shadow

POLSEK CEPU HIMBAU PENUMPANG DI TERMINAL ANTISIPASI UNJUK RASA 2 DESEMBER

Mendekati aksi unjuk rasa di Jakarta 2 Desember mendatang, pengawasan dan pengamanan terhadap gerak-gerik keberangkatan massa di sejumlah daerah terus diperketat, tak terkecuali di wilayah Kec. Cepu Kab. Blora. Rabu (30/11/2011).

Sebagai langkah pencegahan, polisi kini terus mengimbau agar kepada seluruh masyarakat penyedia jasa trasportasi. Salah satunya meminta pemilik dan pengelola PO (Perusahaan Otobus) untuk tidak menyewakan armadanya kepada massa untuk digunakan menuju Jakarta.

Razia digelar sebagai mengantisipasi adanya penumpang yang hendak berangkat ke Jakarta untuk unjuk rasa terkait dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, 2 Desember mendatang.

Setiap bus yang masuk di terminal ini diberhentikan. Petugas dari Polsek Cepu Polres Blora, dibantu petugas Dinas Perhubungan langsung naik ke atas bus. Masing-masing penumpang diperiksa petugas, mulai dari tas, koper, dan sebagainya.

Selain itu, petugas juga menanyakan tujuan dari masing-masing penumpang. Dari pemeriksaan selama dua jam, polisi tak menemukan tanda-tanda penumpang yang hendak berangkat ke Jakarta. Razia itu rencananya rutin digelar hingga 2 Desember mendatang. “Yang jelas pemeriksaan serupa akan kami lakukan kembali,” kata Kanit Binmas Polsek Cepu Iptu Sujiharno.

Petugas akan menyarankan tak perlu ke Jakarta jika ada penumpang yang hendak unjuk rasa di sana. Ia menyebut, sifatnya hanya himbauan. Tidak ada paksaan sama sekali. “Kalau mereka ngotot berangkat ya monggo. Yang jelas kami sarankan tidak ke Jakarta. Semisal demo, kan bisa dilakukan di daerah asalnya tanpa harus ke Jakarta. Kami hanya mengikuti perintah dari pimpinan,” terangnya.

Iptu Sujiharno menjelaskan, razia ini juga dimaksudkan untuk cipta kondisi. Pihaknya juga mengantisipasi penumpang yang membawa atau menyimpan senjata tajam dan senjata api.

“Kami juga ingin menekan angka kejahatan di alat transportasi umum. Setidaknya, kami rutin razia untuk memberikan jaminan penumpang bahwa naik bus itu aman,” tandasnya

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *