shadow

Bhabinkamtibmas Polsek Jati Resor Blora Himbau Pemuda Komunitas Motor

Keberadaan komunitas bermotor bukan masalah selama tidak melakukan hal-hal negatif. Agar keberadaannya tidak membuat warga resah, sebaiknya para anggotanya tidak berpenampilan layaknya preman dan menghindari kegiatan yang menjurus kepada kriminalitas. 

“Yang masalah itu manakala mereka melakukan tindakan premanisme, apalagi sampai melakukan tindak pidana. Jadi komunitas motor itu boleh-boleh saja asal jangan dimasuki dengan gaya-gaya preman atau malah preman yang masuk,” jelas Kapolsek Jati Resor Blora AKP Sugito SH. Minggu (29/01/17)

AKP Sugito mengkhawatirkan akan terjadinya tindak kriminal makala komunitas tersebut bergaya preman. “Nanti tindakannya pasti premanisme dan yang terjadi di beberapa wilayah itu ya preman masuk komunitas motor. Tingkah lakunya premanisme. Padahal kelompok motor lain banyak yang positif,” kata Kapolsek Jati.

Hal ini seperti telah dilakaukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Jati Resor Blora yang menemui anak-anak muda komunitas RX King yang sedang berkumpul dan ngopi bareng di warung pasar Doplang.

Aipda Prayitno dalam binluhnya menyebutkan Kami dari pihak Kepolisian menghimbau terhadap para komunitas yang sedang berkumpul agar selalu tertib dalam berlalu lintas. Hindari pelanggaran lalu lintas sekecil apapun, hindari sikap arogan, premanisme dan ugal-ugalan di jalan raya. Jaga citra baik komunitas,” katanya.

Selain itu, dirinya selaku Bhabinkamtibmas berharap agar komunitas tersebut mampu menjadi contoh sikap yang baik dan sekaligus sebagai pelopor tertib lalu lintas. “Kami berharap agar komunitas club motor menjadi contoh bagi pengguna jalan lain, sekaligus sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas,” harapnya.

Tidak lupa Aipda Prayitno memberikan imbauan kepada para anggota club untuk selalu melengkapi kelengkapan kendaraan sepeda motor yang akan digunakan di jalan raya seperti surat-surat pelengkap maupun sepion dan perlengkapan motor standar. Selain itu, diberikan pembinaan tentang kampanye perang terhadap narkoba, dan pergaulan bebas yang dapat merusak nilai dan norma sosial di masyarakat.

Adanya kumpulan-kumpulan komunitas motor yang sering nongkrong di sudut-sudut jalanan juga bukan masalah. Sepanjang kegiatannya bukan menjurus kepada aksi-aksi yang mengganggu warga masyarakat sekitarnya.

“Engga masalah mereka kumpul terus mencari kegiatan positif. Yang punya anggaran mungkin mereka bisa touring atau bakti sosial, yang tidak punya mojok di tempat tertentu menghabiskan waktu,” papar AKP Sugito SH.

Ia menambahkan, setiap perkumpulan komunitas motor memiliki warna tersendiri, tergantung dari pribadi-pribadi dalam komunitas tersebut. Manakala komunitas tersebut disusupi “preman”, maka timbullah stigma negatif akan keberadaan komunitas motor ini.

Seorang Pria Tua Ditemukan Tewas Menggantung

Sejumlah warga yang tinggal di sekitar Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora digegerkan dengan ditemukannya seorang kakek yang tewas dalam kondisi gantung diri di dalam kamar rumahnya sendiri. Sabtu (28/01/2017).

Seorang kakek yang tewas tersebut diketahui bernama Parmin (76), warga Dukuh Tawangrejo RT.03/RW.10, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora. Mayat kakek tersebut pertama kali diketahui oleh Jumasih bin Joyonyono (50) yang saat itu hendak membersihkan kamar dan makanan sehari-hari, terkejut melihat korban telah meninggal dunia gantung diri.

Dari informasi yang dihimpun polresblora.com, mayat Parmin tersebut ditemukan berada di dalam kamar rumah miliknya sendiri, Dukuh Tawangrejo RT.03/RW.10, Ds. Sumber, Kec. Kradenan, Kab. Blora. Yang mana pertama kali korban diketahui saksi 1 oleh Jumasih (50), saat itu posisi korban masih menggantung dengan melilitkan tali dilehernya yang diikatkan ke blandar atap kamarnya.

