pemerintah dan presiden yang diantaranya, menuntut Presiden Rebublik Indonesia Joko Widodo supaya menindak tegas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang telah menggeluarkan izin Nomor 660/1/6 tahun 2017 tentang penambangan kembali bahan baku semen di Kendeng.

“Ada tiga tuntutan yang kita bawa, yang pertama adalah menuntut Jokowi supaya menindak tegas Ganjar Pranowo yang telah mengeluarkan izin tambang, yang kedua menolak tegas aktifitas pertambangan semen di kendeng sedangkan yang terakhir meminta pemerintah untuk merehabilitasi korban korban akibat pembangunan semen di perbukitan kendeng,” ucap koordinator lapangan .

Salah satu peserta aksi demo tolak pabrik semen bernama Bowo mengatakan, bahwa tujuan aksi ini hanyalah bentuk solidaritas untuk menyelamatkan warga Kecamatan Kendeng Kabupaten Rembang yang berjuang menolak pabrik semen diwilayahnya. Bukan hanya itu saya dirinya juga prihatin atas dampak lingkungan dan sosial masyarakat Kendeng akibat adanya pabrik semen tersebut.

“saya merasa prihatin dengan sodara-sodara saya warga Kendeng yang berjuang menolak pabrik semen, kami disini tergerak hati untuk turut membentu perjuanagn warga Kendeng. Karena sudah terbukti banyak dampak negative yang timbul dikarenakan aktivitas pabrik semen. Warga Kendeng yang berprofesi sebagai petani sekarang sudah tidak berdaya lagi, mereka di paksa tanda tanagn pembebasan tanah dan otomatis mereka kehilangan lawan persawahan tempat dimana warga Kendeng menggantungkan kehidupan sehari-hari dari hasil pertanian.” Ungkap Bowo.

Pengamanan aksi demo dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Blora Kompol I Gede Arda untuk mengantisipasi hal-hal yang dapat menggangu situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas.

Kabag Ops Kompol I Gede Arda megatakan tugas Kepolisian untuk mengawal dan mengamankan aksi demo agar masyarakat dapat menyuarakan aspirasinya di muka umum. Kepolisian tidak menghalangi siapa saja yang ingin berserikat dan berkumpul untuk mengungkapkan aspirasinya, asal sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Sudah menjadi tugas Polri untuk mengawal dan mengamankan aksi unjuk rasa / demo yang dilakukan oleh masyarakat. Kami hanya mengharapkan bahwa aksi demo jangan sampai mengganggu ketertiban umum dan juga tidak mengganggu ketertiban lalu lintas sehingga dapat merugikan orang lain. Apabila terjadi kerusuhan sebagai aparat Keamanan Polri harus bertindak tegas dengan membubarkan aksi unjukrasa tersebut.” Terang Kabag Ops Polres Blora Kompol I Gede arda.

Aksi demo penolakan pabrik semen yang dipusatkan di alun-alun kota Blora diwarnai dengan aksi treatrikal pengecoran kakai seperti yang dilakuakan warga Kendeng yang bersemo di Istana kepresidenan Jakarta. Selama kurang lebih satu jam aksi demo tersebut berjalan tertib aman terkendali , para peserta demo membubarkan diri masing-masing dengan tertib.

 

Bhabinkamtibmas Polsek Jati Polres Blora Memberikan Sosialisasi Rim Polri Di Sekolah

Jati, Kapolsek Jati AKP Sugito SH  dengan adanya  penerimaan anggota Polri tahun 2017 melalui seleksi dan pendidikan pembentukan Taruna Akpol, Bintara Polri dan Tamtama Polri yang telah dibuka pendaftatannya sejak tanggal 14 Maret lalu sampai 15 April 2017 mendatang, di dalam ruang kerja kapolsek memberikan pengarahan kepada anggota Bhabinkamtibmas, Kapolsek Jati  AKP Sugito SH menuturkan, kali ini sosialisasi menyasar pelajar kelas dua belas SMU, SMK / Sederajat yang ada di wilayah Kecamatan jati yaitu SMK N 1 Jati, SMK Muhamaadyah Jati, SMK Al Balad, SMU / SMK Kridha Doplang,  memerintahkan kepada Bhabinkamtibmasnya  untuk Binluh berupa sosialisasi sebagai pemateri.
Dengan dibukanya pendaftaran seleksi penerimaan ini mengingatkan bagi para pelajar yang berminat menjadi anggota Polri agar mempersiapkan diri sebaik mungkin supaya pada saat seleksi nanti bisa mengikuti dengan lebih maksimal, lanjutnya.
“Silakan bagi yang berminat agar mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi yang akan diselenggarakan,” imbaunya.
Kapolsek  mengatakan, pendaftaran dilakukan secara online melalui website resmi dengan alamat http://penerimaan.polri.go.id/
Di tambahkan kepada anggota bhabinkamtibmasnya untuk menyampaikan “Setelah adik-adik mendaftar, silakan mengikuti petunjuk lanjut yang tertera.
Para Bhabinkamtibmas yang melaksanakan binluh  berpesan untuk seleksi Brigadir maupun Akpol dan Tamtama agar para calon peserta tidak kasak-kesuk mencari jalan atau orang yang bisa meluluskan karena seleksi Polri tidak dipungut biaya sama-sekali.
“Ingat!! seleksi Polri itu GRATIS dan tidak dipungut biaya, jadi silakan berkompetisi sebaik-baiknya,” tegas AKP Sugito SH  mengingatkan.


