shadow

JALAN SANTAI DILANJUTKAN PERESMIAN KANTOR BALAI DESA SITIREJO KEC. TUNJUNGAN OLEH BUPATI BLORA

Pada hari Jumat, tanggal 30 Desember 2016 pukul 06.30 sampai dengan 09.00 wib, bertempat di Desa. Sitirejo Kec. Tunjungan telah dilaksanakan kegiatan jalan santai bersama warga Desa. Sitirejo yang diikuti kurang lebih 500 orang dan peresmian Kantor Balai desa Sitirejo oleh Bupati Blora
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Blora, PJU Pemda Blora, Forkompincam Tunjungan, Para Kepala desa Se Kecamatan Tunjungan, Perangkat desa Sitirejo, Anggota Polsek Tunjungan yaitu Kapolsek AKP supriyo, Kanit sabhara ipda suroso H, Bhabinkamribmas brig eko s, 4 orang anggota sabhara dan 2 orang bhabinkamtibmas, Anggota Koramil Tunjungan, warga desa Sitirejo kurang lebih 500 orang.
Karena situasi gerimis tidak ada sambutan langsung hiburan dan pengundian hadiah disela sela hiburan orgen tunggal.
Adapun rangkaian kegiatan tersebut di mulai dari jalan santai, peresmian kantor balai desa Sitirejo, Syukuran dan dilanjutkan hiburan Orgen tunggal. Selama Kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

OPERASI CIPTA KONDISI LALU LINTAS POLRES BLORA JARING PELANGGARAN KASAT MATA

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Blora menggelar operasi cipta kondisi (Cipkon) menjelang Tahun Baru 2017. Operasi Cipkon didahului dengan apel di halaman Mako Sat Lantas Polres Blora,  Kamis (30/12/2016) malam.

Operasi CIpkon melibatkan Sat Gas Operasi Lilin Candi 2016 meliputi Satuan Shabara, Sat Reskrim, Sat Intel, Sat Lantas Dan Propam Polres Blora. Operasi Cipkon dipimpin Kabag Ops Polres Blora Kompol I Gede Arda Se.

Operasi yang dilaksanakan di Jalan A. Yani, Mr. Iskandar, Dr. Soetomo, Block T dan alun-alun Kota Blora, hasilnya petugas mengamankan puluhan pengendara sepeda motor karena melanggar peraturan lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Blora, Ajun Komisaris Polisi, Febriyani Aer SIK mengatakan, operasi cipkon yang dilakukan kali ini, fokus terhadap penindakan terhadap kelengkapan pelanggaran kasat mata seperti, kenalpot tidak sesuai standar (kenalpot brong), pengemudi tidak menggunakan helm serta pelanggaran tematik seperti spek kendaraan roda dua yang tidak standart lainnya.

AKP Febriyani Aer menyatakan, kegiatan operasi cipkon ini sesuai instruksi Polda Jawa Tengah, maupun Kapolres Blora untuk meningkatkan pengawasan dan penindakan perayaan Natal dan Tahun Baru. Hal ini karena banyak pengguna jalan roda dua yang melakukan pelanggran lalu lintas kasat mata.

“Itu rawan sekali terjadi kecelakaan lalu lintas, karena saat berkendara tidak menggunakan helm, atau spesifikasi kendaraan tidak sesuai standart akan dapat mengganggu atau membahayakan pengendara. Dan itu memang penyebab utama kecalakaan,” ungkap AKP Febriyani Aer saat ditemui polresblora.com.

Ia menjelaskan, terjadinya kecelakaan lalu lintas, disebabkan karena adanya pelanggaran. Bukan hanya kelalaian manusia (human eror), tetapi juga karena faktor kendaraan yang kurang prima. Karena itu pihaknya menghimbau masyarakat terutama di Kabupaten Blora untuk tertib berlalu lintas.

Sementara itu sebagai pimpinan operasi Kabag Ops Polres Blora Kompol I Gede Arda SE menyatakan tujuan akhir kegiatan ini yakni saat Tahun Baru 2017 nanti masyarakat sudah lebih tertib. Ia mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan lalu lintas baik di saat siang maupun malam hari dalam keadaan ada dan tidak ada petugas.