Mengetahui Parmin sudah dalam posisi tewas menggantung di blandar atap kamar rumahnya itu, Jumasih langsung memberi tahu saksi 2 Ratno Bin Giyanto (34). Beberapa warga yang mendengar permintaan sodara Parmin gantung diri tersebut langsung ke lokasi kejadian dan kemudian lapor kepada pihak kepolisian Polsek Kradenan.

“Awalnya memang ini ditemukan Sodari Jumasih sendiri. Saat itu dirinya setiap hari membantu membersihkan rumah dan sisa makanan  sehari-hari dirumah korban,” terang AKP Subardo SH, Mhum Kapolsek Kradenan Resor Blora.

Petugas kepolisian dari jajaran Polsek Kradenan Resor Blora yang mendapatkan laporan tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian perkara. Hingga petugas identifikasi datang warga tidak berani untuk menurunkan jenazah kakek tersebut dari kayu blandar tempat korban menggantung dengan menggunakan tali tampar itu.

“Dari hasil pemeriksaan sementara korban ini murni meninggal dunia akibat gantung diri. Berdasarkan ciri-cirinya lidah menjulur keluar dan tidak ditemukan adanya luka-luka bekas penganiayaan,” sambung AKP Subardo SH, Mhum yang langsung ikut melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara itu, petugas sendiri masih belum mengetahui penyebab pasti apa yang membuat sodara Parmin nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri tersebut. Namun dari dugaan sementara korban diduga tidak tahan mengalami sakit yang tak kunjung sembuh selama bertahun-tahun dan penyakit pikun karena usia sudah tua.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan dilakukan visum oleh tim medis dan identifikasi, jenazah korban langsung kita serahkan ke pihak keluarga untuk segera dimakamkan” pangkas AKP. Subardo SH,Mhum.

Polsek Kradenan Resor Blora Tangkap Pemuda Pengangguran Pencuri Kotak Amal Masjid

Kepolisian Sektor Kradenan Resor Blora membekuk seorang pria yang diduga mencuri uang yang tersimpan dalam kotak amal masjid. Pelaku bernama Supardi bin Sumadi , 24 th, Bslam, belum bekerja, alamat Dk kradenan RT.06 RW. 06 Ds. Mendenrejo Kec.Kradenan Kab.Blora.

Kapolsek Kradenan AKP Subardo menuturkan tersangka ditangkap setelah melakukan pencurian di Masjid masjid AL MUTAQIM alamat Dukuh. Kradenan RT.07/RW.06 Ds. Mendenrejo Kec. Kradenan Kab. Blora. Warga setempat yang mencurigai gerak-gerik Supardi bin Sumadi kemudian melapor ke kantor Polisi Polsek Kradeanan. Minggu (28/01/17).

Menurut AKP Subardo SH,M.hum Kapolsek Kradenan, pihaknya melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku di rumahnya. “Barang Bukti 1 (satu) buah anak kunci rusak bekas terbakar dan uang tunai Rp.60.000 (enam puluh ribu rupiah ).

Setelah ditangkap, Supardi bin Sumadi digelandang ke kantor Polisi untuk dimintai keterangan. Dari hasil interogasi penyidik, pelaku mengaku telah mencuri uang kotak amal di masjid AL MUTAQIM, pemuda pengangguran ini spesialis pencuri uang kotak amal,” ujar AKP Subardo

Modus operandinya Tersangka masuk kedalam Masjid Al Mutaqim kemudian mengambil 1 (satu) buah kotak amal berisi uang dengan cara mudah, terus memasukannya ke dalam jaket, setelah itu terlapor keluar masjid dan menuju rumahnya dengan berjalan kaki.

