ANTISIPASI MASSA UNRA 2 DESEMBER KAPOLSEK RANDUBLATUNG RESOR BLORA PANTAU SITUASI STASIUN KERETA API

Sejumlah Polisi berjaga di Stasiun Kec. Cepu dan Kec. Randublatung Kab. Blora, Kamis 1 Desember 2016. Mereka mengantisipasi massa yang akan mengikuti Aksi Bela Islam pada 2 Desember 2016. “Ada sekitar 30 personel gabungan dari Polsek Cepu dan Randublatung yang bersiaga dan mengawasi penumpang menuju Jakarta,” kata Kapolsek Randubelatung AKP. Selamet Riyanto SH saat dimitai keterangannya.

img-20161201-wa0066Polisi mengawasi setiap penumpang yang masuk stasiun dan mengontrol sekitar stasiun. Bukan hanya petugas berseragam, sejumlah polisi berpakaian preman juga mengawasi para penumpang.

Pemeriksaan penumpang dilakukan petugas keamanan internal PT Kereta Api. Terutama untuk memeriksa barang bawaan dari berbagai barang berbahaya, seperti senjata tajam dan bahan peledak. “Belum ada temuan. Tak ada senjata tajam ataupun bahan peledak,” ujarnya.

Kepala Stasiun Randublatung Winanrno mengatakan “jumlah penumpang relatif stabil, tak ada peningkatan berarti. Lonjakan jumlah penumpang biasa terjadi pada akhir pekan.  Setiap hari, sebanyak dua kereta berangkat dari Blora ke Jakarta. Kereta itu meliputi kereta kelas ekonomi Jayabaya dan Argo Bromo yakni kelas eksekutif”.

“Sebagai bentuk Sinergitas kami PT. KAI dengan Kepolisian serta untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif, kita lakukan pemantauan dan pengamanan untuk penumpang yang akan berangkat ke Jakarta. Terutama untuk rombongan yang akan menggelar aksi 212, kita tidak ingin ada yang membawa sajam,” imbuhnya.

img-20161201-wa0065Rencananya GNPF-MUI akan menggelar aksi demonstrasi dan dzikir di sekitar Monas Jakarta pada 2 Desember 2016. Aksi ini bertujuan meminta kepolisian dengan tegas menangkap Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok karena dugaan penistaan agama. Dari pantauan petugas Kepolisian di lapangan pemeriksaan barang bawaan penumpang paling banyak dilakukan kepada penumpang laki-laki. Sejauh ini belum ditemukan barang yang diduga berbahaya seperti Sajam atau barang yang mencurigakan lainnya. Tegas AKP. Selamet Riyanto SH.

 

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password