“Kami akan menurunkan sebanyak 200 personel untuk kegiatan perayaan malam tahun baru nanti dan bekerjasama dengan instansi terkait seperti TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan, BPBD, dan Dinas Perhubungan setempat karena pengamanan pergantian malam tahun baru sangat rawan terjadi gangguan kamtibmas dan kamseltibcarlantas.

POLSEK NGAWEN RESOR BLORA AMANKAN IBADAH NATAL GEREJA GKJTU

Kapolsek Ngawen AKP Yulianto SH, melaksanakan pemantauan langsung kegiatan Personil Polsek Ngawen dalam pengamanan misa natal di Gereja Kristen Jawa (GKJTU) yang beralamat di Kelurahan Ngawen, kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Kamis 29/12/2016.

Sebelum kegiatan ibadah Perayaan natal tersebut dimulai, AKP Yulianto memberikan arahan kepada anggota Polsek Ngawen bersama anggota  TNI Koramil 0721/Ngawen untuk melaksanakan sterilisasi gereja dan selanjutnya melaksanakan pengamanan kegiatan ibadah umat kristiani dalam perayaan natal tahun 2016.

Dalam kegiatan ibadah tersebut dihadiri jema’ah kurang lebih 100 orang jema’ah yang berasal dari dalam Kec.Ngawen dan menghadirkan pendeta Cornelius Sutoyo STh.

“Sterilisasi dan pengamanan kegiatan natal ini merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada semua masyarakat, dalam hal ini khususnya umat kristiani yang sedang menjalankan ibadah natal tahun 2016” ucap AKP Yulianto SH.

Kapolsek Ngawen menambahkan pihaknya telah menempatkan personil pengamanan gabunagn TNI,Polri dan Linmas di setiap gereja yang digunakan untuk ibadah Natal diwilayah Kecamatan Ngawen. Dalam pengamanan ini Polsek Ngawen menerapkan pengamanan humanis, namun tetap tegas dalam bertindak, dan tetap selalu waspada. Tuturnya.

BHABINKAMTIBMAS POLSEK CEPU RESOR BLORA BANTU GOTONG ROYONG WARGA BANGUN MASJID

Inilah yang di lakukan anggota Polsek Cepu Resor Blora, Kamis (29/12/16). Melalui bhabinkamtibmas Polsek Cepu Aipda Supriyono bahu membahu dengan warga Desa binaannya dalam rangka membangun masjid di Desa Plosorejo Kecamatan Cepu kabupaten Blora.

Dari kegiatan ini tercermin Kebersamaan serta kedekatan Bhabinkamtibmas beserta warganya, “Alhamdulilah dengan senang dan semangat warga melihat kehadiran Polisi di tengah-tengah Masyarakat serta turut membantu pembangunan masjid.”Ujar salah satu warga.

Ikut mempelopori kerja bakti bersama warga, tidak hanya bertugas mengamankan wilayah atau menegur yang tidak melaksanakan ronda tetapi dalam hal kerja bakti juga tetap hadir sebagai contoh kepada warga yang lainnya.

“Pekerjaan menjadi lebih cepat. Sifat gotong royong ini harus terus dipertahankan, karena merupakan budaya asli dari bangsa Indonesia,” jelas Aipda Supriyono. Sebagai Bhabinkamtibmas harus mengetahui kondisi wilayahnya dan harus selalu siap membantu warganya yang membutuhkan.

Dengan adanya kegiatan ini mudah mudahan warga yang lainnya hatinya menjadi terketuk dan lebih semangat dan juga agar tetap terjaga dalam masalah Gotong Royong dalam segala hal, karena Kegiatan gotong royong banyak manfaatnya, ringan dikerjakannya, cepat tingkat keberhasilanya, dan indah dilihatnya.

 

KAPOLSEK KUNDURAN RESOR BLORA HADIRI PENYULUHAN HIV AIDS

Kepala Kepolisian Sektor Kunduran Resor Blora AKP Agus Budiana SH hadiri sosialisasi penyuluhan penanggulangan HIV/AIDS. Bertempat di Balai Desa Bajirejo Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora pukul 10.00 Wib. Kamis (29/12/16).