Kronologis kejadian Pada hari Selasa tanggal 24 Januari 2017 diketahui pukul 04.00 WIB. Pani bin Suparman/pelapor selesai menunaikan sholat subuh di masjid Al Mutaqim kemudian pelapor melihat atau mendapati kotak amal masjid Al Mutaqim tidak ada di tempatnya lalu pelapor memberitahukan peristiwa tersebut kepada jamaah masjid Al Mutaqim lainya yakni Saksi 1 Ngalimun bin Dasim (46) dan saksi 2 Markaban bin Sumo (66) warga Ds. Mendenrejo, Kec. Kradenan, Kab. Blora. Atas peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kradenan, dan Takmir Masjid Al Mutaqin mengalami Kerugian sebesar Rp. 60.000,-

“Saat ini tersangka dan barang bukti yakni kotak amal, dan uang tunai Rp. 60.000,- hasil curiannya diamankan di Mapolsek Kradenan. “Tersangka akan diancam pasal 362 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara,” kata AKP Subardo SH,Mhum.

Polres Blora Siap Amankan Perayaan Imlek Tahun 2017

Jelang perayaan Imlek yang akan berlangsung besok pada hari Sabtu tanggal 28 Januari 2017 mendatang, Kapolres Blora, melalui Wakapolres Kompol Indrianto Dian Purnomo SH menekankan kepada anggota untuk meningkatkan penjagaan pada Klenteng yang ada di Kabupaten Blora.

Wakapolres Blora menyampaikan, selain mengantisipasi kerawanan aksi teror, kemanan warga Tionghoa yang akan melaksanakan Ibadah dan Tempat Ibadah Tri Darma (TITD) Hok Tik Bio, Klenteng tertua yang terletak di pusat Kota Blora ini memang menjadi pusat pengaman karena semua umat Tionghoa melaksankan Ibadah dan perayaan Imlek tahun ini disini.

Kabag Ops bersama Kasat Binmas Polres Blora melaksanakan patroli sambang dan koordinasi dimulai dengan mengunjungi Klenteng Tri Darma (TITD) Hok Tik Bio di jalan Pemuda Kota Blora.  Kegiatan patroli ini bermaksud untuk menemui pengurus Klenteng serta berdialog mengenai persiapan perayaan Imlek. “Sampai di Klenteng, kami langsung diterima pengurus Klenteng,” kata Kabag Ops Polres Blora Kompol I Gede Arda.

Menurut Kabag Ops Kompol I Gede Arda, pengamanan akan dilakukan mulai Jumat (27/1/2017) malam hingga puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2568 pada hari berikutnya. Adapun fokus pengamanan akan menitikberatkan pada pengamanan objek meliputi bangunan Klenteng Hok Tik Bio dan lokasi sekitar, arus lalu lintas menuju sekitar klenteng hingga pusat keramaian di Kota Blora, baik mal, objek vital, alun-alun, dan tempat hiburan.

Diperkirakan, liburan akhir pekan panjang yang bersamaan dengan libur tahun baru Imlek, akan membuat Kota Blora menjadi ramai karena banyak masyarakat yang ingin menyaksikan hiburan Barongsai dan Leyangleyong di Klenteng. Sejauh ini kondisi Kota Blora dan sekitarnya tergolong cukup kondusif. Belum terdeteksi adanya tindak kerawanan yang dapat mengganggu kelancaran perayaan tahun baru Imlek.

“Meski demikian, kami tidak ingin lengah. Pasukan Kepolisian yang melaksanakan tugas pengaman dan warga diimbau tetap bersiaga guna mengantisipasi jika sewaktu-waktu muncul gangguan kamtibmas,” kata dia.

Selain itu, pihaknya juga meminta masyarakat Kota Blora untuk memiliki toleransi dengan sesama umat manusia. Sehingga, Kota Blora tetap aman dan kondusif. “Toleransi terhadap warga yang berbeda keyakinan, ajaran, dan keturunan diminta untuk terus dijaga. Sehingga perayaan Imlek di Kota Blora lancar,” katanya.

Humas TITD Hok Tik Bio Kabupaten Blora Darmawan Wijaya atau Koh Njin, mengatakan, Imlek tahun ini masuk dalam kategori tahun ayam api. Sesuai namanya, api identik dengan warna merah.

Warga Tionghoa menyukai warna merah karena melambangkan hoki, kebahagiaan, dan keberuntungan. “Karena itu, mereka disarankan mengenakan busana merah di hari pertama Imlek. Auranya akan bagus sehingga dewa akan menurunkan berkah,” kata dia.