Pada Hari kamis tanggal 23 maret 2017 Pukul 09.00 wib Kapolsek jati menunjuk Aipda Prayitno untuk melaksanakan Sosialisasi Penerimaan anggota Polri tahun 2017 di SMU / SMA Kridha dan SMK Muhammadiyah Jati, Brigadir Heriyanto Bhabinkamtibamas Desa jati di bantu Brigadir Brigadir SUHARNO sosialisasi di SMKN 1 jati dan SMK al balad
Seluluruh anggota Bhabinkamtibmas juga, turun ke desa binaanya untuk memberikan sosialisasi penerimaan Polri dengan membagikan brosur pendaftaran Polri tahun 2017 dan menjelaskan tentang prosedur pendaftaran menjadi anggota Polri terang kapolsek Jati
Selain itu, Bhabinkamtibmas juga bekerja sama dengan pemerintah desa agar masyarakat mengetahui informasi secara jelas, sehingga secara luas masyarakat dapat mengetahuinya.
“Diharapkan, dengan kegiatan sosialisasi secara aktif yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas, minat dan animo masyarakat untuk menjadi anggota Polri meningkat dari tahun lalu,”

Demi Menjaga Kebugaran Dan Pelayanan Yang Prima, Personil Polres Blora Laksanakan TKJ Rutin

Ratusan personil polisi dari kesatuan Polres Blora begitu antusias saat mengikuti Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ) di lapangan Stadion Kridosono, Kabupaten Temanggung.

Kapolres Blora AKBP Surisman, SIK, M.H selaku pimpinan juga turut melaksanakan kegiatan TKJ tersebut. Dirinya mengatakan, bahwa tujuan dilaksanakannya TKJ ini adalah untuk menjaga kesehatan, karena kalau sudah sehat, tubuh akan terasa bugar dan stamina anggota tetap terjaga. Jumat (24/03/17) pagi.

“Saya melihat antusias anggota cukup tinggi, dengan banyaknya peserta yang hadir untuk mengikuti TKJ. Ini (TKJ) merupakan kegiatan rutin, yang diadakan dua kali dalam setahun,” ujar Kapolres saat mengikuti pelaksanaan TKJ, di lapangan Stadion Kridosono Blora.

Sementara itu Kabag Sumda Kompol Andy Wahyono menambahkan bahwa memang TKJ ini memang rutin dilakukan setiap enam bulan sekali. Meski demikian, maksud dilaksanakan TKJ adalah untuk mengevaluasi kemampuan fisik dan kesehatan personil Polri dan ASN Polres Blora. Karena dengan TKJ juga dapat membantu menjaga kebugaran personil Polri agar selalu siap melaksanakan tugas dalam kondisi yang prima.

Kabag Sumda menambahkan ada lima item dalam TKJ ini yaitu meliputi lari mengelilingi lapangan selama 12 menit, push up, pull up, sit up dan shuttle run.

“Bagi personil yang sudah berusia 50 tahun keatas hanya melaksanakan jalan kaki mengelilingi lapangan selama 12 menit tanpa melaksanakan item yang lainnya.”, terang Kabag Sumda Polres Blora.

Pelaksanaan TKJ  digelar dalam tiga gelombang, yakni dari hari Selasa, Rabu dan Jumat. Maksud dari pengaturan jadwal yang dibagi menjadi tiga gelombang ini supaya tidak mengurangi atau mengganggu kegiatan lainnya yang berhubungan dengan tugas operasional maupun pelayanan masyarakat dari tiap anggota yang bertugas di masing–masing satuan fungsi ataupun anggota yang bertugas di Polsek jajaran Polres Blora dengan harapan tetap terjaganya kondisi fisik yang prima sebagai pendukung tugas dilapangan.

Bhabinkamtibmas Polsek Jiken Polres Blora aipda Suyono, Bantu Perbaiki Jalan Rusak Itu Ibadah

Untuk mengaplikasikan tugas dan peran seorang Bhabinkamtibmas selalu melakukan pendekatan persuasif dan Humanis sehingga program perpolisian masyarakat dapat dirasakan oleh warga masyarakat yaitu dengan melakukan upaya nyata dan membaur dengan masyarakat bahu membahu bekerja bersama sama dengan warga masyarakat didesa  binaan.

Upaya nyata tersebut antara lain dengan cara terjun langsung bersama warga masyarakat salah satunya membantu masyarakat di Desa Binaan untuk melakukan kegiatan kerja bakti  gotong royong. Seperti yang dilakukan oleh Aipda Suyono anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jiken Polres Blora yang umurnya sudah tidak muda lagi dengan semangat tulus ikhlas bersama warga Ds. Cabak membantuk memperbaiki jalan yang rusak. Kamis (23/03/17) pagi.

Tidak ada pekerjaan yang berat kecuali dilakukan secara bergotong royong, apalagi perbaikan jalan tersebut untuk kebaikan warga setempat, kata Aipda Suyono Bhabinkamtibmas Desa Cabak tersebut, sebelum pihak daerah memperbaiki kondisi jalan yang rusak tersebut akan lebih baik warga setempat memperbaiki jalan secara gotong royong seperti yang dilakukan saat ini, katanya.

Kebersamaaan antar warga dan bhabinkamtibmas akan terjalin erat jika dapat melakukan kebaikan secara kompak, hal tersebut akan menghilangkan batasan antar warga dan aparat dan sesuai dengan tugas Polri dalam memberikan pelayanan,pelindungan dan pengayoman kepada masyarakat, sehingga Polisi makin dicintai masyarakat.

Disela gotongroyong memperbaiki jalan, Aipda Suyono Menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif  dan mengharapkan seluruh warga agar selalu patuh hukum.

Warga desa Cabak Kecamatan Jiken Kabupaten Blora mengucapkan terimakasih kepada Aiptu Suyono selaku Bhaninkamtibmas yang selalu berperan aktif  di sejumlah kegiatan masyarakat Desa Cabak.