Sosialisasi HIV/AIDS diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Blora dalam rangka memperingatan hari AIDS sedunia dengan sasaran sosialisasi para penduduk di wilayah pedesaan supaya mengetahui dan mengerti sebab akibat dari penyakit HIV/AIDS.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Bajirejo beserta seluruh stafnya, Komandan Koramil 0721/Kunduran. Dengan narasumber perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Blora yakni UPTD Puskesmas Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora, dan seluruh warga masyarakt yang menghadiri acara sosialisasi tersebut berjumlah kurang lebih sekitar 70 orang.

Kapolsek Kunduran AKP Agus Budiana SH dalam arahannya menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai mencegah penyalahgunaan Narkoba, seks bebas dan memahami tentang Virus HIV di kalangan para warga Desa yang notabennya belum mengerti dan memahami penyakit ini. Dengan menyampaikan pesan-pesan  Kesehatan kepada para hadirin masyarakat Ds. Bajirejo Kec. Kunduran untuk berhati-hati dengan virus HIV karena factor penyebannya ada dua, yakni Narkoba dan Seks Bebas.

AKP Agus Budiana  “mengajak kepada warga untuk menjalani gaya hidup sehat, hindari seks bebas sehingga keluarga dan dan keturunan tidak terserang penyakit yang membahayakan.”terangnya.

Diharapkan dengan kegiatan ini para warga masyarakat yang menghadiri sosialisasi ini dapat menjauhi dan mencegah terjadinya penyalahgunaan Narkoba dan menghindari pergaulan bebas agar tidak terjangkit virus HIV.

SATUAN NARKOBA POLRES BLORA RAZIA TEMPAT HIBURAN MALAM DI WILAYAH CEPU

Satuan Reserse Narkoba Polres Blora, Jawa Tengah, menggelar operasi cipta kondisi (cipkon) jelang perayaan tahun baru 2017 di dua tempat hiburan malam di wilayah Kecamatan Cepu Kabupaten Blora, Kamis (29-12-2016) dini hari.

Operasi cipkon dipimpin langsung Kasat Narkoba Polres Blora AKP Soeparlan dengan anggotanya. Adapun lokasi yang menjadi sasaran operasi yaitu Café Millenium dan Colour di wilayah kecamatan Cepu Kabupaten Blora. Petugas melakukan pemeriksaan terhadap badan dan barang yang dibawa oleh pengunjung. Sasaran dari kegiatan ini adalah narkotika dan miras. Seluruh pengunjung dan para wanita penghibur dites urine dengan menggunakan Napza Rapid Test. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan hasil positif dalam tes urin menggunakan Napza Rapid Test baik dari para pengunjung café maupun para wanita penghibur café dari kedua tempat hiburan malam yang di razia di wilayah Cepu tersebut.

Bukan tanpa alasan petugas melakukan hal tersebut, perkembangan tempat hiburan malam di Kabupaten Blora diindikasi menjadi faktor peredaran narkoba. Oleh sebab itu petugas melakukan tes urin untuk mengertahui apakah mereka mengkonsumsi narkoba seperti sabu-sabu dan lainnya.

Dijelakan AKP Soeparlan, tujuan dari operasi ini untuk memberantas peredaran narkotika khususnya di wilayah Kabupaten Blora karena di wilayah Kecamatan Cepu merupakan perbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro provisnsi Jawa Timur. Serta dalam rangka mendukung program dengan penegakan hukum pemberantasan narkoba dan obat-obatan terlarang, serta bekerja sama dengan instansi terkait dalam memberantas narkotika.

AKP Soeparlan menjelaskan bahwa Kabupaten Blora ini merupakan wilayah yang rawan terhadap narkotika karena di wilayah Blora diindikasikan sebagai tempat transit peredaran narkoba dari Jawa Tengah ke Jawa Timur atau sebaliknya. Maka dari itu pihaknya akan merutinkan kegiatan razia tersebut untuk memberantas narkotika di wilayah Kabupaten Blora.

“Kegiatan preventif ini tidak hanya akan dilakukan untuk di tempat hiburan malam daerah Cepu saja, namun akan dilakukan di seluruh wilayah hukum Polres Blora,” tegas Kasat Narkoba Polres Blora AKP Soeparlan.

 

RANGKUL REMAJA GEREJA POLRES BLORA OPTIMALKAN PENGAMANAN MISA NATAL REMAJA GKI BLORA

Untuk menciptakan kenyamanan perayaan Natal remaja, Polres Blora, Jawa Tengah melakukan sterilisasi gereja Kristen Indonesia Jln Tentara Pelajar Kel. Tempelan Kab. Blora. Dalam kegiatan sterilisasi, aparat kepolisian melakukan kerja sama dengan pihak keamanan internal gereja. Rabu (29/12/16) sore.

Petugas keamanan internal gereja dengan senang hati membatu petugas keamanan dalam melaksanakan sterilisasi gereja. sebelum melaksanakan sterilisasi Kasat Shabara Polres Blora Iptu Heri Dwi SH,MH memeberikan pengertian bahwa keamanan dan kelancaran ibadah misa natal remaja hari ini adalah tanggung jawab bersama.

Kapolres Blora, AKBP Surisman SIK,MH menjelaskan, kegiatan pengamanan ibadah misa natal di seluruh wilayah Kabupaten Blora, Polres Blora dan Polsek jajarannya serta bersinergi dengan Instansi terkait sudah melakukan pengamanan dan sterilisasi diseluruh gereja yang ada di wilayahnya.

“Dalam seteriliasi, petugas kepolisian bekerja sama dengan petugas Pengamanan Internal Pemuda Gereja. Tugasnya melakukan pemeriksaan di dalam maupun di lingkungan sekitar gereja,” ucap Kapolres Blora, Rabu 28 Desember 2016.

Dia menegaskan, kegiatan dilakukan untuk mengantisipasi segala sesuatu yang dapat mengganggu  peribadatan umat kristiani dalam perayaan Natal tahun 2016 ini.

Selain melakukan seterilisasi, pihak kepolisian dibantu dengan pihak TNI membentuk Pos Pengaman di luar gereja sebagai pos pengamanan putugas gabungan TNI, Polri, Sat Pol PP maupun Banser/Linmas.

“Di setiap wilayah yang ada jadwal melaksanakan ibadah natal saya perintahkan untuk melakukan pengamanan gereja. Ini dimaksudkan untuk  lebih tercipta kenyamanan dalam perayaan natal bagi umat kristiani,” ucapnya. 

 

 

SAT SHABARA POLRES BLORA LATIH KEMAMPUAN BONGKAR PASANG SENPI JENIS V-2

Senjata api Laras panjang V2 sabhara sebagai bagian tak terpisahkan dan sebagai alat utama, dimana senjata senjata ini dipergunakan untuk pelayanan  penjagaan, Salvo dan pengawalan bagi instansi maupun perorangan yang membutuhkan.

Oleh karena itu Satuan Sabhara Kepolisian Resort Blora melaksanakan Pelatihan penggunaan dan bongkar pasang Senjata Api Laras panjang V2 Sabhara, Rabu (28/12/16) pukul 08.00 Wib.

Pelatihan ini dilaksanakan sesuai atensi Kapolres Blora AKBP Surisman SIK,MH melalui Kabag Sumda Kompol Andy wahyono.

Instruktur pelatihan dimpimpin langsung oleh Kabag Sumda Kompol Andy Wahyono, Kasat Shabara Polres Blora Iptu Heri Dwi dan Kbo Shabara Iptu Lilik Eko. Semua personil Sat Shabara mengikuti pelatihan bongkar pasang senjata dan memperhatikannya dengan serius.

Diharapkan dengan adanya pelatihan ini seluruh Personil Polres Metro Tangerang Kota khususnya Satuan Sabhara mempunyai kemampuan dalam menggunakan senjata api yang digunakan dalam bertugas sehari harinya.

 

POLSEK KEDUNGTUBAN RESOR BLORA EVAKUASI TEMUAN MAYAT BAYI DI PINGGI SUNGAI

Warga yang bermukim di kawasan Desa Tanjung Kecamatan Kedungtuban kabupaten Blora dikejutkan dengan temuan sesosok mayat bayi perempuan dalam posisi telanjang dan terlentang di pinggir sungai yang sudah mengambang dan di krumini lalat, yang tersangkut di pinggir aliran sungai Desa tanjung Kecamatan Kedungtuban, Kab. Blora. Selasa (27/12/16) sore.