Darmawan Wijaya atau Koh Njin, menambahkan dalam perayaan Imlek nanti, banyak harapan yang akan didoakan oleh warga Tionghoa Madiun untuk pribadi, keluarga, leluhur, dan Bangsa Indonesia.

Binrohtal Polres Blora Sebagai Upaya Menciptakan Mental Personil Yang Beriman dan Bertaqwa Kepada Tuhan YME

Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, usai apel pagi. Pada hari Kamis Kemarin tanggal 26 Januari 2017 Sekitar Jam 08.15 Wib Polres Blora, telah melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental Agama Islam bertempat di masjid Al Istiqomah Polres Blora yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Kompol Indriyanto Dian Purnomo, SH. Jumat (27/01/17).

Kegiatan diikuti oleh Personil Polres Blora ( Perwira, Bintara, dan PNS Polri), kegiatan Bintal diawali dengan Sambutan / Arahan Kasat Binmas dilanjutkan membaca Tahlil, Surat Yasin , Asmaul Khusnah secara bersama yang dipimpin oleh Kapolsek Kunduran Resor Blora AKP. Agus Budiono.

Selanjutnya dilanjutkan Ceramah Agama oleh Ustand H. Bachtiar dari Kecamatan Ngawen dengan tema “meningkatkan keimanan dan ketaqwaan personill Polres Blora.”

 Ustad H. Bachtiar menerangkan bahwa bobot Ibadah seseorang Umat ada 3, yaitu :

  1. Niat.
  2. Keiklasan
  3. Pemahaman.

Tujuan Kegiatan ini yaitu meningkatkan karakter anggota Polri Menjadi Lebih Humanis. Disamping itu pula berbagai upaya dilaksanakan Polres Blora dalam rangka meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan anggotanya kepada Tuhan YME, yang mana dengan di adakannya kegiatan ini maka moral serta kelakuan yang buruk bisa berubah, berdo’a bersama agar anggota yang sakit segera disembuhkan dan dapat berkumpul bersama di Polres Blora, terutama bagi personil yang sedang dalam pembinaan Propam Polres Blora, salah satunya dengan mengadakan kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) yang dilaksanakan setiap hari Kamis. Kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar serta selesai sekitar jam 09.20 Wib.

Bentuk Kepedulian Pimpinan, Kapolsek Sambong Resor Blora Jenguk Anggota Yang Terbaring Sakit

Seorang pimpinan yang baik adalah pemimpin yang peka terhadap kondisi anggotanya, dengan begitu ia tahu betul kelebihan serta kekurangan orang orang yang berada dibawah komandonya. Untuk mencapai hal seperti ini, sang pemimpin tersebut terlebih dahulu harus bisa “membumi” bersama dengan anggotanya, jadi karakter setiap anggota ia kuasai, dan dari setiap anggota timbul respek dan penghormatan kepada sang pemimpin tadi dengan penghormatan yang timbul dari hati.

Situasi ini sepertinya tepat jika digambarkan pada orang nomor satu di Kepolisian Sektor Sambong Resor Blora yakni AKP Joko Priyono SH. Ya, Kapolsek Sambong AKP Joko Priyono SH bersama beberapa anggotanya lain dan Bhayangkari Polsek Sambong Resor Blora pagi ini menjenguk langsung salah satu anggotanya yang terbaring sakit dan dirawat di ruanagn Arofah rumah sakit Muhammadiyah Kecamatan Cepu Kabupaten Blora. Jumat (27/1/17).

Kegiatan ini sengaja Kapolsek Sambong agendakan karena bagi Kapolsek setiap nyawa anggota sangat berharga dan Bapak Kapolsek tahu betul cara menghargainya.

“Saya menempatkan anggota saya sebagai seorang keluarga dari keluarga besar Polri, oleh karenanya rasa sakit yang mereka rasakan adalah rasa sakit kami, sebab kami adalah satu, dan kami tidak terpisahkan” ungkap AKP Joko Priyono SH disela sela kunjungannya tersebut.

Lebih jauh Kapolsek juga mengungkapkan bahwa mudah-mudahan dengan dukungan yang telah diberikannya dapat memberikan energi positif bagi anggotanya yang sedang sakit, sehingga diharapkan mereka bisa segera sembuh dan beraktifitas seperti sedia kala.

Sementara Aiptu Munaji Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Sambong sendiri menurut informasi yang bersumber dari dokter yang menanganinya mengalami sakit gejala tipes dikarenakan factor kelelahan, usia yang sudah tua dan factor cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini.

Kondisi ini membuat Kapolsek Sambong tampak sedih dan mengungkapkan keprihatinanya. Sehingga saat akan berpamitan, AKP Joko Priyono SH menitipkan sebuah amplop berisi sejumlah uang tunai sekadar meringankan beban biaya pengobatan yang dikeluarkan keluarganya sekaligus sebagai wujud perhatian dan kepedulian seorang pimpinan terhadap anak buahnya.

“Kegiatan seperti ini akan terus saya lakukan selama saya menjabat sebagai pimpinan, bahkan kegiatan ini saya lakukan tidak hanya di sekali dua kali saja, namun sering sudah saya lakukan, dan suatu saat ditempat jabatan yang baru nanti kegiatan seperti ini tidak akan saya tinggalkan”, demikian pak Kapolsek Sambong memungkasi pernyataannya sembari terus berjalan untuk tugas selanjutnya.

Harapan yang sama disampaikan kepada istri dan keluarganya yang mendampingi di rumah sakit agar tetap sabar dan tabah sambil berdoa semoga penyakit yang diderita Aiptu Munaji dapat ditangani dengan baik oleh para doketr dan tim medis sehingga cepat sembuh untuk kembali berkumpkumpul bersama.

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Miras, Seks Bebas Dan Kenakalan Remaja Sat Binmas Polres Blora Gencarkan Binluh Di SMA

Para siwa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) adalah generasi muda penerus bangsa, calon pemimpin masa depan dan kontributor bagi kemajuan Negara, akhir-akhir ini kehidupan pemuda kita saat ini terutama pelajar dipengaruhi oleh banyak faktor. Narkoba menjadi salah satu penyebabnya, untuk itu pemerintah saat ini telah mencanangkan Indonesia Darurat Narkoba, dengan mengacu pada peristiwa-peristiwa tersebut diatas dan juga untuk mencegah semakin meluasnya peredaran narkoba khususnya di wilayah hukum Polres Blora.

Kapolres Blora AKBP Surisman, S.I.K.,M.H memerintahkan Sat Binmas untuk melakukan giat Penyuluhan dan Sosialisasi tentang kenakalan remaja dan Bahaya Narkoba di kalangan remaja khususnya bagi para pelajar di tingkat SMA.

Dan pada hari ini Kamis tanggal 26 Januari 2017 dimulai sekira pukul 08.00 Wib s/d jam 09.00 Wib, bertempat di lapangan halaman SMA Bhaktihusada Kabupaten Blora, Kasat Binmas Polres Blora AKP. Sumaidi bersama anggotanya dan dengan disaksikan para dewa guru telah melaksanakan kegiatan Sosialisasi tentang kenakalan remaja dan bahaya Narkoba di kalangan remaja khususnya bagi para pelajar di tingkat SMA dengan jumlah peserta sebanyak 200 siswa.

Adapun tujuan diadakan giat sosialisasi ini adalah menumbuhkan kedisiplinan dan patuh hukum dikalangan para siswa, dipandang perlu melakukan langkah-langkah preemtif Kepolisian guna membentuk generasi penerus bangsa yang patuh dan disiplin sejak dini dikalangan para pelajar khususnya siswa-siswi SMA.

Acara dibuka oleh Kasat Binmas Polres Blora AKP Sumaidi dan selanjutnya Kasat Binmas memberikan arahan yang intinya agar para siswa-siswi Meningkatkan disiplin bagi para pelajar, hindari diri dari bahaya merokok, minuman keras dan narkoba, hindari pergaulan bebas dan Kenakalan remaja, serta patuhi semua aturan Sekolahan maupun peraturan perundangan yang berlaku.

Dengan dilaksanakan giat sosialisasi ini, Sat Binmas Polres Blora berharap kepada para siswa-siswi untuk selalu bersikap disiplin dan patuh terhadap semua aturan dapat mengerti akan dampak bahaya dari Narkoba serta buruknya kenakalan remaja dan diharapkan para pelajar selalu bisa menjaga pergaulannya dengan baik di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. 