Diduga, mayat bayi yang ditemukan di pinggir sungai itu diperkirakan baru dilahirkan, karena tali pusar mayat bayi tersebut masih menempel.

Berdasarkan informasi saksi, mayat bayi perempuan tersebut ditemukan pertama kali oleh saksi 1 Krisna (12) pelajar SD alamat Ds. Tanjung Kec. Kedungtuban yang sedang mincing di pinggir sungai tersebut dan diririnya melihat suatu barang yang mencurigakan seperti boneka, selanjutnya dirinya memberitahukan kepada temannya yakni saksi 2 Agus (15) pelajar SMP alamat Ds. Tanjung Kec. Kedungtuban  dan mereka berdua mengecek lagi benda mirip boneka tersebut ternyata itu merupakan mayat bayi yang terapung dengan posisi terlentang pada bagian atas sudah di krumuni lalat dan berbau busuk.

Kapolsek Kedungtuban Resor Blora, Ajun Komisaris Polisi Sugiarto SH dalam pernyataannya membenarkan bahwa sekira pukul 15.00 Wib, mayat bayi perempuan malang tersebut ditemukan. Kepala Desa Tanjung Bapak Mulyadi kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Kedungtuban. setelah menerima laporan, anggota Polsek Kedungtuban langsung mendatangi TKP dan bersama warga mengevakuasi mayat bayi tersebut untuk dibawa ke Puskesmas Kedungtuban dan dilanjutkan dengan tindakan otopsi/visum.

“Betul kemarin sore ada temuan mayat bayi perempuan di pinggir sungai desa Tanjung Kec. Kedungtuban, saat ini sudah dibawa ke Puskesmas Kecamatan Kedungtuban,” terang Kapolsek ketika dihibungi polresblora.com, Rabu (28/12/16) pagi.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait temuan bayi di pinggir sungai Desa Tanjung Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora. “Kami masih melakukan penyelidikan untuk mencari tahu pelaku dan motif dari temuan mayat bayi tersebut,” tandasnya.

 

KEPOLISIAN JAJARAN RESOR BLORA AMANAKAN IBADAH NATAL GEREJA DI MASING-MASING WILAYAH

Kepala Bidang Operasi Kepolisian Polres Blora, Jawa Tengah Kompol I Gede Arda SE mengatakan ada lima gereja yang menjadi prioritas pengamanan perayaan Natal 2016 hari ini. Lima gereja itu adalah Gereja Pephatan Kec. Japah, GKJTU Kecamatan Todanan, GKJ Kec. Kedungtuban, Gereja Seta Maria Ratu Rosaria Kec. Cepu dan GBIS Kec. Sambong Kabupaten Blora

Kelima gereja itu sama-sama melaksanakan ibadah natal pada hari ini Selasa tanggal 27 Desember 2016 yang tersebar di Lima wilayah Kecamatan Kabupaten Blora.

Gereja ini walau pun berada di wilayah Kecamatan yang jauh dari kotra tapi juga mendapat pengamanan supaya bisa memastikan perayaan Natal tahun ini akan berjalan aman di kelima gereja tersebut.

“Pengamanan semua gereja memadai, kita libatkan personil Polsek di masing-masing wilayah yang bersinergi dengan TNI dan pengamanan setempat untuk mengamankan perayaan ibadah natal di gereja.” Ujar Kabag Ops Polres Blora

Kompol I Gede Arda  menjelaskan, ”pengamanan yang telah disiapkan di setiap gereja telah didukung dengan alat dan personil yang terjamin. “Kami melengkapi pengamanan dengan pemindai logam atau metal detektor. Sebelum dimulainya kegiatan personil pengamanan harus melaksanakan pengecekan dan seterilisasi gereja tempat ibadah tidak terkecuali pemeriksaan barang bawaan para jemaat yang akan melaksanakan ibadah natal.”

Kapolres Blora AKBP Surisman SIK,MH sebelumnya mengatakan “pihaknya menyiapkan 121 lebih personel Kepolisian resor Blora yang akan disiagakan untuk mengamankan perayaan Natal dan tahun baru 2017. Personel tersebut, kata AKBP Surisman juga di tambah dari Instansi terkait yang merupakan personel gabungan dari, TNI, dan instansi terkait di Pemerintah Daerah Kabupaten Blora.”