Sementara itu Kasat Binmas AKP Sumaidi mengatakan dirinya bersama anggotanya berkomitmen untuk terus menerus memberikan penyuluhan tersebut guna meminimalisir bahkan meniadakan penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja di setiap sekolah se-Kabupaten Blora khususnya di wilayah hukum Polres Blora, apalagi pemerintah pusat sudah memberi warning tentang darurat narkoba di Indonesia.

“Kasubbag Humas Polres Blora AKP Sularno, S.H., juga menambahkan bahwa Sekolah bukan hanya memberikan pendidikan formal saja, akan tetapi lebih dalam lagi memberi pendidikan mental bagi siswanya. Penyalahgunaan narkoba sudah dalam taraf memprihatinkan, dimana sebagian besar korbannya adalah remaja dan anak sekolah, Jadi jangan sampai kita terjerat pergaulan yang negatif, yang selanjutnya mengarah pada kenakalan remaja, seperti bergabung dengan perkumpulan yang biasanya menimbulkan keresahan masyarakat”, tuntasnya.

 

Bhabinkamtibmas Sambangi Sekolah Dasar, Himbau Cegah Kenakalan Dan Kekerasan Terhadap Anak

Bhabinkamtibmas adalah angota Kepolisian yang ditugaskan untuk membina keamanan dan ketertiban di suatu wilayah, dimana merupakan salah satu fungsi yang menjadi ujung tombak, fungsi deteksi dini dan dalam instansi Kepolisian guna menyampaikan atensi maupun kebijakan pimpinan kepada warga masyrakat.

Brigadir Suharno selaku babinkamtibmas desa Jegong Kecamatan Jati, kabupaten Blora, melaksanakan sambang bertatap muka dengan para bapak ibu guru sekolah SDN 2 Jegong. Dalam kegiatanya babinkamtibmas memberikan himbauan supaya selalu waspada memberikan pengawasan terhadap siswa siswinya karena maraknya kejadian kenakalan dan kekerasan terhadap anak yang terjadi dikota besar.

Maka dari itu kepolisian menambahkan supaya para guru untuk memantau kegiatan anak di sekolah,berikan ilmu pengetahuan tata krama sopan santun saling menyayangi dan menghargai antar sesama. Apabila terjad tindak kekerasan terhadap anak baik sesama teman maupunyang dilakukan pihak guru mohon untuk dilaporkan jangan sampai kasus seperti ini berlarut dan menimbulkan kerugian pesikis bagi anak di kemudian hari.

“saya harapkan di sekolah SDN 2 Jegong ini tetap dalam aman dan kondusif, jaga kemanan dan ketertiban lingkungan sekolah dan para siswanya, berikan ilmu pengetahuan dan akhlak yang baik sehingga dapat mencetak generasi yang unggul dan berprestasi”. Himbauan Brigadir Suharno kepada para guru SDN 2 Jegong.

Ibu Rusmiyati selaku kepala sekolah SDN 2 Jegong menyambut positif dan apa yang disampaikan bapak babinkamtibmas akan saya pegang teguh dan saya laksanakan,guna menjaga lingkungan sekolah dan mengantisipasi hal-hal seperti kenakalan dan kekerasan terhadap anak tersebut.tuturnya.

Tim Saber Pungli Terbentuk Sebagai Upaya Birokrasi Pelayanan Masyarakat Bersih

Pemberantasan pungutan liar (pungli) dikumandangkan Bupati Blora Djoko Nugroho, Rabu (25/1). Tak hanya di instansi pemerintah dan pelayanan publik, pemberantasan juga menyasar pada pungli yang dilakukan oknum warga dan mengatasnamakan perkumpulan atau organisasi. Kamis (26/01/17).

Hal tersebut dikemukakan Bupati Djoko Nugroho saat menyampaikan sambutan pengukuhan unit satuan tugas (satgas) sapu bersih (saber) pungli di pendopo rumah dinas bupati. “Hampir semua tahu bahwa konotasi pungutan liar identik dilakukan oleh oknum aparat, pejabat dan jajarannya kepada rakyat. Namun saat ini bisa terjadi pula yakni ada oknum rakyat dengan embel-embel organisasi tertentu melakukan pungutan liar. Untuk itu perlu dikoordinasikan dan dikomunikasikan bersama,”  ujar Bupati Djoko Nugroho.

Pembentukan unit satgas saber pungli di Blora menindak lanjuti Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar dan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 180/3935/SJ tentang Pengawasan Pungutan Liar Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Unit satgas saber pungli di Blora beranggotakan personel dari lima institusi. Yakni dari Polres, Kodim 0721, Kejaksaan Negeri (Kejari), Inspektorat dan Subdenpom Blora. Pengukuhan dihadiri para kepala satuan organisasi perangkat daerah (SOPD), camat serta pimpinan sejumlah instansi vertikal yang ada di Blora.

Bupati Djoko Nugroho dalam sambutannya, menghendaki unit satgas saber pungli dapat melaksanakan tugasnya secara efektif dan efisien dengan mengoptimalkan pemanfaatan personel, satuan kerja dan sarana prasarana. “Ini demi kebaikan kita bersama, kebaikan Kabupaten Blora, kebaikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dan terpenting adalah kebaikan bagi anak cucu kita nanti,” tambahnya.

Unit Satgas Saber Pungli yang dikukuhkan terdiri dari kelompok ahli yakni unit intelijen, unit pencegahan, unit penindakan dan unit yustisi. Tujuan utama satgas saber pungli adalah memberantas praktik pungli yang merusak sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Sedangkan tugas dan perannya adalah membangun sistem dengan standard operasional prosedur (SOP) tertentu dengan mengedepankan fungsi pencegahan melalui sosialisasi kepada masyarakat.

Selain itu juga pembinaan dan pengawasan secara berkesinambungan terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang memiliki risiko terjadinya pungli. Ketua pelaksana unit satgas saber pungli dijabat Waka Polres Blora Kompol Indriyanto Dian Purnomo, wakil ketua I Bambang Darmanto (Inspektorat) dan wakil ketua II David Supriyanto (kejaksaan). Jumlah personel unit satgas saber pungli Blora sebanyak 40 orang.

Blusukan Di Pasar Patroli Polsek Jati Resor Blora Cegah Tindak Kriminal

Menjelang perayaan tahun baru Imlek 2017 Pasar Induk Kecamatan Jati, Kabupaten Blora ramai aktivitas perdagangan jual beli warga. Rabu (25/01/17).

Guna mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan seperti pencurian, jambret maupun kejahatan lainnya, anggita Unit Sabhara Polsek Jati Resor Blora melaksanakan patroli menyambangi pasar tersebut.

Kapolsek Jati Resor Blora melalui Kanit Sabhara Aiptu Panca saat memimpin 3 anggotanya patroli sambang pasar, menyampaikan bahwa pasar Induk Kecamatan Jati yang terletak di Desa Doplang ini merupakan pasar tradisional yang sudah lama berdiri. Di mana saat momen-momen besar seperti menjelang pelaksanaan Idul Fitri, Idul Adha,natal, tahun baru dan hari raya Imlek serta hari-hari besar lainnya pasar tersebut ramai dikunjungi masyarakat karena pasar ini adalah pasar yang terbesar se-Kecamatan Jati, jadi perputaran perekonomian perdagangan yang terbesar ya disini.” ungkapnya.

“Untuk mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, pelaksanaan patroli sekaligus memberikan imbauan kamtibmas kepada warga baik para pedagang maupun pembeli yang ada di pasar tak boleh dilewatkan,” tutur Aiptu Panca.

Kanit Sabhara Polsek Jati Resor Blora juga menambahkan bahwa di pasar banyak masyarakat yang melakukan aktifitas untuk berbelanja, hal ini tentunya juga dapat menimbulkan kerawanan tersendiri sehingga kami anggap perlu menghadirkan Polisi.

Petugas patroli Polsek Jati juga menyambangi toko emas yang ada di kios pasar, seperti sudah menjadi kewajiban para anggota patroli memberikan pesan-pesan Kamtibmas supaya dipedomani oleh pedangan emas sehingga dapat mengurangi resiko dan mencegah terjadiya tindak kriminalitas.